POLRAFPOLRAF
Jurnal Teknik MesinJurnal Teknik MesinPenambahan populasi kendaraan bermotor semakin meningkat setiap tahunnya. Kendaraan bermotor merupakan alat yang paling dibutuhkan sebagai media transportasi. Pesatnya kemajuan zaman, membuat kendaraan bermotor sangat dibutuhkan semua kalangan. Kepadatan aktivitas di jalan menuntut kenyamanan, untuk itu kendaraan yang dipakai harus dalam keadaan baik atau prima. Kebutuhan service bagi sepeda motor menjadi kebutuhan rutin yang harus dilakukan oleh penggunanya. Kerusakan ban menjadi permasalahan penting bagi pengendara kendaraan, jika ban rusak pada saat kendaraan melaju dengan kencang maka bisa terjadi kecelakaan yang serius. WHO memperkirakan kecelakaan lalu lintas menempati urutan ke-3 penyebab utama kematian. Kerusakan ban mungkin terjadi akibat ban bocor atau pecah ban pada saat berkendara, hal ini tentu menghambat semua aktivitas, untuk itu perlu dilakukan perbaikan. Dibengkel bengkel sederhana biasanya memang bisa mengganti ban dengan alat yang manual dan memakan waktu yang cukup lama dan tenaga yang lebih. Pada saat ini, segala hal yang dilakukan secara manual sudah semakin banyak yang beralih pada sistem yang serba otomatis. Oleh karena itu, terdapat suatu solusi yang diimplementasikan alat pembuka ban semi otomatis yang proses pengerjaannya lebih simple, mudah dan cepat.
Alat pembuka ban mekanik ini sangat mendukung proses mengganti ban dan memudahkan mekanik dalam pengerjaan.Keunggulannya terletak pada penggunaan tuas pembuka dan tuas penekan, sehingga mempercepat proses dan meningkatkan efisiensi.Pembuatan alat ini memerlukan biaya material Rp512.
Pertama, diteliti apakah alat pembuka ban semi‑otomatis ini dapat mengurangi waktu dan risiko cedera dibandingkan alat manual melalui uji lapangan yang melibatkan teknisi profesional. Kedua, dikembangkan versi berenderang menggunakan material aluminium atau kompositas ringan untuk menurunkan berat total alat, kemudian diuji ketahanan mekanis dan dampaknya terhadap efisiensi kerja. Ketiga, ditambahkan sensor torsi digital sehingga tekanan pada velg dapat dipantau secara real‑time, dan staf penelitian akan mengkaji seberapa besar sensor tersebut dapat meningkatkan keamanan serta kualitas pemasangan ban. Seluruh penelitian ini dipaparkan dalam satu studi longitudinal untuk memastikan konsistensi hasilnya. Penelitian pertama menilai parameter waktu pembuangan dan tingkat kebocoran air, penelitian kedua mengukur masa pakai material, sedangkan yang ketiga menilai akurasi pemberian tekanan torsi. Hasil-hasilnya akan membimbing perbaikan desain pada alat pembuka ban yang lebih aman, ringan, dan ekonomis. Dengan demikian penelitian lanjutan tersebut akan memperkaya ilmu teknik otomotif serta memberi solusi praktis bagi bengkel di tingkat lokal.
| File size | 420.06 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Kegiatan yang dilaksanakan meliputi pelatihan manajemen kelembagaan, pengolahan rumput laut menjadi produk pangan (dodol, stik, dan tepung) serta produkKegiatan yang dilaksanakan meliputi pelatihan manajemen kelembagaan, pengolahan rumput laut menjadi produk pangan (dodol, stik, dan tepung) serta produk
UBHUBH Industri perminyakan mengandung berbagai macam lingkungan yang dapat menimbulkan korosi, terutama pada sistem pemipaan yang berakibat fatal jika terjadiIndustri perminyakan mengandung berbagai macam lingkungan yang dapat menimbulkan korosi, terutama pada sistem pemipaan yang berakibat fatal jika terjadi
UPSUPS 494 J/mm². Dari hasil pengujian laju korosi pada sambungan pengelasan, menunjukkan bahwa pada variasi kecepatan rotasi RPM 910 diperoleh nilai laju korosi494 J/mm². Dari hasil pengujian laju korosi pada sambungan pengelasan, menunjukkan bahwa pada variasi kecepatan rotasi RPM 910 diperoleh nilai laju korosi
POLIMDOPOLIMDO Implikasi utama yang dihasilkan dari prinsip-prinsip tersebut adalah membantu para perancang dan pengajar teknik sipil untuk mengidentifikasi berbagaiImplikasi utama yang dihasilkan dari prinsip-prinsip tersebut adalah membantu para perancang dan pengajar teknik sipil untuk mengidentifikasi berbagai
POLIMDOPOLIMDO Metode yang digunakan untuk menganalisis yaitu dengan uji penyelerasan, uji normalitas, dan uji homogenitas. Responden penelitian adalah penghuni RumahMetode yang digunakan untuk menganalisis yaitu dengan uji penyelerasan, uji normalitas, dan uji homogenitas. Responden penelitian adalah penghuni Rumah
POLIMDOPOLIMDO Hasil pengujian ketahanan sulfat, laju korosi dan densitas arus korosi menunjukkan bahwa beton dengan menggunakan material abu terbang maupun kaolin memilikiHasil pengujian ketahanan sulfat, laju korosi dan densitas arus korosi menunjukkan bahwa beton dengan menggunakan material abu terbang maupun kaolin memiliki
UNIMALUNIMAL Proses ekstraksi dilakukan menggunakan asam HCl 4% dengan variasi perendaman selama 8, 10, 12, 14, dan 16 jam. Hasil menunjukkan produk tertinggi diperolehProses ekstraksi dilakukan menggunakan asam HCl 4% dengan variasi perendaman selama 8, 10, 12, 14, dan 16 jam. Hasil menunjukkan produk tertinggi diperoleh
UNIMALUNIMAL Penelitian ini menggunakan metode ekstraksi padat-cair dengan menggunakan aquadest sebagai pelarut dan HCl untuk perendaman. Proses ekstraksi dilakukanPenelitian ini menggunakan metode ekstraksi padat-cair dengan menggunakan aquadest sebagai pelarut dan HCl untuk perendaman. Proses ekstraksi dilakukan
Useful /
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Program ini tidak hanya melestarikan nilai budaya, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu rumah tangga, penyandangProgram ini tidak hanya melestarikan nilai budaya, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu rumah tangga, penyandang
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Penelitian ini mengkaji model kolaborasi antara Bank Sampah Mandiri Sejahtera dan lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD/TK) di Desa Kedungturi, KabupatenPenelitian ini mengkaji model kolaborasi antara Bank Sampah Mandiri Sejahtera dan lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD/TK) di Desa Kedungturi, Kabupaten
POLIBANPOLIBAN Perbaikan user interface website menggunakan metode UCD dengan menerapkan empat fase tahapan. Setelah melakukan perancangan proses perbaikan UI diimplementasikanPerbaikan user interface website menggunakan metode UCD dengan menerapkan empat fase tahapan. Setelah melakukan perancangan proses perbaikan UI diimplementasikan
POLIBANPOLIBAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa dengan klasifikasi menggunakan metode Support Vector Machine (SVM)Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa dengan klasifikasi menggunakan metode Support Vector Machine (SVM)