POLBENGPOLBENG

Jurnal TeKLAJurnal TeKLA

Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang mutlak diperlukan untuk menunjang kehidupan manusia. Perumda Air Minum Tirta Terubuk yang beroperasi di Kecamatan Bengkalis memiliki peran penting dalam menyediakan air minum bagi masyarakat setempat. Namun, kualitas air yang dihasilkan menghadapi berbagai tantangan, terutama akibat kondisi tanah gambut yang menyebabkan tingginya kadar zat organik dan keasaman air. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi eksisting sistem pengolahan, distribusi, serta kualitas air minum; menganalisis dampak penyediaan air bersih terhadap konsumen; serta merumuskan strategi pengelolaan kualitas air di Perumda Air Minum Tirta Terubuk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei, observasi lapangan, serta uji laboratorium terhadap parameter fisik, kimia, dan mikrobiologis (pH, kekeruhan, TDS, Total Coliform, dan E. coli). Analisis data dilakukan secara deskriptif dan SWOT untuk menyusun strategi pengelolaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sistem pengolahan menggunakan metode konvensional (koagulasi, flokulasi, sedimentasi, filtrasi, dan desinfeksi), masih terdapat parameter kualitas air yang tidak memenuhi baku mutu, khususnya kandungan mikrobiologis. Strategi pengelolaan diarahkan untuk memperkuat aspek teknologi pengolahan, meningkatkan monitoring kualitas air, dan mengoptimalkan kerja sama lintas sektor. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis untuk perbaikan kualitas layanan air minum di Pulau Bengkalis.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem pengolahan air Perumda Tirta Terubuk sudah memadai, namun kualitas air masih memiliki kendala pada sistem distribusi akibat pipa yang sudah tua dan tingkat kehilangan air mencapai 10,3%.Penyediaan air bersih memberikan dampak positif terhadap kesehatan masyarakat dan kualitas hidup di Pulau Bengkalis.Strategi pengelolaan yang direkomendasikan adalah peningkatan kualitas dan pemantauan air secara rutin, optimalisasi teknologi pengolahan, serta pembangunan sistem kerjasama antar instansi.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengelolaan kualitas air di Perumda Air Minum Tirta Terubuk. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas berbagai teknologi pengolahan air alternatif, seperti penggunaan membran atau proses oksidasi lanjutan, untuk mengatasi masalah kandungan mikrobiologis yang masih tinggi. Kedua, penelitian lebih lanjut mengenai dampak jangka panjang penggunaan air gambut terhadap kesehatan masyarakat, termasuk potensi akumulasi senyawa organik berbahaya dalam tubuh, perlu dilakukan. Ketiga, pengembangan model prediktif kualitas air berbasis data historis dan faktor lingkungan, seperti curah hujan dan suhu, dapat membantu Perumda dalam mengantisipasi perubahan kualitas air dan mengambil tindakan preventif. Penelitian ini dapat memanfaatkan data yang sudah ada dari Perumda dan instansi terkait, serta melibatkan ahli lingkungan dan kesehatan masyarakat untuk mendapatkan hasil yang komprehensif dan relevan. Dengan demikian, pengelolaan kualitas air di Pulau Bengkalis dapat ditingkatkan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

  1. UJI BAKTERIOLOGIS AIR MINUM ISI ULANG MENGGUNAKAN METODE MPN (MOST PROBABLE NUMBER) | Jurnal Pengabdian... ejurnal.universitas-bth.ac.id/index.php/P3M_JUPEMAS/article/view/721UJI BAKTERIOLOGIS AIR MINUM ISI ULANG MENGGUNAKAN METODE MPN MOST PROBABLE NUMBER Jurnal Pengabdian ejurnal universitas bth ac index php P3M JUPEMAS article view 721
Read online
File size1.17 MB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test