UWIKAUWIKA
Anggapa Journal- Building design and architecture management studiesAnggapa Journal- Building design and architecture management studiesPenelitian ini mengkaji tentang besarnya biaya kemacetan pada ruas Jalan Raden Saleh di Kota Tangerang, yang sering mengalami kepadatan lalu lintas terutama pada periode sibuk pagi dan sore. Kondisi tersebut menimbulkan berbagai konsekuensi bagi pengguna jalan, seperti meningkatnya waktu perjalanan, kerugian ekonomi, serta kenaikan Biaya Operasional Kendaraan (BOK). Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi tingkat kejenuhan sebagai indikator kinerja lalu lintas, mengestimasi BOK aktual, serta menghitung total kerugian akibat kemacetan. Analisis dilakukan dengan mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dan metode LAPI-ITB 1997. Hasil kajian menunjukkan bahwa pada arah Ciledug–Kembangan, periode puncak terjadi pada pukul 07.00–08.00 WIB dengan kecepatan rata-rata 15 km/jam, volume lalu lintas sebesar 1716 smp/jam, derajat kejenuhan 0,96, dan tingkat pelayanan berada pada kategori E. Sementara itu, untuk arah Kembangan–Ciledug, jam puncak terjadi pada pukul 18.15–19.15 WIB dengan kecepatan 18,8 km/jam, volume 1618 smp/jam, derajat kejenuhan 0,91, serta tingkat pelayanan juga berada pada kategori E. Berdasarkan perhitungan yang mempertimbangkan komponen BOK dan nilai waktu, total biaya kemacetan pada saat jam puncak diperkirakan mencapai Rp 23.268.711 untuk arah Ciledug menuju Kembangan dan Rp 16.212.935 untuk arah sebaliknya.
Evaluasi kinerja lalu lintas dan biaya kemacetan menunjukkan LOS E, aliran tidak stabil, kecepatan rendah.00 untuk arah Ciledug–Kembangan (volume 1716 smp/jam, kecepatan 15 km/jam, derajat kejenuhan 0,96) dan 18.15 untuk arah Kembangan–Ciledug (volume 1618 smp/jam, kecepatan 18,8 km/jam, derajat kejenuhan 0,91), menandakan jalan mendekati kapasitas maksimum dan rentan kemacetan.Biaya Operasional Kendaraan (BOK) meningkat saat kecepatan menurun, terlihat pada kendaraan LCGC, MPV, SUV, dan truk.957 per orang per jam, mencerminkan kerugian ekonomi akibat waktu terbuang.Total biaya kemacetan pada ruas Jalan Raden Saleh mencapai Rp81.
Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana penerapan sistem manajemen lalu lintas berbasis sensor real‑time dapat mengurangi derajat kejenuhan pada ruas Jalan Raden Saleh, dengan menguji hipotesis bahwa kontrol sinyal adaptif menurunkan nilai LOS dari kategori E menjadi D. Selain itu, studi komparatif antara model LAPI‑ITB 1997 dan pendekatan biaya operasional kendaraan yang terintegrasi dengan data konsumsi energi listrik kendaraan listrik dapat mengevaluasi perbedaan estimasi BOK pada kendaraan listrik versus kendaraan bermesin bakar. Penelitian selanjutnya dapat memperluas analisis nilai waktu dengan memasukkan faktor persepsi kualitas layanan transportasi publik dan meneliti pengaruhnya terhadap willingness to pay untuk alternatif transportasi non‑pribadi di kawasan Tangerang. Metode survei longitudinal selama setidaknya satu tahun dapat mengidentifikasi variasi musiman pada volume lalu lintas dan menguji keandalan model kapasitas PKJI 2023 dalam kondisi fluktuasi permintaan. Analisis biaya kemacetan pada beberapa ruas jalan arteri utama di Jabodetabek dapat memberikan gambaran skala ekonomi makro, sehingga memungkinkan perbandingan efektivitas kebijakan tarif kemacetan versus investasi infrastruktur. Pendekatan simulasi microsimulation dengan parameter hambatan samping yang dimodelkan secara dinamis dapat menilai dampak perubahan tata letak jalan, seperti penambahan jalur khusus, terhadap kecepatan rata‑rata dan biaya operasional. Selanjutnya, evaluasi kebijakan pembatasan kendaraan pribadi melalui program car‑sharing dapat diuji dengan model nilai waktu yang memperhitungkan penghematan waktu perjalanan kolektif. Hasil dari semua penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi kebijakan terpadu yang menyeimbangkan efisiensi lalu lintas, pengurangan biaya operasional, dan peningkatan kesejahteraan pengguna jalan.
