POLRAFPOLRAF

Jurnal Teknik MesinJurnal Teknik Mesin

Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat efisiensi dan cara kerja mesin pengayak pasir bertenaga motor bakar 5,5 HP. Dengan metode deskriptif, diperoleh hasil bahwa mesin ini lebih efisien dibanding pengayakan manual: efisiensi waktu 66,7 % dan perbandingan biaya Rp15.000 (manual) berbanding Rp6.625 (mesin). Sistem transmisi pulley–V-belt mengubah putaran motor menjadi gerak bolak-balik ayakan, menghasilkan pasir halus 80 % dari volume awal dalam 40 menit dengan kapasitas 50 kg/menit.

Mesin pengayak pasir bekerja melalui transmisi pulley–V-belt yang mengubah putaran motor menjadi gerak ayakan bolak-balik.Kelebihannya adalah murah, mudah operasi dan perawatan, serta mampu mengayak dalam skala besar, sementara kelemahannya berat dipindah, kurang efektif untuk pasir basah, dan harga relatif mahal.Secara keseluruhan, mesin ini terbukti 66,7 % lebih hemat waktu dan biaya serta menghasilkan 80 % pasir halus, sehingga lebih efisien dibanding pengayakan manual.

Bagaimana jika mesin pengayak pasir dikembangkan menjadi portabel beroda agar mudah dipindahkan ke lokasi proyek? Apakah penggunaan saringan berukuran variabel dan sistem getar ultrasonik bisa meningkatkan efisiensi pasir basah yang menggumpal? Bolehkah dicoba mesin hibrid tenaga listrik–bensin dengan otomatisasi hopper agar biaya operasi lebih rendah dan cocok untuk kawasan tanpa pasokan listrik? Ide-ide ini bisa membuka jalan mesin pengayak lebih ringan, adaptif, dan ramah lingkungan.

  1. #rancang bangun#rancang bangun
  2. #motor listrik#motor listrik
Read online
File size433.86 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2x9
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test