UNIPMAUNIPMA

Jurnal Penelitian LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) IKIP PGRI MADIUNJurnal Penelitian LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) IKIP PGRI MADIUN

Orientasi: Media digunakan untuk meningkatkan kreativitas dan kemampuan menulis mahasiswa, khususnya pada proses pra‑menulis seperti penyusunan outline melalui brainstorming ide mahasiswa. Langkah‑langkah penggunaan Sandwich Graphic Organizer meliputi: (1) membaca artikel yang relevan dengan topik, (2) melakukan listing dan clustering berdasarkan data, (3) menyusun outline dengan menggunakan peta Sandwich Graphic Organizer, (4) fase menulis, (5) fase mengedit, (6) fase merevisi, dan (7) fase mengevaluasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) apakah penggunaan Sandwich Graphic Organizer dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menulis esai, serta (2) mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan penggunaan media tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan pengumpulan data kuantitatif berupa hasil tes menulis dan kuesioner, serta dokumentasi proses pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan metode komparatif dan statistik deskriptif. Temuan utama menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa dalam menulis esai argumentatif meningkat, tercermin dari nilai post‑test siklus 2 yang naik dari 75 pada siklus 1 menjadi 79 pada siklus 2; kekuatan penggunaan organizer antara lain meningkatkan keaktifan mahasiswa, mempermudah pembuatan outline, dan mendukung mahasiswa dalam membaca banyak artikel, sedangkan kelemahan meliputi kebutuhan waktu yang lebih lama dan kesulitan sebagian mahasiswa dalam mengisi pola organizer.

Berdasarkan hasil penelitian terkait dengan penggunaan sandwich graphic organizer dalam pembelajaran menulis esai writing di siklus I dan II, peneliti telah mendapatkan beberapa kesimpulan berikut.(1) mahasiswa dapat berperan aktif dalam menulis maupun dalam mengedit tulisan, khususnya esai argumentatif.(2) saat mereka membuat pola sandwich dengan memasukkan ide dari apa yang telah mereka baca, mereka dapat berdiskusi mengenai masalah organisasi, konten, kosakata, tata bahasa, mekanik, dan kosa kata paragraf, sehingga kemampuan menulis mahasiswa meningkat.(3) peneliti mengamati juga bahwa mahasiswa tertarik dan antusias melaksanakan pembelajaran karena proses pembuatan pola sandwich melibatkan membaca artikel terkait, yang menambah pengetahuan dan menggali ide kreatif yang dituangkan ke dalam tulisan, terbukti dari peningkatan nilai rata‑rata menulis dari pre‑test 62 menjadi post‑test 79.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas penggunaan sandwich graphic organizer berbasis digital dalam mengurangi waktu yang dibutuhkan mahasiswa serta meningkatkan kualitas outline dibandingkan dengan organizer manual (Apakah penggunaan organizer digital mempercepat proses pra‑menulis dan menghasilkan outline yang lebih terstruktur?). Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi dampak integrasi umpan balik sejawat (peer feedback) selama proses penyusunan sandwich organizer terhadap kualitas tulisan akhir (Bagaimana pengaruh kolaborasi peer feedback pada tahap outline terhadap peningkatan skor tulisan argumentatif?). Terakhir, studi longitudinal yang memantau penggunaan sandwich graphic organizer selama beberapa semester dapat menilai perkembangan kemampuan menulis secara berkelanjutan (Apakah penerapan berkelanjutan sandwich organizer selama tiga semester meningkatkan kemampuan menulis esai secara signifikan dibandingkan dengan pendekatan konvensional?).

Read online
File size269.41 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test