UnimorUnimor
Journal of Information and TechnologyJournal of Information and TechnologyPuskesmas Oesapa memiliki peran penting dalam menyediakan pelayanan kesehatan berkualitas. Untuk meningkatkan kualitas terutama dalam memberikan pelayanan individu yang optimal, pemilihan tenaga kesehatan terbaik sangat penting. Penelitian ini mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW) untuk mengatasi masalah pemilihan tenaga kesehatan yang sebelumnya dilakukan secara manual. Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot delapan kriteria, sedangkan SAW digunakan untuk merangking tenaga kesehatan berdasarkan bobot tersebut. Implementasi sistem ini membantu kepala Puskesmas dalam mengambil keputusan yang lebih akurat dan objektif, dengan hasil mengidentifikasi tenaga kesehatan terbaik, yaitu Roselkrans dengan nilai tertinggi 0,913. Pengujian User Acceptance Test (UAT) menunjukkan tingkat kepuasan pengguna yang tinggi, dengan fungsionalitas 94,33 %, kegunaan 92,5 %, keandalan 92 % dan efisiensi 92,5 %, serta hasil pengujian black‑box mencapai 100 %. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan objektivitas dan keadilan dalam penilaian tenaga kesehatan di Puskesmas Oesapa.
Sistem keputusan yang dibangun membantu kepala Puskesmas Oesapa dalam menentukan tenaga kesehatan terbaik dengan menggunakan delapan kriteria (ketidakhadiran, komitmen, aman, inisiatif, sigap, kerja sama tim, fokus pada kualitas, dan kemauan mengembangkan diri).Kombinasi metode AHP dan SAW menghasilkan tenaga kesehatan terbaik, yaitu Roselkrans dengan nilai akhir 0,913.Pengujian black‑box dan User Acceptance Test menunjukkan kepuasan tinggi, dengan fungsionalitas 94,33 %, kegunaan 92,5 %, keandalan 92 % dan efisiensi 92,5 %.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penerapan sistem pendukung keputusan ini pada skala yang lebih luas dengan menambah jumlah tenaga kesehatan dan memperkenalkan kriteria tambahan seperti kepuasan pasien dan beban kerja, sehingga dapat menilai keefektifan model pada konteks yang lebih beragam. Selanjutnya, dapat dilakukan perbandingan metode AHP‑SAW dengan metode multikriteria lain seperti TOPSIS atau VIKOR untuk mengevaluasi akurasi dan konsistensi hasil pemilihan tenaga kesehatan, yang dapat memberikan wawasan tentang keunggulan relatif masing‑masing teknik. Terakhir, integrasi teknik pembelajaran mesin, misalnya algoritma klasifikasi atau regresi, dapat diusulkan untuk memprediksi kinerja tenaga kesehatan di masa depan dan secara dinamis menyesuaikan bobot kriteria, sehingga sistem menjadi lebih adaptif terhadap perubahan kondisi operasional Puskesmas.
- Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Karyawan Terbaik Pada PT. Citra Prima Batara Dengan Metode AHP |... ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/jtk/article/view/11641Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Karyawan Terbaik Pada PT Citra Prima Batara Dengan Metode AHP ejournal bsi ac ejurnal index php jtk article view 11641
- PEMODELAN SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN PEMILIHAN GURU TERBAIK SMA YP-BDN MENGGUNAKAN AHP DAN SAW | IDEALIS... jom.fti.budiluhur.ac.id/index.php/IDEALIS/article/view/590PEMODELAN SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN PEMILIHAN GURU TERBAIK SMA YP BDN MENGGUNAKAN AHP DAN SAW IDEALIS jom fti budiluhur ac index php IDEALIS article view 590
- Implementasi Metode Simple Additive Weighting (SAW) dalam Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Penerima... doi.org/10.29303/jtika.v2i2.101Implementasi Metode Simple Additive Weighting SAW dalam Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Penerima doi 10 29303 jtika v2i2 101
| File size | 588.27 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
BSIBSI Namun disamping itu, resiko yang akan terjadi apabila sudah masuk tanggal jatuh tempo pembayaran, tentu akan dikenakan denda dan bunga yang sangat tinggiNamun disamping itu, resiko yang akan terjadi apabila sudah masuk tanggal jatuh tempo pembayaran, tentu akan dikenakan denda dan bunga yang sangat tinggi
BSIBSI Cluster 2 mencerminkan kombinasi kejadian hujan angin dan kekeringan di daerah pedesaan dengan sumber daya air terbatas. Cluster 3 menunjukkan kejadianCluster 2 mencerminkan kombinasi kejadian hujan angin dan kekeringan di daerah pedesaan dengan sumber daya air terbatas. Cluster 3 menunjukkan kejadian
BSIBSI Sistem ini terbukti efektif dalam mengelola data penjualan dan memudahkan pelanggan dalam mencari informasi sparepart. Dengan demikian, sistem ini diharapkanSistem ini terbukti efektif dalam mengelola data penjualan dan memudahkan pelanggan dalam mencari informasi sparepart. Dengan demikian, sistem ini diharapkan
BSIBSI Pencatatan manual juga menghambat efektivitas serta efisiensi dalam proses pengelolaan dan pelaporan aset. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sertaPencatatan manual juga menghambat efektivitas serta efisiensi dalam proses pengelolaan dan pelaporan aset. Penelitian ini bertujuan untuk merancang serta
BSIBSI Pendekatan yang digunakan adalah metode prototipe, dimulai dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara untuk memahami kebutuhan pengguna. PrototipePendekatan yang digunakan adalah metode prototipe, dimulai dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara untuk memahami kebutuhan pengguna. Prototipe
BSIBSI K‑Means berhasil mengelompokkan sepuluh kampung di Desa Bojong berdasarkan tingkat pendidikan, dengan jumlah klaster optimal K = 7 (DBI = 0,467).K‑Means berhasil mengelompokkan sepuluh kampung di Desa Bojong berdasarkan tingkat pendidikan, dengan jumlah klaster optimal K = 7 (DBI = 0,467).
BSIBSI Aplikasi dibuat menggunakan Android Studio dengan SQLite sebagai database. Tujuan pembangunan aplikasi adalah sebagai media promosi desa wisata dan pemesananAplikasi dibuat menggunakan Android Studio dengan SQLite sebagai database. Tujuan pembangunan aplikasi adalah sebagai media promosi desa wisata dan pemesanan
UmriUmri Wilayah dengan kategori rentan hanya satu kelurahan yaitu di Kelurahan Meranti Pandak pada Kecamatan Rumbai Pesisir yang disebabkan oleh nilai IKS yangWilayah dengan kategori rentan hanya satu kelurahan yaitu di Kelurahan Meranti Pandak pada Kecamatan Rumbai Pesisir yang disebabkan oleh nilai IKS yang
Useful /
Tel-UTel-U Untuk pemasar, hasil penelitian menekankan pentingnya pemicu visual Instagrammable dalam menciptakan kesenjangan rasa ingin tahu di dalam klaster konsumenUntuk pemasar, hasil penelitian menekankan pentingnya pemicu visual Instagrammable dalam menciptakan kesenjangan rasa ingin tahu di dalam klaster konsumen
KOMPETIFKOMPETIF This study examines the effect of technostress on work–family conflict (WFC) among 154 civil servants in financial units of OPD Indragiri Hilir Regency,This study examines the effect of technostress on work–family conflict (WFC) among 154 civil servants in financial units of OPD Indragiri Hilir Regency,
KOMPETIFKOMPETIF Dalam konteks ini, efisiensi anggaran berperan krusial, bukan sekadar pemotongan biaya, melainkan optimalisasi penggunaan dana untuk mencapai kinerja maksimal.Dalam konteks ini, efisiensi anggaran berperan krusial, bukan sekadar pemotongan biaya, melainkan optimalisasi penggunaan dana untuk mencapai kinerja maksimal.
KOMPETIFKOMPETIF 4) Retribusi daerah tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. 5) Kemandirian keuangan daerah tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. 6) Pajak4) Retribusi daerah tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. 5) Kemandirian keuangan daerah tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. 6) Pajak