AMAYOGYAKARTAAMAYOGYAKARTA

ALBAMA: JURNAL BISNIS ADMINISTRASI DAN MANAJEMENALBAMA: JURNAL BISNIS ADMINISTRASI DAN MANAJEMEN

Masalah yang diidentifikasi dari hasil wawancara menunjukkan layanan yang tidak memadai, seperti waktu pelayanan yang lambat, antrean panjang, ruang tunggu sempit, dan area parkir yang tidak memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien pada Puskesmas Pleret dengan menggunakan pendekatan kuantitatif bersifat cross‑sectional dan sampel sebanyak 99 pasien yang dipilih secara non‑probabilitas. Analisis dilakukan dengan regresi linier berganda, dimana variabel reliability, assurance, dan tangible terbukti berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien, sedangkan responsiveness dan empathy tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Hasil R² yang disesuaikan sebesar 0,421 mengindikasikan bahwa kualitas pelayanan secara kolektif menjelaskan 42,1 % varians kepuasan pasien, sementara sisanya dipengaruhi faktor eksternal lainnya.

Variabel kehandalan, ketanggapan, jaminan, kepedulian, dan bukti fisik secara signifikan memengaruhi kepuasan pasien di Puskesmas Pleret Bantul Yogyakarta.Evaluasi rutin dan peningkatan kualitas pelayanan, termasuk prosedur sesuai standar, keterampilan, kecepatan, serta sikap peduli dan ramah petugas, diharapkan dapat meningkatkan kepuasan dan loyalitas pasien.Oleh karena itu, perlu dipertimbangkan implementasi prosedur pelayanan yang standar serta peningkatan kompetensi dan empati petugas kesehatan.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penerapan sistem pendaftaran digital memengaruhi dimensi kualitas pelayanan (reliability, responsiveness, assurance, empathy, tangible) dan kepuasan pasien di Puskesmas, dengan menggunakan desain eksperimental atau quasi‑eksperimental untuk mengukur perubahan sebelum dan sesudah implementasi. Selain itu, studi longitudinal dapat meneliti dampak pelatihan intensif bagi tenaga kesehatan dalam meningkatkan kemampuan empati dan komunikasi terhadap persepsi kepuasan pasien, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memperkuat atau melemahkan efek pelatihan tersebut. Selanjutnya, perbandingan komparatif antar Puskesmas di wilayah Yogyakarta dapat dilakukan untuk mengidentifikasi variasi regional dalam kualitas pelayanan dan kepuasan pasien, sehingga dapat merumuskan best practice yang dapat diadopsi secara lebih luas.

Read online
File size332.6 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test