POLBENGPOLBENG

Jurnal TeKLAJurnal TeKLA

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerusakan permukaan jalan perkerasan lentur di Jalan Sultan Syarif Kasim, menggunakan metode IRI dan PCI serta mengaplikasikan SIG. Metode IRI digunakan untuk mengukur ketidakrataan permukaan jalan, sedangkan PCI digunakan untuk menilai kondisi struktural dan fungsional jalan berdasarkan jenis dan tingkat keparahan kerusakan. Data yang diperoleh dari survei lapangan dianalisis menggunakan perangkat lunak SIG yaitu ArcGis untuk memetakan distribusi kerusakan jalan dan mengidentifikasi segmen jalan yang memerlukan perbaikan prioritas. Dari pengolahan data didapat hasil kondisi sempurna 25%, kondisi sangat baik 5%, kondisi baik 0%, kondisi sedang 5%, kondisi buruk 50%, dan kondisi sangat buruk 15% menurut metode PCI, sedangkan hasil penilaian kerusakan menggunakan metode IRI yang dibantu aplikasi Roadroid menunjukkan bahwa jalan Jalan Sultan Syarif Kasim 100% rusak berat. Kedua hasil ini mengeluarkan kesimpulan yang sama bahwa Jalan Sultan Syarif Kasim perlu dilakukan pemeliharaan berupa peningkatan jalan. Data kerusakan tersebut kemudian diintegrasikan ke ArcGis sehingga menghasilkan peta sebaran kerusakan yang memuat 65 titik kerusakan sepanjang 1 Km.

Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa 50% dari panjang Jalan Sultan Syarif Kasim berada dalam kondisi buruk dan memerlukan pemeliharaan signifikan.Pengukuran nilai IRI menunjukkan bahwa jalan tersebut mengalami kerusakan berat dan dikategorikan sebagai Jalan Tidak Mantap, sehingga memerlukan pemeliharaan berkala atau rekonstruksi.Peta ArcGIS yang telah dibuat mengkonfirmasi adanya 65 titik kerusakan sepanjang 1 km, menegaskan perlunya tindakan perbaikan segera.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai pengaruh beban lalu lintas terhadap tingkat kerusakan jalan, dengan mempertimbangkan jenis kendaraan dan frekuensi penggunaan jalan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model prediksi kerusakan jalan yang lebih akurat, dengan mengintegrasikan data historis kerusakan, data lalu lintas, dan faktor lingkungan seperti curah hujan dan suhu. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai metode perbaikan jalan dalam konteks lokal, termasuk penggunaan material alternatif yang lebih ramah lingkungan dan biaya yang lebih terjangkau. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan kualitas dan keberlanjutan infrastruktur jalan di Indonesia, serta membantu pemerintah dalam merencanakan program pemeliharaan jalan yang lebih efektif dan efisien.

Read online
File size918.79 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test