POLBENGPOLBENG
Jurnal TeKLAJurnal TeKLAAksesibilitas merupakan faktor penting dalam pengembangan sektor pariwisata. Jalan penghubung antara Pantai Srau dan Pantai Watukarung di Kabupaten Pacitan saat ini belum mampu mendukung pertumbuhan wisata secara optimal, karena kondisi jalan yang rusak, sempit, dan minim fasilitas keselamatan. Tujuan dari studi ini adalah untuk menilai kelayakan peningkatan jalan tersebut melalui analisis aspek teknis, ekonomi, sosial, dan lingkungan. Metode yang digunakan adalah pendekatan studi kelayakan dengan pengumpulan data primer dan sekunder serta analisis deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kondisi eksisting jalan tergolong kelas III C, dengan lebar jalan 3–4 meter dan permukaan yang tidak merata. Diperlukan peningkatan ke kelas III B dengan pelebaran hingga minimal 5,5 meter, penguatan lereng, dan sistem drainase yang baik. Dari segi ekonomi, proyek dinilai layak dengan nilai NPV positif, IRR lebih dari 25%, dan rasio manfaat-biaya (BCR) sebesar 1,09. Secara sosial, proyek ini berpotensi meningkatkan mobilitas masyarakat, membuka akses ke layanan dasar, dan menciptakan lapangan kerja. Sementara dari aspek lingkungan, risiko erosi dan gangguan ekosistem dapat diminimalkan melalui strategi mitigasi. Oleh karena itu, proyek ini dinyatakan layak dan strategis dalam mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di Kabupaten Pacitan.
Berdasarkan hasil analisis studi kelayakan, proyek peningkatan jalan penghubung Pantai Srau dan Pantai Watukarung dinyatakan layak untuk dilaksanakan.Peningkatan jalan dari kelas III C menjadi kelas III B dengan spesifikasi yang memadai akan menciptakan aksesibilitas yang aman dan nyaman.Proyek ini memiliki justifikasi ekonomi yang kuat dengan NPV positif, IRR di atas 25%, dan BCR sebesar 1,09, serta memberikan dampak sosial positif berupa peningkatan mobilitas, akses layanan, dan lapangan kerja.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak sosial-ekonomi jangka panjang dari peningkatan jalan terhadap masyarakat lokal, termasuk perubahan mata pencaharian, pola konsumsi, dan tingkat pendapatan. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan model pengelolaan jalan yang berkelanjutan, melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pemeliharaan dan pengawasan infrastruktur. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas berbagai teknik mitigasi erosi dan gangguan ekosistem yang diterapkan dalam proyek ini dengan kasus serupa di wilayah lain, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan meningkatkan efisiensi pengelolaan lingkungan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat dalam pengembangan infrastruktur pariwisata yang berkelanjutan di Kabupaten Pacitan dan wilayah pesisir lainnya di Indonesia. Dengan demikian, investasi dalam infrastruktur tidak hanya meningkatkan aksesibilitas, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan yang optimal bagi masyarakat setempat.
| File size | 704.75 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
POLBENGPOLBENG Meskipun berbagai penelitian telah mengkaji penyebab keterlambatan proyek konstruksi, hasilnya masih bersifat parsial dan belum memberikan gambaran polaMeskipun berbagai penelitian telah mengkaji penyebab keterlambatan proyek konstruksi, hasilnya masih bersifat parsial dan belum memberikan gambaran pola
UMBJMUMBJM Penelitian ini menguji efektivitas latihan dismenore dalam mengurangi nyeri menstruasi pada remaja. Latihan dismenore meningkatkan pengetahuan, keterampilan,Penelitian ini menguji efektivitas latihan dismenore dalam mengurangi nyeri menstruasi pada remaja. Latihan dismenore meningkatkan pengetahuan, keterampilan,
POLBENGPOLBENG Berdasarkan perhitungan, luas wilayah Desa Lubuk Muda hasil kesepakatan mengalami penambahan 38,83% jika dibandingkan dengan data sebelum penetapan (BatasBerdasarkan perhitungan, luas wilayah Desa Lubuk Muda hasil kesepakatan mengalami penambahan 38,83% jika dibandingkan dengan data sebelum penetapan (Batas
POLBENGPOLBENG Hasil survey dan analisa pada lokasi studi diperoleh hasil nilai 2,886 – 3,515 yang berarti mempunyai nilai indek kinerja kurang sd sedang. Dengan nilaiHasil survey dan analisa pada lokasi studi diperoleh hasil nilai 2,886 – 3,515 yang berarti mempunyai nilai indek kinerja kurang sd sedang. Dengan nilai
POLBENGPOLBENG Hasil analisis nilai keadaan jembatan menunjukkan bahwa jembatan membutuhkan penindakan indikatif berupa rehabilitasi. Berdasarkan perhitungan prediksiHasil analisis nilai keadaan jembatan menunjukkan bahwa jembatan membutuhkan penindakan indikatif berupa rehabilitasi. Berdasarkan perhitungan prediksi
POLBENGPOLBENG Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pondasi tiang bore pile dan tiang pancang pada gedung lima lantai dengan menggunakan data N-SPT. Hasil analysisPenelitian ini bertujuan untuk membandingkan pondasi tiang bore pile dan tiang pancang pada gedung lima lantai dengan menggunakan data N-SPT. Hasil analysis
POLBENGPOLBENG Baja profil C adalah material konstruksi yang banyak digunakan karena memiliki sifat mekanik yang unggul dan sering diaplikasikan pada struktur rangkaBaja profil C adalah material konstruksi yang banyak digunakan karena memiliki sifat mekanik yang unggul dan sering diaplikasikan pada struktur rangka
UNISMUNISM Variabel beban kerja dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Sedangkan variabel durasi kerja berpengaruh positifVariabel beban kerja dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Sedangkan variabel durasi kerja berpengaruh positif
Useful /
UMBJMUMBJM This study aims to determine the relationship between coping mechanisms and smoking behavior among adolescents at Karang Taruna Harum in Nogotirto. ThisThis study aims to determine the relationship between coping mechanisms and smoking behavior among adolescents at Karang Taruna Harum in Nogotirto. This
POLBENGPOLBENG Strategi pengelolaan yang direkomendasikan adalah peningkatan kualitas dan pemantauan air secara rutin, optimalisasi teknologi pengolahan, serta pembangunanStrategi pengelolaan yang direkomendasikan adalah peningkatan kualitas dan pemantauan air secara rutin, optimalisasi teknologi pengolahan, serta pembangunan
POLBENGPOLBENG didapatkan nilai beban mati sendiri (MS) 375,82 kN, beban mati tambahan (MA) untuk lapis aspal overlay 6,6 kN/m², trotoar 13,75 kN, pipa raling 0,803didapatkan nilai beban mati sendiri (MS) 375,82 kN, beban mati tambahan (MA) untuk lapis aspal overlay 6,6 kN/m², trotoar 13,75 kN, pipa raling 0,803
UNISMUNISM Dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa faktor yang memiliki hubungan terhadap penggunaan APD adalah faktor sikap. Hal ini karena faktor sikapDari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa faktor yang memiliki hubungan terhadap penggunaan APD adalah faktor sikap. Hal ini karena faktor sikap