POLBENGPOLBENG
Jurnal TeKLAJurnal TeKLADalam pembangunan infrastruktur, pemilihan material yang tepat sangat penting untuk kekuatan dan daya tahan suatu struktur. Baja profil C adalah material konstruksi yang banyak digunakan karena memiliki sifat mekanik yang unggul dan sering diaplikasikan pada struktur rangka atap. Meskipun demikian, kualitas baja profil C dapat berbeda-beda tergantung pada merk serta proses produksinya. Penelitian ini fokus pada tiga merk baja profil C dengan ketebalan berbeda, yaitu FS 0,7 mm, B 0,8 mm, dan GS 0,99 mm. Sebanyak sembilan sampel yang diuji dengan standar ASTM A370 menggunakan Universal Testing Machine (UTM) untuk mengevaluasi kekuatan tarik maksimum dan tegangan leleh setiap merk. Hasil menunjukkan bahwa merk FS memiliki kekuatan tarik maksimum rata-rata tertinggi, yaitu 833,63 N/mm², diikuti oleh merk B dengan 805,74 N/mm², dan merk GS dengan 624,48 N/mm² dan hasil nilai rata-rata regangan FS memperoleh nilai yang lebih tinggi dibandingkan B dan GS. Perbedaan dalam kekuatan tarik dan regangan ini menunjukkan adanya variasi kualitas di antara merk yang diuji. Berdasarkan hasil tersebut, merk FS menunjukkan performa terbaik dalam aplikasi pada struktur rangka atap. Temuan ini diharapkan dapat memberikan acuan dalam pemilihan material baja ringan yang lebih tepat dalam konstruksi.
Dari hasil penelitian yang dilakukan pada pegujian kuat tarik material baja ringan profil C, dapat diberikan kesimpulan sebagai berikut.Hasil kuat tarik material baja ringan profil C (kanal) dari tiga merk yang berbeda yaitu FS, B, dan GS menghasilkan nilai rata – rata kuat tarik berturut – turut FS 833,63 N/mm², B 805,74 N/mm², GS 624,48 N/mm².Hasil kuat tarik material baja ringan profil C (kanal) dari tiga merk yang berbeda yaitu FS, B, dan GS menghasilkan nilai regangan rata-rata FS 1,666 N/mm², B 1,609 N/mm² dam GS 1,584 N/mm².Dari nilai rata-rata kuat Tarik yang diperoleh, merk FS memiliki kuat Tarik maksimum yang lebih tinggi dibandingkan dengan merk B dan GS karena, FS memiliki rata-rata nilai regangan maksimum yang lebih baik.Jika dibandingkan dengan penelitian sebelumnya, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa material baja ringan yang diuji memiliki nilai kuat tarik yang lebih tinggi.Studi yang dilakukan oleh Walujodjati dan Rukanda (2017) mengenai kuat tarik material baja ringan di Kabupaten Garut menunjukkan hasil yang lebih rendah dibandingkan dengan penelitian ini.Perbedaan ini dapat disebabkan oleh faktor-faktor seperti komposisi material, proses manufaktur, serta metode pengujian yang digunakan.Selain itu, penelitian oleh Pranoto, Jeprini, dan Offari (2020) yang menilai kekuatan lentur baja ringan profil C sebagai komponen rangka atap juga relevan dalam memahami kinerja baja ringan secara keseluruhan.Meskipun penelitian tersebut lebih fokus pada aspek lentur, kuat tarik yang tinggi tetap menjadi faktor penting dalam menentukan daya tahan material saat menerima beban.
Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: . 1. Melakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh proses manufaktur dan komposisi material pada kualitas baja profil C. Dengan memahami faktor-faktor ini, kita dapat meningkatkan kualitas dan kinerja baja profil C secara keseluruhan.. 2. Meneliti dan mengembangkan desain profil baja ringan yang lebih optimal untuk meningkatkan ketahanan mekanis dan kinerja tarik material. Desain profil yang tepat dapat meningkatkan kekuatan dan stabilitas baja ringan, sehingga lebih efektif dalam aplikasi konstruksi.. 3. Mengembangkan model penampang baja ringan profil C yang sesuai dengan standar SNI 8399:2017, dengan fokus pada peningkatan nilai kekakuan. Model penampang yang lebih baik akan meningkatkan kinerja tarik material dan memperkuat sistem rangka atap.
