EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO

Seminar Nasional Teknik SipilSeminar Nasional Teknik Sipil

Dalam jaringan transportasi, persimpangan merupakan titik rawan terjadinya kemacetan lalu lintas oleh adanya konflik-konflik pergerakan arus. Persimpangan menjadi titik temu antar dua atau lebih ruas jalan sehingga menjadi titik konflik. Persimpangan bersinyal menjadi salah satu pengendalian, namun permasalahan yang sering kali dijumpai yaitu antrian yang panjang sehingga kendaraan tertunda lebih lama akibatnya kinerja persimpangan tidak optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kapasitas dan tingkat pelayanan simpang tiga SMP N 1 Baureno dengan adanya APILL. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2014 (PKJI 2014). Dari hasil analisa dan pembahasan studi kasus dari penelitian simpang tiga SMP N 1 Baureno dapat diketahui kapasitas simpang tiga SMP N 1 Baureno sebesar 1139,874 skr/jam dengan derajat kejenuhan 0,44 untuk pendekat Utara (Jl. Babat-Bojonegoro), untuk pendekat Selatan (Jl. Bojonegoro-Babat) didapat kapasitas sebesar 1429,295 skr/jam dengan derajat kejenuhan 0,46 dan untuk pendekat Timur (Jl. Ahmad Yani) didapat kapasitas sebesar 555,4747 skr/jam dengan derajat kejenuhan 0,46. Dari hasil perhitungan simpang tiga SMP N 1 Baureno dengan PKJI 2014 didapat nilai tundaan rata-rata persimpangan sebesar 17,18 det/skr, maka dapat diketahui tingkat pelayanan dari simpang tiga tersebut adalah tingkatan C atau rata - rata tundaan 15,1-25 det/skr.

Dengan adanya APILL, kapasitas simpang tiga SMP N 1 Baureno mencapai 1139,874 skr/jam (pendekat Utara), 1429,295 skr/jam (pendekat Selatan), dan 555,4747 skr/jam (pendekat Timur) dengan derajat kejenuhan 0,44-0,46.Nilai tundaan rata-rata persimpangan sebesar 17,18 det/skr menunjukkan tingkat pelayanan C (15,1-25 det/skr).Analisis menggunakan PKJI 2014 menunjukkan bahwa sistem APILL efektif meningkatkan kelancaran lalu lintas di simpang tiga tersebut.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model prediksi lalu lintas berbasis machine learning untuk optimasi sistem APILL di persimpangan yang lebih kompleks. Selain itu, studi perlu dilakukan pada persimpangan dengan kondisi geografis dan volume lalu lintas berbeda untuk memvalidasi efektivitas metode PKJI 2014. Riset juga diperlukan untuk mengevaluasi dampak APILL terhadap keselamatan pejalan kaki dan pengguna kendaraan bermotor di persimpangan, terutama pada jam sibuk.

Read online
File size273.91 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test