YASIN ALSYSYASIN ALSYS

International Journal of Humanities, Education, and Social SciencesInternational Journal of Humanities, Education, and Social Sciences

Penelitian ini berfokus pada pengaruh Penilaian Diagnostik terhadap pencapaian siswa Pendidikan Dasar dalam mata pelajaran Sains Dasar di kawasan Jalingo, Negara Bagian Taraba, Nigeria. Dua tujuan menjadi pedoman penelitian ini, yaitu (1) mengkaji permasalahan yang muncul dalam penggunaan Strategi Penilaian Diagnostik berdasarkan pencapaian siswa dalam Sains Dasar, dan (2) menentukan nilai rata‑rata pencapaian siswa yang dinilai dengan menggunakan Strategi Penilaian Diagnostik dibandingkan dengan siswa yang tidak menggunakan strategi tersebut di Jalingo. Penelitian ini menggunakan desain kuasi‑eksperimental dengan desain pre‑test dan post‑test. Sampel terdiri atas 13 guru ilmu pengetahuan dan 100 siswa, masing‑masing berjumlah 50 laki‑laki dan 50 perempuan. Dua instrumen penelitian yang digunakan adalah Tes Pencapaian Siswa dalam Sains Dasar (SATBS) dan Kuesioner Penilaian Diagnostik Guru (TDAQ) untuk guru dan siswa. Analisis data meliputi perhitungan rata‑rata, standar deviasi, dan uji t. Hasil menunjukkan tidak terdapat peningkatan rata‑rata pencapaian siswa yang dinilai dengan DAS. Pada taraf signifikansi 5 %, terdapat perbedaan signifikan antara rata‑rata pencapaian siswa yang menggunakan DAS dan yang tidak menggunakan DAS pada sekolah terpilih. Penelitian ini merekomendasikan agar guru diberikan pelatihan tentang penggunaan DAS secara efektif.

Berlandaskan temuan dari pertanyaan‑pertanyaan penelitian, dapat disimpulkan bahwa siswa menunjukkan pencapaian yang rendah ketika dinilai dengan menggunakan Penilaian Diagnostik (DAS).Sikap guru terhadap Strategi Penilaian Diagnostik serta kurangnya pengetahuan guru dan metode pengajaran pada area topik menjadi faktor utama yang menghambat penyusunan soal diagnostik yang baik, sehingga menjadi permasalahan utama dalam penggunaan strategi penilaian diagnostik terhadap pencapaian siswa dalam sains dasar.

Penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana pelatihan intensif bagi guru dalam penggunaan Penilaian Diagnostik mempengaruhi efektivitas DAS, dengan membandingkan hasil belajar siswa di beberapa daerah yang berbeda serta melibatkan sampel guru yang lebih besar dan beragam, sehingga dapat menilai apakah peningkatan kompetensi guru berkontribusi pada peningkatan pencapaian siswa. Selain itu, penting untuk meneliti dampak jangka panjang DAS terhadap pencapaian siswa selama beberapa tahun pelajaran, dengan melakukan studi longitudinal yang memantau perubahan nilai dan kompetensi ilmiah siswa, sehingga dapat mengidentifikasi apakah terdapat tren peningkatan atau penurunan performa seiring waktu. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi adaptasi item DAS yang memperhatikan perbedaan gaya belajar, tingkat kemampuan, dan latar belakang bahasa siswa, misalnya dengan mengembangkan soal yang lebih sederhana, menggunakan format visual yang lebih jelas, serta menguji apakah variasi tersebut dapat mengurangi kesulitan siswa dalam mengekspresikan pemikiran mereka dan meningkatkan validitas penilaian. Ketiga arah studi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang cara mengoptimalkan Penilaian Diagnostik dalam konteks pendidikan sains dasar di Nigeria.

  1. Assessment in Science Education - IOPscience. assessment science education iopscience skip content journal... doi.org/10.1088/1742-6596/895/1/012141Assessment in Science Education IOPscience assessment science education iopscience skip content journal doi 10 1088 1742 6596 895 1 012141
  2. Effect of Diagnostic Assessment on Basic Education Students’ Achievement in Basic Science in Jalingo... doi.org/10.58578/IJHESS.v2i3.4202Effect of Diagnostic Assessment on Basic Education StudentsAo Achievement in Basic Science in Jalingo doi 10 58578 IJHESS v2i3 4202
Read online
File size270.37 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test