| File size | 208.81 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
POLNAMPOLNAM Perbedaan signifikan dalam efisiensi antar kategori iradiasi menggarisbawahi pentingnya strategi operasional yang disesuaikan. Pola temporal menunjukkanPerbedaan signifikan dalam efisiensi antar kategori iradiasi menggarisbawahi pentingnya strategi operasional yang disesuaikan. Pola temporal menunjukkan
POLNAMPOLNAM Berdasarkan hasil perhitungan, sistem ini menggunakan 210 modul surya yang terhubung dalam konfigurasi seri-paralel, serta lima inverter dengan kapasitasBerdasarkan hasil perhitungan, sistem ini menggunakan 210 modul surya yang terhubung dalam konfigurasi seri-paralel, serta lima inverter dengan kapasitas
POLITEKNIKJAMBIPOLITEKNIKJAMBI Persentase yield glukosa dari pati menunjukkan peningkatan seiring bertambahnya waktu hidrolisis, dimulai dari 40,75% pada 40 menit hingga mencapai 74,76%Persentase yield glukosa dari pati menunjukkan peningkatan seiring bertambahnya waktu hidrolisis, dimulai dari 40,75% pada 40 menit hingga mencapai 74,76%
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Hasil belajar pendidikan agama Islam pada siswa kelas IX SMP Negeri 4 Malangke. Hasil belajar PAI di kelas IX sangat menurun prestasinya dikarenakan nampakHasil belajar pendidikan agama Islam pada siswa kelas IX SMP Negeri 4 Malangke. Hasil belajar PAI di kelas IX sangat menurun prestasinya dikarenakan nampak
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Sampel dalam penelitian ini berjumlah 18 siswa kelas V. Instrumen yang digunakan adalah tes pilihan ganda, lembar observasi, dan dokumentasi. AnalisisSampel dalam penelitian ini berjumlah 18 siswa kelas V. Instrumen yang digunakan adalah tes pilihan ganda, lembar observasi, dan dokumentasi. Analisis
UMJ PremiumUMJ Premium Ekstrak jahe yang juga terdiri dari tiga taraf yaitu J1 (10,7%), J2 (11,7%), dan J3 (12,9%), sehingga didapatkan 9 formula percobaan. Uji organoleptikEkstrak jahe yang juga terdiri dari tiga taraf yaitu J1 (10,7%), J2 (11,7%), dan J3 (12,9%), sehingga didapatkan 9 formula percobaan. Uji organoleptik
4141 Berdasarkan hasil penelitian, beton dengan penambahan serat polypropylene dan abu kerak boiler kelapa sawit pada umur 28 hari tergolong beton mutu tinggiBerdasarkan hasil penelitian, beton dengan penambahan serat polypropylene dan abu kerak boiler kelapa sawit pada umur 28 hari tergolong beton mutu tinggi
UNSURYAUNSURYA Tegangan bengkok yang terjadi pada rangka landasan sebesar σx = 21,43 N/mm2, sedangkan tegangan bengkok ijin sebesar σx ijin = 141,9 N/mm2. BerdasarkanTegangan bengkok yang terjadi pada rangka landasan sebesar σx = 21,43 N/mm2, sedangkan tegangan bengkok ijin sebesar σx ijin = 141,9 N/mm2. Berdasarkan
Useful /
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, guru,Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, guru,
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan profetik yang berlandaskan empat nilai utama—siddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), fathonah (cerdas),Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan profetik yang berlandaskan empat nilai utama—siddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), fathonah (cerdas),
UNSURYAUNSURYA Penelitian ini menganalisis distribusi tekanan dan kecepatan aliran udara pada fuselage B737-9 MAX dengan metode Computational Fluid Dynamics (CFD) denganPenelitian ini menganalisis distribusi tekanan dan kecepatan aliran udara pada fuselage B737-9 MAX dengan metode Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan
UNSURYAUNSURYA Pada penelitian ini dianalisis performa engine pesawat dengan menggunakan engine Lycoming O-540 E4A5 untuk mengetahui torsi engine, daya mesin, dan efisiensiPada penelitian ini dianalisis performa engine pesawat dengan menggunakan engine Lycoming O-540 E4A5 untuk mengetahui torsi engine, daya mesin, dan efisiensi