POLBENGPOLBENG

Jurnal TeKLAJurnal TeKLA

Salah satu fasilitas infrastruktur yang terkait erat dengan sistem transportasi adalah tempat parkir. Berdasarkan pengamatan di area kampus utama STAIN Bengkalis, parkir yang tersedia masih belum dapat menampung seluruh kendaraan yang masuk ke kampus STAIN Bengkalis, dikarenakan setiap tahun mahasiswa dan warga kampus semakin meningkat. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya kendaraan yang terparkir disembarangan tempat dan badan-badan jalan sekitaran kampus STAIN Bengkalis. Tujuan utama dari analisis ini adalah untuk menemukan dan memenuhi kebutuhan tempat parkir untuk mencegah over capacity dan kekurangan tempat parkir. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei untuk menganalisis kebutuhan ruang parkir di Kampus STAIN Bengkalis. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan survei pengguna parkir, kemudian dianalisis menggunakan parameter seperti akumulasi parkir, durasi parkir, dan indeks parkir untuk mengevaluasi kecukupan kapasitas parkir. Jadi satuan ruang parkir (SRP) untuk kampus STAIN Bengkalis adalah 678 SRP dan luas kebutuhan ruang parkir (KRP) pada kampus STAIN Bengkalis adalah 586 m². Hasil dari pengolahan data dapat diketahui total kebutuhan parkir sebanyak 217 (SRP) dengan kapasitas ruang parkir yang tersedia 678 (SRP), terkecuali di gedung Bengsabli karna kapasitas ruang parkir (SRP) tidak ada sedangkan kebutuhan ruang parkir 11 (SRP) maka bisa dilakukan dengan pengaturan atau pemindahan pemakir ke gedung Rahman Jalil atau Dakwah. Luasan kebutuhan ruang parkir pada kampus STAIN Bengkalis adalah sebanyak 217 SRP dengan luasan 586 m².

Berdasarkan hasil analisis data, total kebutuhan parkir pada kampus STAIN Bengkalis adalah sebanyak 217 SRP dengan kapasitas ruang parkir yang tersedia 678 SRP.Pengecualian terdapat pada gedung Bengsabli yang tidak memiliki kapasitas parkir, sehingga pengaturan atau pemindahan parkir ke gedung Rahman Jalil atau Dakwah dapat dilakukan.Luasan kebutuhan ruang parkir pada kampus STAIN Bengkalis adalah 217 SRP dengan luasan 586 m², yang menunjukkan bahwa lahan parkir yang ada cukup untuk menampung seluruh kendaraan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis perilaku parkir pengguna, termasuk preferensi lokasi parkir dan faktor-faktor yang memengaruhi pilihan mereka. Hal ini dapat membantu dalam optimasi tata letak parkir dan peningkatan efisiensi penggunaan ruang. Kedua, studi tentang penerapan sistem parkir cerdas (smart parking system) berbasis teknologi Internet of Things (IoT) dapat dieksplorasi untuk meningkatkan pengelolaan parkir, seperti pemantauan ketersediaan ruang parkir secara real-time dan pembayaran parkir non-tunai. Ketiga, penelitian mengenai integrasi antara transportasi publik dan fasilitas parkir di kampus dapat dilakukan untuk mendorong penggunaan transportasi publik dan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi. Dengan memahami bagaimana mahasiswa dan staf kampus menggunakan transportasi publik, perencanaan parkir dapat disesuaikan untuk mendukung mobilitas berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan solusi parkir yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan di lingkungan kampus STAIN Bengkalis.

  1. Prototipe Sistem Parkir Otomatis Berdasarkan Topologi Kampus Syahdan, Universitas Bina Nusantara | CommIT... doi.org/10.21512/commit.v2i1.492Prototipe Sistem Parkir Otomatis Berdasarkan Topologi Kampus Syahdan Universitas Bina Nusantara CommIT doi 10 21512 commit v2i1 492
  2. PENERAPAN IoT (Internet of Things) SMART PARKING SYSTEM DAN PENDETEKSI KEBAKARAN DENGAN FITUR MONITORING... doi.org/10.36040/jati.v5i1.3281PENERAPAN IoT Internet of Things SMART PARKING SYSTEM DAN PENDETEKSI KEBAKARAN DENGAN FITUR MONITORING doi 10 36040 jati v5i1 3281
Read online
File size258.75 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test