POLBENGPOLBENG

Jurnal TeKLAJurnal TeKLA

Infrastruktur transportasi sangat penting untuk membuat aktivitas manusia lebih cepat dan mudah. Bangunan jembatan adalah komponen infrastruktur transportasi yang sangat penting. Jembatan memiliki fungsi utama untuk menghubungkan dua daerah yang terhalang oleh rintangan, seperti sungai, lembah, selat atau laut, saluran, jalan raya, dan jalan kereta api. Jembatan Panglima Sampul adalah salah satunya, karena menghubungkan jalan antar daerah yang terputus oleh sungai. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar beban yang terjadi di jembatan panglima sampul dengan menggunakan software SAP2000. Dari hasil analisis yang dilakukan, didapatkan nilai beban mati sendiri (MS) 375,82 kN, beban mati tambahan (MA) untuk lapis aspal overlay 6,6 kN/m², trotoar 13,75 kN, pipa raling 0,803 kN, pejalan kaki 12,5 kN, dan beban truk beban terbagi merata 6,75 kN/m², beban garis terpusat 67,62 kN/m dan gaya Rem 146,5 kN. untuk hasil analisa SAP2000 didapatkan gaya tekan terbesar pada kondisi kuat yaitu 3874,88 kN/m pada kondisi layan 2142,92. Untuk gaya tarik terbesar pada kondisi kuat 1763,5 kN/m pada kondisi layan 1111,29 kN/m. Untuk momen terbesar yaitu 619,56 kN dan untuk geser terbesar yaitu 497,73.

Berdasarkan hasil investigasi, pembahasan dan analisis data menggunakan software SAP2000, oleh karna itu diambil kesimpulan.Hasil analisis menunjukkan gaya yang terjadi karena pembebanan struktur atas jembatan pada freebody diagram hasil analisis program (truss) dan SAP2000, pada elemen aksial elemen (stringer dan floorbeam).didapatkan nilai beban mati sendiri (MS) 375,82 kN, beban mati tambahan (MA) untuk lapis aspal overlay 6,6 kN/m², trotoar 13,75 kN, pipa raling 0,803 kN, pejalan kaki 12,5 kN, dan beban truk beban terbagi merata 6,75 kN/m², beban garis terpusat 67,62 kN/m dan gaya Rem 146,5 kN.untuk hasil analisa SAP2000 didapatkan gaya tekan terbesar pada kondisi kuat yaitu 3874,88 kN/m pada kondisi layan 2142,92.Untuk gaya tarik terbesar pada kondisi kuat 1763,5 kN/m pada kondisi layan 1111,29 kN/m.Untuk momen terbesar yaitu 619,56 kN dan untuk geser terbesar yaitu 497,73.Pada prinsipnya, jembatan yang baik harus runtuh karena gaya tekan, dan karena gaya tekan maksimum didistribusikan ke elemen tepi atas, gaya aksial menyebabkan elemen tepi atas runtuh dibandingkan komponen profil lainnya.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan analisis dinamis terhadap jembatan untuk mengetahui responsnya terhadap beban dinamis seperti gempa bumi atau getaran lalu lintas. Hal ini penting untuk memastikan keamanan jembatan dalam kondisi ekstrem. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada evaluasi kondisi korosi pada komponen baja jembatan dan pengembangan metode perlindungan yang lebih efektif. Korosi dapat mengurangi kekuatan jembatan secara signifikan, sehingga pemantauan dan perlindungan yang tepat sangat diperlukan. Ketiga, perlu dilakukan studi komparatif antara metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini dengan metode lain yang lebih canggih, seperti metode elemen hingga (finite element method) tiga dimensi. Hal ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang perilaku struktur jembatan dan meningkatkan akurasi prediksi.

  1. One moment, please.... one moment please wait request verified journal.ypmma.org/index.php/pasai/article/view/41One moment please one moment please wait request verified journal ypmma index php pasai article view 41
  2. Jurnal Mitra Teknik Sipil. analisis perbadingan perkuatan jembatan rangka baja metode prategang eksternal... journal.untar.ac.id/index.php/jmts/article/view/2261Jurnal Mitra Teknik Sipil analisis perbadingan perkuatan jembatan rangka baja metode prategang eksternal journal untar ac index php jmts article view 2261
Read online
File size250.57 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test