IJHPIJHP

International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP)International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP)

Implementasi Electronic Medical Records (EMR) merupakan bagian dari transformasi digital layanan kesehatan yang bertujuan meningkatkan kualitas dokumentasi dan kontinuitas perawatan pasien. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi EMR terhadap kelengkapan dokumentasi pasien pada Departemen Darurat (IGD) di Rumah Sakit Regional Lembang. Pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan evaluatif digunakan, dengan sampel 329 dokumen EMR yang dipilih secara acak dari total 1.850 dokumen. Hasil menunjukkan bahwa proses dokumentasi layanan IGD seluruhnya menggunakan EMR dengan tingkat kelengkapan mencapai 85,1%, sementara 14,9% masih tidak lengkap. Komponen yang paling sering tidak lengkap adalah tanda tangan dokter (10,3%), diikuti oleh edukasi pasien (6,1%) dan pemeriksaan fisik (4,6%). Kesimpulan menunjukkan bahwa implementasi EMR mendukung kelengkapan dokumentasi IGD, namun masih diperlukan peningkatan kepatuhan pengguna, pemantauan, dan evaluasi untuk mengoptimalkan kualitas dokumentasi rekam medis.

Implementasi EMR di IGD Rumah Sakit Regional Lembang berjalan baik dengan proses dokumentasi yang terintegrasi SIMRS, mencapai tingkat kelengkapan 85,1% sehingga masuk kategori lengkap.Namun masih terdapat ketidaklengkapan pada tanda tangan dokter, edukasi pasien, pemeriksaan fisik, anamnesis, prosedur medis, dan diagnosis, yang dipengaruhi oleh tingginya jumlah kunjungan, beban kerja tenaga kesehatan, gangguan jaringan/sistem, serta kurangnya monitoring dan kepatuhan pengguna.Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi EMR tidak hanya bergantung pada ketersediaan sistem, melainkan juga pada konsistensi pelaksanaan dokumentasi oleh tenaga kesehatan.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh program pelatihan pengguna terhadap peningkatan kelengkapan dokumentasi EMR pada beberapa rumah sakit, dengan mengukur perubahan tingkat kepatuhan dan kualitas catatan medis. Selain itu, diperlukan studi komparatif mengenai hubungan antara kegunaan sistem EMR dan kepuasan pengguna di berbagai unit layanan, untuk mengidentifikasi faktor-faktor desain yang mempengaruhi adopsi dan keefektifan penggunaan. Selanjutnya, penelitian dapat menilai dampak perbaikan keandalan jaringan dan infrastruktur TI pada kelengkapan dokumentasi serta hasil klinis pasien, guna memberikan rekomendasi kebijakan yang mendukung peningkatan infrastruktur digital dalam layanan darurat.

  1. Perlindungan Hukum Data Pribadi Pasien pada Rekam Medis Elektronik: Analisis Hukum Kesehatan Indonesia... glosains.staiku.ac.id/index.php/Glosains/article/view/680Perlindungan Hukum Data Pribadi Pasien pada Rekam Medis Elektronik Analisis Hukum Kesehatan Indonesia glosains staiku ac index php Glosains article view 680
Read online
File size296.41 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test