POLRAFPOLRAF
Jurnal Teknik MesinJurnal Teknik MesinKelebihan mesin gelondong emas yang sudah dimodifikasi ini adalah untuk memenuhi kebutuhan alat pada saat proses penggelondongan emas, dengan cara atau keunggulan yang lebih efisien, dimana pada saat ini lagi maraknya penambangan emas. Adapun kerangka dari mesin gelondong emas yang banyak digunakan pada saat proses penggelondongan emas yang ada dilebong, masih menggunakan kayu sebagai penyanggah dan bagian roda banting menggunakan semen. Maka dari itu kelebihan mesin gelondong emas yang dibuat saat ini adalah dimana bahan dari kerangka mesin itu sendiri menggunakan besi siku, roda banting menggunakan besi velg ukuran diameter D= 17 cm. Tahap dari pembuatan kelebihan gelondong emas ini terdiri dari analisis ekonomi, kontruksi teknis mesin, pembuatan gambar rangka mesin untuk menghasilkan konsep dasar mesin yang optimal, dan membuat dokumen mesin berupa desain gambar kerja. Kontruksi pembuatan mesin gelondong emas dengan dua buah tabung gelondong, memiliki ukuran panjang P= 180 cm, lebar L= 150 cm, tinggi T= 120 cm. Sedangkan rangkah mesin gelondong menggunakan besi siku L diameter D=40 mm. Sistim transmisi mesin gelondong emas menggunakan motor listrik sebagai sumber utama penggeraknya, dengan komponen bantuan berupa pully 1 diameter D= 10 cm, pully 2 diameter D= 10 cm, pully 3 diameter D= 25 cm, dan pully 4 diameter D= 48 cm. V -belt jenis A - 60, A -180, A -90 digunakan sebagai penerus putaran dari motor listrik ke pully.
alat gelondong emas ini menggunakan motor listrik sebagai alat penggerak utamanya, bagian dari rangka mesin gelondong emas menggunakan besi siku, poros, besi beton, velg, bantalan, pada bagian transmisi menggunakan pully, dan V-belt.Kontruksi pembuatan mesin gelondong emas yang dimodifikasi dengan 2 tabung gelondong ukuran diameter D = 60 cm, memiliki ukuran rangka panjang P = 180 cm x lebar L = 150 cm x tinggi T = 120 cm, dengan bahan rangka menggunakan besi siku ukuran diameter D = 3 mm.Sistem transmisi mesin gelondong emas menggunakan motor listrik sebagai sumber utama tenaga penggeraknya, dimana mengalami perubahan yang optimal.Dengan komponen berupa pully 1 diameter D = 10 cm, pully 2 diameter D = 25 cm, pully 3 diameter D = 10 cm, pully 4 diameter D = 48 cm.Dengan pemilihan V-belt jenis A -58 dan B -150, V-belt dari poros ke tabung menggunkan karet roda sebagai V-belt dengan ukuran D = 60 cm digunakan sebagai penerus putaran dari motor listrik ke pully.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif terhadap efisiensi mesin gelondong emas yang dimodifikasi dengan mesin gelondong emas tradisional untuk mengukur secara kuantitatif peningkatan kinerja. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan material yang lebih ringan dan kuat untuk rangka mesin guna mengurangi berat total mesin dan meningkatkan mobilitasnya. Ketiga, eksplorasi penggunaan sistem kontrol otomatis pada mesin gelondong emas, seperti sensor untuk memantau proses penggelondongan dan sistem pengatur kecepatan motor, dapat meningkatkan efisiensi dan keamanan operasional.
