UnnasUnnas

SARGA: Journal of Architecture and UrbanismSARGA: Journal of Architecture and Urbanism

Di Kota Malang terdapat sebuah fasilitas olahraga dengan pelayanan tingkat daerah atau provinsi yang dapat menampung penonton dengan kapasitas mencapai 5000 jiwa. Fasilitas olah raga tersebut adalah Gedung Olah Raga (GOR) Ken Arok dengan klasifikasi tipe A. GOR tersebut sering digunakan untuk berbagai acara, baik acara olahraga maupun acara non olahraga. Namun, sarana dan prasarana yang ada di GOR tersebut masih belum memadai seperti adanya permasalahan sirkulasi, pencahayaan, serta pendinginan pada bangunan. Selain itu lahan parkir pada tapak juga belum bisa memenuhi kebutuhan ruang parkir sehingga sirkulasinya kurang efektif. Hal tersebut menjadi alasan diperlukannya redesain pada GOR tersebut. Redesain dengan pendekatan ecotech perlu dilakukan pada GOR tersebut untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Arsitektur ecotech merupakan sebuah prinsip arsitektur yang mengikuti perkembangan teknologi serta meperhatikan faktor lingkungan dan iklim. Prinsip arsitektur ecotech yang diterapkan meliputi penataan tapak, pemilihan struktur, konsep pencahayaan alami, konsep sirkulasi antar ruangan, serta bentuk bangunan. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, analisa data, penyajian data, kemudian melakukan pembahasan serta menarik kesimpumpulan. Berdasarkan hasil penelitan didapatkan bahwa arsitektur ecotech dapat diterapkan pada redesain GOR Ken Arok dengan baik karena prinsip desain ini dapat membantu mengatasi permasalahan penataan tapak, bentuk bangunan, hingga sirkulasi bangunan. Selain itu tujuan Arsitektur Ecotech yang menciptakan bangunan ramah lingkungan dan dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dapat menunjang redesain GOR Ken Arok yang berkelanjutan.

Penerapan prinsip arsitektur ecotech pada redesain GOR Ken Arok memberikan dampak positif signifikan.Prinsip-prinsip ini, meliputi respons urban, ekspresi struktural, pemanfaatan cahaya, efisiensi energi, simbolisme sipil, dan konektivitas, berhasil mengatasi berbagai permasalahan bangunan mulai dari lingkungan sekitar, kenyamanan termal, estetika, hingga aksesibilitas pengguna.Dengan demikian, redesain GOR Ken Arok menggunakan arsitektur ecotech mampu menciptakan bangunan yang ramah lingkungan, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Berdasarkan kajian penerapan arsitektur ecotech pada redesain GOR Ken Arok ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi guna memperkaya pemahaman dan memastikan implementasi yang lebih efektif di masa mendatang. Pertama, studi ini bersifat deskriptif, sehingga akan sangat bermanfaat untuk melakukan penelitian kuantitatif yang lebih mendalam. Misalnya, dapat dilakukan analisis simulasi energi yang detail untuk membandingkan efisiensi energi GOR Ken Arok pasca redesain ecotech dengan kondisi eksisting. Penelitian ini bisa mengukur potensi penghematan listrik dari pencahayaan alami dan pendinginan pasif, serta mengevaluasi peningkatan kenyamanan termal di berbagai zona bangunan. Hasilnya akan memberikan data konkret mengenai dampak lingkungan dan operasional yang dihasilkan oleh penerapan prinsip ecotech. Kedua, penting untuk memahami dampak redesain dari perspektif pengguna. Sebuah studi persepsi dan kepuasan pengguna dapat dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak seperti penonton, atlet, dan staf pengelola GOR. Penelitian ini bisa menggali bagaimana fitur-fitur ecotech, seperti sirkulasi yang lebih baik, pencahayaan alami, dan aksesibilitas ramp, memengaruhi pengalaman mereka secara keseluruhan, termasuk rasa aman dan nyaman. Dengan demikian, kita dapat menilai seberapa efektif redesain ini dalam menciptakan ruang publik yang optimal dan inklusif. Terakhir, meskipun disebutkan bahwa struktur space truss lebih ekonomis, belum ada analisis kelayakan ekonomi secara komprehensif untuk seluruh proyek redesain ecotech. Penelitian di masa depan dapat berfokus pada analisis biaya-manfaat jangka panjang, membandingkan investasi awal dengan potensi penghematan biaya operasional, perawatan, dan dampak positif terhadap lingkungan serta sosial. Hal ini akan membantu dalam membuat keputusan yang lebih strategis untuk proyek-proyek pembangunan berkelanjutan lainnya, memastikan bahwa desain ecotech tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga finansial.

  1. Numerical and Experimental Study of Steel Space Truss with Stamped Connection -David Publishing... doi.org/10.17265/1934-7359/2011.06.003Numerical and Experimental Study of Steel Space TrussAwith Stamped Connection David Publishing doi 10 17265 1934 7359 2011 06 003
  2. PENERAPAN MATERIAL KACA DALAM ARSITEKTUR | LANGKAU BETANG: JURNAL ARSITEKTUR. penerapan material kaca... doi.org/10.26418/lantang.v1i2.18798PENERAPAN MATERIAL KACA DALAM ARSITEKTUR LANGKAU BETANG JURNAL ARSITEKTUR penerapan material kaca doi 10 26418 lantang v1i2 18798
Read online
File size566.4 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test