ISI DPSISI DPS

PENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan SeniPENSI : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni

Salah satu tujuan pendidikan adalah untuk mengembangkan potensi dan keterampilan peserta didik. Hal tersebut perlu mendapat perhatian yang lebih oleh setiap pendidik, agar selalu berusaha menciptakan suasana kelas yang kondusif, menarik dan tidak membosankan bagi peserta didik, sehingga peserta didik menjadi lebih antusias dan aktif dalam pembelajaran, salah satu caranya yaitu dengan menggunakan media video pembelajaran. Video pembelajaran otek-otekan Gangsa Gong Kebyar sangat tepat digunakan untuk menilai hasil belajar keterampilan pada mata pelajaran seni budaya materi ajar memainkan alat musik tradisional, karena Gong Kebyar merupakan alat musik tradisional, khususnya alat musik tradisional Bali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan video pembelajaran terhadap hasil belajar keterampilan pada peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 1 Selemadeg Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini antara lain tes praktek untuk mengetahui hasil belajar keterampilan peserta didik, observasi untuk mengamati proses aktivitas belajar memainkan alat musik tradisional dan teknik angket untuk mengetahui respon siswa terhadap faktor penghambat dan pendukung proses belajar dengan menggunakan video pembelajaran. Hasil penelitian sesuai dengan uji hipotesis yang dilakukan dalam mencari pengaruh penggunaan video pembelajaran otek-otekan Gangsa Gong Kebyar terhadap hasil belajar keterampilan memainkan alat musik tradisional pada peserta didik kelas VIII menunjukan bahwa hasil t-hitung lebih besar daripada t-tabel dengan perolehan nilai t-hitung = 19,76993 > t-tabel = 1,99897, maka kesimpulannya adalah Ha diterima yaitu adanya pengaruh video pembelajaran otek-otekan Gangsa Gong Kebyar terhadap hasil belajar keterampilan memainkan alat musik tradisional.

Maka kesimpulannya adalah Ha diterima, yaitu adanya pengaruh video pembelajaran otek-otekan Gangsa Gong Kebyar terhadap hasil belajar keterampilan memainkan alat musik tradisional, dengan peningkatan nilai hasil belajar keterampilan sebesar 24,68.

Penelitian ini menunjukkan dampak positif video pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan siswa. Namun, untuk memberikan bukti yang lebih kuat dan memperluas pemahaman, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, studi berikutnya bisa menerapkan desain eksperimen yang lebih robust, yaitu dengan melibatkan kelompok kontrol. Hal ini berarti membandingkan kelompok siswa yang belajar dengan video pembelajaran versus kelompok yang belajar dengan metode konvensional, sehingga dapat dipastikan bahwa peningkatan hasil belajar memang disebabkan oleh video, bukan faktor eksternal. Kedua, penelitian ini mengukur hasil segera setelah intervensi. Oleh karena itu, penting untuk meneliti daya tahan keterampilan yang diperoleh siswa dalam jangka panjang. Apakah keterampilan memainkan alat musik tradisional ini tetap dikuasai siswa setelah periode waktu tertentu, misalnya beberapa bulan atau satu tahun, untuk menilai keberlanjutan dampak video? Ketiga, mengingat fokus studi ini pada alat musik Gangsa Gong Kebyar di satu lokasi, penelitian dapat diperluas untuk menguji efektivitas video pembelajaran pada alat musik tradisional lain di Bali atau bahkan di luar Bali, serta di jenjang pendidikan yang berbeda. Misalnya, apakah format video serupa efektif untuk mengajarkan rindik, atau apakah ada perbedaan hasil jika diterapkan di tingkat sekolah dasar atau perguruan tinggi? Pertanyaan-pertanyaan ini akan membantu menggeneralisasi temuan dan mengoptimalkan penggunaan media pembelajaran.

Read online
File size514.59 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test