IBI DarmajayaIBI Darmajaya

Jurnal Bisnis DarmajayaJurnal Bisnis Darmajaya

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh disiplin kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan PT. Minanga Ogan (PKS SEII ENAI MILL). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menyebarkan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai secara parsial. Hubungan antara disiplin kerja dengan kinerja pegawai merupakan upaya untuk melaksanakan aktivitas kerja dengan baik. Selanjutnya uji parsial atau uji t menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan. Hubungan antara kepuasan kerja dan kinerja harus dijalankan dengan baik. Kepuasan kerja semakin baik maka kinerja karyawan juga baik. Secara simultan kedua variabel, yaitu disiplin kerja dan kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Kinerja karyawan dipengaruhi oleh disiplin kerja dan kepuasan kerja sehingga karyawan memiliki produktivitas yang tinggi yang akan berdampak pada peningkatan kinerja karyawan sehingga tujuan perusahaan akan tercapai.

Disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, sehingga pimpinan harus memantau kedisiplinan secara kontinu.Kepuasan kerja juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja, sehingga harus diterapkan secara optimal untuk meningkatkan loyalitas dan kualitas kerja.Kedua variabel secara simultan mempengaruhi kinerja, sehingga dengan disiplin kerja dan kepuasan kerja yang tinggi kinerja meningkat dan tujuan perusahaan tercapai.

Penelitian selanjutnya dapat menguji bagaimana penerapan sistem pengawasan yang terstruktur (waskat) memengaruhi hubungan antara disiplin kerja dan kinerja karyawan di perusahaan perkebunan, dengan membandingkan unit yang memiliki supervisi rutin dan yang tidak (pertanyaan penelitian: bagaimana efektivitas sistem waskat dalam meningkatkan kinerja?). Selain itu, penting untuk menyelidiki peran budaya organisasi dan pemberdayaan karyawan sebagai variabel moderasi yang dapat memperkuat pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja, terutama ketika faktor-faktor lain seperti pelatihan dan kompensasi turut dipertimbangkan (pertanyaan penelitian: apa peran budaya organisasi dalam memperkuat dampak kepuasan kerja terhadap kinerja?). Selanjutnya, peneliti dapat mengeksplorasi dampak penggunaan alat pemantauan kinerja digital terhadap kemampuan prediksi disiplin kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja, serta potensi konsekuensi tidak diinginkan terhadap kesejahteraan karyawan (pertanyaan penelitian: sejauh mana teknologi pemantauan digital meningkatkan prediksi kinerja dan apa implikasinya terhadap kesejahteraan karyawan?).

Read online
File size396.27 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test