| File size | 336.19 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Program ini lahir dari permasalahan fluktuasi harga rumput laut yang kerap merugikan petani, lemahnya kelembagaan kelompok, serta terbatasnya inovasi dalamProgram ini lahir dari permasalahan fluktuasi harga rumput laut yang kerap merugikan petani, lemahnya kelembagaan kelompok, serta terbatasnya inovasi dalam
UBHUBH Hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin lama paparan crude oil dengan temperatur konstan 40°C dan semakin tinggi tekanan, semakin besar korosinya. WaktuHasil pengujian menunjukkan bahwa semakin lama paparan crude oil dengan temperatur konstan 40°C dan semakin tinggi tekanan, semakin besar korosinya. Waktu
UNPUNP Secara umum, perencanaan inspeksi pipa lebih menantang dibandingkan jenis peralatan lain di industri, terutama karena kurangnya regulasi yang mengaturSecara umum, perencanaan inspeksi pipa lebih menantang dibandingkan jenis peralatan lain di industri, terutama karena kurangnya regulasi yang mengatur
UMBUMB Sampel yang digunakan adalah baja tempa panas (A588%-1%Ni) dengan beban 50 ton dan 75 ton pada temperatur 800-850 C. Sampel uji dipanaskan ulang padaSampel yang digunakan adalah baja tempa panas (A588%-1%Ni) dengan beban 50 ton dan 75 ton pada temperatur 800-850 C. Sampel uji dipanaskan ulang pada
POLRAFPOLRAF Penelitian ini merancang dan membangun mesin yang menggabungkan fungsi perajang dan pemarut dalam satu perangkat, dengan menggerakkannya menggunakan motorPenelitian ini merancang dan membangun mesin yang menggabungkan fungsi perajang dan pemarut dalam satu perangkat, dengan menggerakkannya menggunakan motor
POLRAFPOLRAF Berdasarkan perhitungan 𝜎 𝑡𝑎𝑟𝑖𝑘 𝑟𝑎𝑛𝑔𝑘𝑎 < 𝜎max 𝑏𝑎ℎ𝑎𝑛 maka rangka dinyatakan aman. Masih kurangnya keakuratanBerdasarkan perhitungan 𝜎 𝑡𝑎𝑟𝑖𝑘 𝑟𝑎𝑛𝑔𝑘𝑎 < 𝜎max 𝑏𝑎ℎ𝑎𝑛 maka rangka dinyatakan aman. Masih kurangnya keakuratan
POLRAFPOLRAF Ekstrak daun J. Multifida Linn diuji fitokimia untuk mengetahui kandungan tanin, flavonoid, alkaloid, terpenoid, saponin serta steroid. Hasil uji fitokimiaEkstrak daun J. Multifida Linn diuji fitokimia untuk mengetahui kandungan tanin, flavonoid, alkaloid, terpenoid, saponin serta steroid. Hasil uji fitokimia
HKBPHKBP Prototipe adalah contoh awal dari konsep sebagai bagian dari proses pengembangan produk. Prototipe cepat memungkinkan visualisasi gambar 3D menjadi objekPrototipe adalah contoh awal dari konsep sebagai bagian dari proses pengembangan produk. Prototipe cepat memungkinkan visualisasi gambar 3D menjadi objek
Useful /
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Batik Seng menjadi wadah yang menggambarkan identitas, kreativitas, dan semangat kolektif masyarakat Desa Sengguruh. Keberhasilan Batik Seng juga memperlihatkanBatik Seng menjadi wadah yang menggambarkan identitas, kreativitas, dan semangat kolektif masyarakat Desa Sengguruh. Keberhasilan Batik Seng juga memperlihatkan
UNEJUNEJ Ditemukan inkonsistensi antara Kode Ketenagakerjaan 2019 yang menyebut pemberi kerja sebagai pelaku utama dan KUHP 2015 yang memperluas definisi pelakuDitemukan inkonsistensi antara Kode Ketenagakerjaan 2019 yang menyebut pemberi kerja sebagai pelaku utama dan KUHP 2015 yang memperluas definisi pelaku
UMBUMB Ia memiliki akurasi sebesar 95,827%, skor F sebesar 0,958, dan waktu pelatihan sebesar 84,53 detik. Setelah membandingkan algoritma klasifikasi, SplitIa memiliki akurasi sebesar 95,827%, skor F sebesar 0,958, dan waktu pelatihan sebesar 84,53 detik. Setelah membandingkan algoritma klasifikasi, Split
UMBUMB Efisiensi proses pemodelan menggunakan Panel Auto System meningkatkan efisiensi waktunya hingga 97,6% dibandingkan dengan proses manual. Oleh karena itu,Efisiensi proses pemodelan menggunakan Panel Auto System meningkatkan efisiensi waktunya hingga 97,6% dibandingkan dengan proses manual. Oleh karena itu,