| File size | 417.35 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Bundaran Adipura Nganjuk mengalami peningkatan derajat kejenuhan (DS) seiring pertumbuhan kendaraan. Pembangunan jalan tol Kertosono-Kediri berhasil menurunkanBundaran Adipura Nganjuk mengalami peningkatan derajat kejenuhan (DS) seiring pertumbuhan kendaraan. Pembangunan jalan tol Kertosono-Kediri berhasil menurunkan
UM SURABAYAUM SURABAYA Penelitian menunjukkan bahwa volume puncak lalu lintas pada tahun 2025 mencapai 4940,8 smp/jam dengan tingkat kejenuhan 0,77 dan tingkat pelayanan LOSPenelitian menunjukkan bahwa volume puncak lalu lintas pada tahun 2025 mencapai 4940,8 smp/jam dengan tingkat kejenuhan 0,77 dan tingkat pelayanan LOS
TRISAKTITRISAKTI 2) Hasil analisis hidrologi menunjukkan rencana debit banjir untuk 5-10 tahun. Untuk 5 tahun, debitnya adalah 0,906075 m³/detik, dan untuk 10 tahun, debitnya2) Hasil analisis hidrologi menunjukkan rencana debit banjir untuk 5-10 tahun. Untuk 5 tahun, debitnya adalah 0,906075 m³/detik, dan untuk 10 tahun, debitnya
UNMUH BABELUNMUH BABEL Kedua, tingkat pelayanan di ruas jalan Sutomo Medan pada beberapa jam puncak yaitu, disaat jam makan siang pada hari Jumat pukul 12.00 WIB dimana arusKedua, tingkat pelayanan di ruas jalan Sutomo Medan pada beberapa jam puncak yaitu, disaat jam makan siang pada hari Jumat pukul 12.00 WIB dimana arus
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO Selain itu, kecepatan rata-rata kendaraan juga menurun drastis dari 38,30 km/jam menjadi 18,45 km/jam. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwaSelain itu, kecepatan rata-rata kendaraan juga menurun drastis dari 38,30 km/jam menjadi 18,45 km/jam. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO Nilai tundaan rata-rata persimpangan sebesar 17,18 det/skr menunjukkan tingkat pelayanan C (15,1-25 det/skr). Analisis menggunakan PKJI 2014 menunjukkanNilai tundaan rata-rata persimpangan sebesar 17,18 det/skr menunjukkan tingkat pelayanan C (15,1-25 det/skr). Analisis menggunakan PKJI 2014 menunjukkan
UMJ PremiumUMJ Premium Setelah diterapkan rekayasa lalu lintas berupa ganjil genap, nilai DS menurun menjadi 1,06. Penerapan ganjil genap terbukti efektif dalam mereduksi nilaiSetelah diterapkan rekayasa lalu lintas berupa ganjil genap, nilai DS menurun menjadi 1,06. Penerapan ganjil genap terbukti efektif dalam mereduksi nilai
UMPRUMPR Data primer meliputi data volume arus lalu lintas dan hambatan samping. Sedangkan data sekunder meliputi data jumlah penduduk dan data geometrik pada bagianData primer meliputi data volume arus lalu lintas dan hambatan samping. Sedangkan data sekunder meliputi data jumlah penduduk dan data geometrik pada bagian
Useful /
INSPIRINGINSPIRING i) Konservatisme akuntansi memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kualitas laba. ii) Peran kepemilikan instusional dalam memoderasi pengaruh konservatismei) Konservatisme akuntansi memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kualitas laba. ii) Peran kepemilikan instusional dalam memoderasi pengaruh konservatisme
INSPIRINGINSPIRING Marketing-to-revenue ratio dihitung dengan menggunakan rumus marketing-to-revenue ratio dan analisis dilakukan secara deskriptif komparatif dengan membandingkanMarketing-to-revenue ratio dihitung dengan menggunakan rumus marketing-to-revenue ratio dan analisis dilakukan secara deskriptif komparatif dengan membandingkan
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO Faktor-faktor tersebut diuji menggunakan metode FMEA sehingga dapat diprioritaskan berdasarkan tingkat keparahan dan probabilitasnya. Hasil analisis memberikanFaktor-faktor tersebut diuji menggunakan metode FMEA sehingga dapat diprioritaskan berdasarkan tingkat keparahan dan probabilitasnya. Hasil analisis memberikan
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO Penyebab utama risiko meliputi cuaca buruk, pekerja tidak sehat, kurangnya kompetensi, kurangnya pengawasan, dan pelanggaran prosedur. Dampaknya berupaPenyebab utama risiko meliputi cuaca buruk, pekerja tidak sehat, kurangnya kompetensi, kurangnya pengawasan, dan pelanggaran prosedur. Dampaknya berupa