STIKESPANTIWALUYASTIKESPANTIWALUYA

Jurnal Manajemen Informasi KesehatanJurnal Manajemen Informasi Kesehatan

Pendahuluan: Kelengkapan pengisian rekam medis merupakan indikator penting dalam menjamin mutu pelayanan kesehatan. Puskesmas Ciptomulyo telah menerapkan Rekam Medis Elektronik (E-Pus), namun masih terdapat ketidaklengkapan pada aspek identifikasi, autentikasi, laporan penting, dan pencatatan yang baik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor dalam model 5M (Man, Material, Method, Machine, dan Money) terhadap pengisian catatan medis elektronik. Metode: Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif bersifat survei analitik dengan desain cross-sectional; sampel terdiri dari 37 petugas Puskesmas Ciptomulyo yang dipilih dengan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan data dianalisis menggunakan regresi logistik biner. Hasil: Faktor Material, Man, dan Machine berpengaruh signifikan terhadap pengisian catatan medis, dengan Material menjadi faktor paling berpengaruh (p = 0,025; Exp(B) = 17,977). Pembahasan: Penguatan aspek Material harus menjadi prioritas utama untuk meningkatkan kelengkapan pengisian catatan medis elektronik di Puskesmas Ciptomulyo, termasuk pembentukan tim IT internal, pelatihan interaktif tatap muka, serta monitoring dan peningkatan perangkat keras secara berkala.

Faktor Man, Material, dan Machine secara signifikan mempengaruhi kelengkapan pengisian catatan medis elektronik, sedangkan faktor Method dan Money tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara statistik.Di antara faktor-faktor tersebut, Material merupakan faktor paling berpengaruh dengan odds ratio tertinggi (17,977), menegaskan pentingnya ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai.Oleh karena itu, penguatan aspek Material harus menjadi prioritas utama dalam upaya meningkatkan kelengkapan rekam medis elektronik di Puskesmas Ciptomulyo.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas pembentukan tim teknologi informasi internal dibandingkan dengan dukungan teknis eksternal dalam meningkatkan kelengkapan pengisian catatan medis elektronik, sehingga dapat menentukan model dukungan yang paling efisien. Selanjutnya, perlu dilakukan evaluasi terhadap berbagai metode pelatihan interaktif tatap muka yang dirancang khusus untuk petugas kesehatan, untuk menilai dampaknya terhadap kompetensi staf dan kualitas data rekam medis. Selain itu, penelitian longitudinal dapat meneliti pengaruh pemeliharaan berkala serta peningkatan spesifikasi perangkat keras terhadap kinerja sistem E-Pus dan kualitas data, guna menyediakan bukti empiris tentang manfaat investasi teknologi jangka panjang dalam konteks pelayanan kesehatan primer.

  1. Analisis Kelengkapan Rekam Medis Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Bina Sehat Bandung | Cerdika: Jurnal... doi.org/10.36418/cerdika.v1i9.163Analisis Kelengkapan Rekam Medis Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Bina Sehat Bandung Cerdika Jurnal doi 10 36418 cerdika v1i9 163
  2. Analisis Kelengkapan Pengisian Dokumen Rekam Medis Rawat Inap di UPT RSUD Cikalong Wetan | Anggraeni... doi.org/10.52643/jbik.v12i1.1580Analisis Kelengkapan Pengisian Dokumen Rekam Medis Rawat Inap di UPT RSUD Cikalong Wetan Anggraeni doi 10 52643 jbik v12i1 1580
Read online
File size328.2 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test