UnnasUnnas

SARGA: Journal of Architecture and UrbanismSARGA: Journal of Architecture and Urbanism

Pariwisata merupakan salah satu sumber pendapatan bagi daerah yang memiliki lokasi objek wisata dengan mengembangkan potensi pariwisata sebagai salah satu upaya mengoptimalkan pendapatan daerah. Umumnya kawasan wisata memiliki ciri khas tersendiri sehingga penyediaan sarana dan prasarana maupun hiburan atau wahana wisatanya berkaitan agar dapat dinikmati pada Kawasan tersebut. Untuk atraksi pariwisata masih perlu adanya pengembangan fasilitas penunjang potensi pariwisata pada kawasan ini. Metode penelitian diawali dengan mengumpulkan data lapangan, kemudian melakukan tinjauan Pustaka mengenai daya tarik objek wisata Benteng Kastela. Konsep dasar pada fasilitas ini yang didapatkan adalah Memoria Heroic dan Nostalgia dengan konsep pendekatan Memorabilia. Konsep memorabilia diterapkan dengan merencanakan gaya dan karakter visual bangunan. Konsep ini diharapkan dapat memaknai lokasi Benteng Kastela sebagai lokasi yang historical dan potensi daya tarik wisatawan. Adapun penerapan konsep memorabilia dalam pengembangan fasilitas penunjang ini berupa gubahan massa, bentuk aktivitas, dan penonjolan gaya arsitektur beserta ciri dan karakter gaya arsitektur tersebut.

Pengembangan fasilitas penunjang pada Benteng Kastela bertujuan untuk membudidayakan lokasi dan objek Benteng Kastela menjadi lebih maju dan terawat dengan baik.Berdasarkan karakter lokasi Benteng yang historical sebagai saksi bisu perjuangan para Sultan Ternate mengusir penjajah dari tanah Ternate maka terciptalah konsep Memoria Heroic dan Nostalgia dengan tujuan mengikutsertakan pengunjung dalam mempelajari dan merasakan semangat perjuangan pada masanya.Pengembangan ini kemudian menggunakan pendekatan konsep memorabilia dan menerapkan gaya arsitektur kolonial sebagai karakter visual pada fasad objek wisata ini.

Untuk meningkatkan pengalaman pengunjung dan melestarikan sejarah Benteng Kastela, disarankan untuk mengembangkan fasilitas penunjang yang mencakup museum, taman, dan wahana bermain perang-perangan. Museum Memoria dapat menyajikan empat tahap peristiwa sejarah Benteng Kastela, mulai dari kerjasama dengan Portugis hingga perang melawan penjajah. Selain itu, penerapan gaya arsitektur kolonial dapat memberikan nuansa sejarah kolonial yang khas, sekaligus memperkaya pengalaman pengunjung dengan elemen-elemen arsitektural yang mengingatkan pada periode tertentu. Dengan demikian, pengembangan fasilitas penunjang ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisatawan dan memberikan pengalaman edukatif serta bernostalgia terhadap peristiwa perjuangan Sultan Khairun dan Sultan Baabullah.

Read online
File size405.36 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test