UNIMALUNIMAL
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)Pembuatan minyak kemiri hitam menggunakan metode penyangraian. Rancangan penelitian menggunakan beberapa variabel yaitu variabel tetap pada penelitian ini menggunakan biji kemiri sebanyak 5 kg. Variabel bebas pada penelitian ini diantaranya ada waktu penyangraian suhu 300°C, waktu penyangraian suhu 150°C dan waktu pengendapan, dan variabel terikat diantaranya ada uji pH, uji warna, uji GCMS dan % yield. Hasil yang paling bagus pada saat uji warna waktu penyangraian 25 menit menggunakan suhu 300°C minyak berwarna hitam. Uji pH yang paling bagus pada saat menggunakan suhu 300°C waktu penyangraian 25 menit hasil yang didapat 5,3. % yield yang paling banyak didapatkan dari hasil penelitian menggunakan suhu 300°C waktu penyangraian 25 menit sebanyak 29,8%. Hasil analisa GCMS menunjukkan bahwa Kandungan yang terdapat pada sampel hasil analisa GCMS ada asam palmitat sebanyak 3,09%, asam linoleat sebanyak 31,12%, asam linolenat sebanyak 20,84%, asam oleat sebanyak 34,95% dan asam margarin sebanyak 5,51%. Maka penelitian ini menunjukkan mampu menumbuhkan rambut pada kulit kepala manusia dan mampu menumbuhkan bulu.
Kondisi proses operasi terbaik dalam pembuatan minyak kemiri hitam diperoleh pada waktu penyangraian 25 menit dengan suhu 300°C, menghasilkan % yield sebesar 29,8%, pH sebesar 5,1, dan warna minyak yang hitam.Hasil analisis GCMS menunjukkan kandungan asam lemak utama, yaitu asam oleat (34,95%), asam linoleat (31,12%), asam linolenat (20,84%), asam palmitat (3,09%), dan asam margarin (5,51%).Pengaruh waktu dan suhu penyangraian terhadap karakteristik minyak tidak terlalu signifikan, namun kondisi optimum tercapai pada suhu dan waktu tertinggi yang diuji.
Peneliti selanjutnya dapat mengevaluasi pengaruh variasi suhu yang lebih luas, misalnya dengan menambah level suhu di atas 300°C, untuk menentukan apakah ada batas optimal suhu yang memberikan hasil lebih baik dalam kualitas dan rendemen minyak. Selain itu, perlu dikaji metode ekstraksi alternatif seperti ekstraksi pelarut atau cold pressing untuk dibandingkan efisiensi, kualitas produk, dan dampak terhadap kandungan asam lemak aktif. Studi lanjutan juga dapat mengeksplorasi hubungan antara karakteristik minyak kemiri hitam, seperti komposisi asam lemak, dengan aktivitas biologisnya dalam menumbuhkan rambut, untuk mengidentifikasi senyawa aktif utama dan mekanisme kerjanya secara lebih ilmiah.
| File size | 272.45 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIMUNIM Kebutuhan air bersih menjadi hal pokok yang harus terpenuhi untuk keberlangsungan kehidupan manusia, sehingga dicari berbagai macam solusi untuk memecahkanKebutuhan air bersih menjadi hal pokok yang harus terpenuhi untuk keberlangsungan kehidupan manusia, sehingga dicari berbagai macam solusi untuk memecahkan
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Ekstrak diperoleh dari daun teh matang, produk sampingan pertanian yang melimpah dan kaya tanin, melalui metode ekstraksi sederhana tanpa pelarut, sehinggaEkstrak diperoleh dari daun teh matang, produk sampingan pertanian yang melimpah dan kaya tanin, melalui metode ekstraksi sederhana tanpa pelarut, sehingga
UBHUBH Penelitian ini menggunakan material carbon steel pipe API 5L Grade X42 dan larutan uji berupa crude oil. Pengujian dilakukan selama 144, 216, 288, danPenelitian ini menggunakan material carbon steel pipe API 5L Grade X42 dan larutan uji berupa crude oil. Pengujian dilakukan selama 144, 216, 288, dan
UNIMALUNIMAL Rendemen tertinggi dicapai pada kondisi yang sama sebesar 2,67%, sedangkan kadar air tertinggi sebesar 14,95% juga diperoleh pada ekstraksi 5 jam dan perendamanRendemen tertinggi dicapai pada kondisi yang sama sebesar 2,67%, sedangkan kadar air tertinggi sebesar 14,95% juga diperoleh pada ekstraksi 5 jam dan perendaman
UNIMALUNIMAL Selanjutnya kadar air tertinggi diperoleh pada waktu ekstraksi 6 jam dengan lama waktu perendaman 14 jam yaitu 15,1223%, sedangkan terendah diperoleh 8,5106%Selanjutnya kadar air tertinggi diperoleh pada waktu ekstraksi 6 jam dengan lama waktu perendaman 14 jam yaitu 15,1223%, sedangkan terendah diperoleh 8,5106%
UNIMALUNIMAL Hasil pH terbaik diperoleh dari tawas dari kaleng pocari sweat pada konsentrasi KOH 30% dan waktu penjernihan 2 jam menggunakan 0,5 gram tawas, denganHasil pH terbaik diperoleh dari tawas dari kaleng pocari sweat pada konsentrasi KOH 30% dan waktu penjernihan 2 jam menggunakan 0,5 gram tawas, dengan
UNIMALUNIMAL Penambahan massa adsorben meningkatkan luas permukaan dan kapasitas penyerapan, namun proses adsorpsi mencapai titik jenuh seiring bertambahnya waktu.Penambahan massa adsorben meningkatkan luas permukaan dan kapasitas penyerapan, namun proses adsorpsi mencapai titik jenuh seiring bertambahnya waktu.
HKBPHKBP Perancangan kepala piston, batang piston, dan pin piston dapat dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Solidworks 2017. Hasil manufaktur menggunakanPerancangan kepala piston, batang piston, dan pin piston dapat dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Solidworks 2017. Hasil manufaktur menggunakan
Useful /
UNIMALUNIMAL Fenomena ini sangat berbahaya dan diketahui sebagai fenomena yang bersifat merusak pada bagian-bagian penting instrumen dalam sebuah proses diantaranyaFenomena ini sangat berbahaya dan diketahui sebagai fenomena yang bersifat merusak pada bagian-bagian penting instrumen dalam sebuah proses diantaranya
UNIBUNIB Penelitian dilaksanakan di Desa Pasar Ngalam Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma. Waktu penelitian dilaksanankan pada bulan Agustus – September 2016,Penelitian dilaksanakan di Desa Pasar Ngalam Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma. Waktu penelitian dilaksanankan pada bulan Agustus – September 2016,
UNIBUNIB Adapun daerah yang mengalami perubahan garis pantai setiap tahunnya yaitu Muara Sungai Hitam, Muara Kualo, Muara Sungai Jenggalu dan Pelabuhan Pulau Baai.Adapun daerah yang mengalami perubahan garis pantai setiap tahunnya yaitu Muara Sungai Hitam, Muara Kualo, Muara Sungai Jenggalu dan Pelabuhan Pulau Baai.
UMMUBAUMMUBA Menggunakan desain deskriptif analisis dengan pendekatan kuantitatif dan path analysis, sampelnya 28 siswa kelas V. Hasilnya menunjukkan: (1) lingkunganMenggunakan desain deskriptif analisis dengan pendekatan kuantitatif dan path analysis, sampelnya 28 siswa kelas V. Hasilnya menunjukkan: (1) lingkungan