UnnasUnnas

SARGA: Journal of Architecture and UrbanismSARGA: Journal of Architecture and Urbanism

Di Indonesia dalam menjamin ketertiban dan keamanan hukum untuk pengoperasian bangunan gedung, salah satunya pekerjaan umum harus memenuhi persyaratan teknis kontruksi dan administrasi. Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) & Perpustakaan merupakan salah satu gedung yang terdapat di salah satu Politeknik yang dapat di akses oleh seluruh anggota dilingkungan kampus baik mahasiswa, civitas, maupun bagi penyandang disabilitas fisik. Penyandang disabilitas fisik mempunyai kendala dalam mobilitas. Oleh karena itu, penyandang disabilitas fisik tidak dapat melakukan aktivitas normal pada umumnya tanpa adanya aksebilitas yang mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan aksebilitas bagi penyandang disabilitas fisik. Metode dalam penelitian yang digunakan yaitu deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Teknik perolehan data yang digunakan yaitu dengan melakukan review terhadap dokumen yang bersangkutan dengan objek yang dievaluasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) dan Perpustakaan di Politeknik ini sebagian besar masih belum memenuhi standar teknis serta belum adanya fasilitas pendukung bagi penyandang disabilitas fisik yang mendasarkan pada regulasi menteri PUPR No 14/PRT/M/2017 mengenai persyaratan kenyamanan bangunan gedung dan PP No 16 tahun 2021 perihal bangunan gedung. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan evaluasi untuk dapat mengoptimalkan aksebilitas pada Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) dan Perpustakaan Politeknik.

Evaluasi menunjukkan bahwa Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa dan Perpustakaan belum menyediakan ramp sesuai standar PUPR No 14/PRT/M/2017 dan area pejalan kaki belum dirancang untuk penyandang disabilitas.Fasilitas penunjang seperti toilet khusus, area wudhu, dan lift belum tersedia untuk penyandang disabilitas fisik.Penataan interior, termasuk ruang baca yang ramah disabilitas, masih belum memenuhi standar teknis.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penerapan prinsip desain universal pada Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa dan Perpustakaan mempengaruhi kepuasan pengguna penyandang disabilitas fisik, dengan mengukur persepsi kenyamanan dan aksesibilitas setelah renovasi. Selanjutnya diperlukan analisis biaya-manfaat dari upaya retrofitting fasilitas kampus yang ada, membandingkan berbagai solusi desain aksesibilitas untuk menentukan opsi paling efisien dan berkelanjutan. Selain itu, pengembangan dan pengujian alat navigasi digital berbasis aplikasi seluler yang membantu penyandang disabilitas menemukan rute aman di dalam gedung dapat menjadi arah studi baru, dengan menilai keefektifan, kegunaan, dan dampaknya terhadap mobilitas pengguna.

  1. IMPLEMENTASI AKSESIBILITAS FASILITAS PUBLIK BAGI PENYANDANG DISABILITAS | Propiona | Jurnal Analisa Sosiologi.... doi.org/10.20961/jas.v10i0.47635IMPLEMENTASI AKSESIBILITAS FASILITAS PUBLIK BAGI PENYANDANG DISABILITAS Propiona Jurnal Analisa Sosiologi doi 10 20961 jas v10i0 47635
  2. PENERAPAN KONSEP DESAIN UNIVERSAL PADA DESAIN INTERIOR PERPUSTAKAAN UMUM DI CILACAP | Jurnal Vastukara:... jurnal2.isi-dps.ac.id/index.php/vastukara/article/view/2317PENERAPAN KONSEP DESAIN UNIVERSAL PADA DESAIN INTERIOR PERPUSTAKAAN UMUM DI CILACAP Jurnal Vastukara jurnal2 isi dps ac index php vastukara article view 2317
  3. Kajian Implementasi Universal Design Pada Interior Perpustakaan Umum di Balai Pemuda Kota Surabaya |... dimensiinterior.petra.ac.id/index.php/int/article/view/21546Kajian Implementasi Universal Design Pada Interior Perpustakaan Umum di Balai Pemuda Kota Surabaya dimensiinterior petra ac index php int article view 21546
Read online
File size696.2 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test