KURASINSTITUTEKURASINSTITUTE
Berkala Ilmiah PendidikanBerkala Ilmiah PendidikanBojonegoro menghadapi paradoks kritis: menjadi pusat energi nasional dan industri ekstraktif, tetapi tetap rentan terhadap bencana ekologis seperti banjir, longsor, dan kekeringan. Meskipun potensial, lembaga pendidikan tinggi berbasis pesantren saat ini kekurangan model pendidikan komprehensif yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan respons strategis terhadap krisis lingkungan yang disebabkan oleh industri ekstraktif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membangun Attanwir Eco-Islamic University Model sebagai strategi preventif dan edukatif untuk mengatasi tantangan ekologis lokal ini. Menggunakan desain studi kasus kualitatif eksploratif di Institut Attanwir Bojonegoro, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Data dianalisis secara interaktif menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña, yang terdiri dari kondensasi data, tampilan data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian mengusulkan kerangka kerja yang kuat yang dibangun di atas tiga pilar terintegrasi. Pertama, Fondasi Filosofis yang berakar pada Teologi Feminim (yang menekankan atribut Ar-Rahman dan Ar-Rahim) untuk melawan eksploitasi antropusentris. Kedua, Kerangka Kerja Akademik yang mengintegrasikan masalah limbah minyak dan konservasi hutan jati secara langsung ke dalam kurikulum Fiqh al-Biah (Yurisprudensi Lingkungan). Ketiga, Sistem Sosial yang menginstitusionalisasikan gaya hidup hijau melalui praktik seperti puasa plastik dan wudhu ramah lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model Eco-Islamic ini sangat penting untuk mengubah universitas menjadi mercusuar moral, menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara intelektual tetapi juga agen perubahan, memiliki kesalehan ekologis yang dalam untuk menjadi advokat bagi komunitas di zona industri yang rentan.
Penelitian ini berhasil membangun Attanwir Eco-Islamic University Model sebagai respons strategis terhadap kerentanan ekologis yang tinggi di wilayah minyak dan gas Bojonegoro.Temuan penelitian menegaskan bahwa mengatasi krisis lingkungan memerlukan fondasi teologis yang kuat untuk bergeser dari paradigma antropusentris ke paradigma teosentris-ekologis.Model yang diusulkan mengintegrasikan tiga dimensi inti.(1) Dimensi Filosofis yang berpusat pada Teologi Feminim dan fiqh al-biah.(2) Dimensi Akademik yang mengkontekstualisasikan kurikulum ekoteologi dengan masalah lokal seperti limbah minyak dan deforestasi.dan (3) Dimensi Sosial yang mendirikan gaya hidup hijau melalui habituasi pesantren, seperti puasa plastik dan sedekah sampah.Secara teoritis, model ini memperkaya manajemen pendidikan Islam dengan memperluas konsep Green Campus konvensional untuk mencakup rekonstruksi kesadaran spiritual siswa.Secara praktis, model ini berfungsi sebagai peta jalan vital bagi institusi pesantren serupa di zona ekstraktif untuk mengurangi bencana ekologis dengan melatih lulusan sebagai agen perubahan lingkungan.Meskipun penelitian ini menyediakan kerangka konseptual yang kuat, keterbatasannya adalah tidak adanya pengujian empiris.Oleh karena itu, penelitian lanjutan sangat direkomendasikan untuk melakukan proyek pilot terbatas dengan menerapkan model ini, serta studi longitudinal untuk mengukur dampak jangka panjang kurikulum ekoteologi terhadap perilaku lingkungan mahasantri pasca-lulus.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang menyelidiki dampak jangka panjang kurikulum ekoteologi pada perilaku lingkungan mahasantri setelah lulus. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi konkret dalam mengintegrasikan nilai-nilai ekoteologi ke dalam kehidupan sehari-hari pesantren, seperti praktik wudhu ramah lingkungan dan sedekah sampah. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas model Eco-Islamic University dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku lingkungan mahasantri, serta mengukur keberhasilannya dalam menciptakan agen perubahan lingkungan yang kompeten secara intelektual dan memiliki kesalehan ekologis yang dalam.
- Ekoteologi Fungsi Hutan Oenaek: Penyimpangan Paradigma Ekologis Menuju Perilaku Eksploitatif | GEMA TEOLOGIKA:... journal-theo.ukdw.ac.id/index.php/gemateologika/article/view/423Ekoteologi Fungsi Hutan Oenaek Penyimpangan Paradigma Ekologis Menuju Perilaku Eksploitatif GEMA TEOLOGIKA journal theo ukdw ac index php gemateologika article view 423
- Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan (JPKP). pembelajaran mendalam transformasi pendidikan bermutu... jpkp.kemendikdasmen.go.id/index.php/litjak/article/view/1281Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan JPKP pembelajaran mendalam transformasi pendidikan bermutu jpkp kemendikdasmen go index php litjak article view 1281
- EKONOMI SIRKULAR DI PESANTREN: INOVASI PP. ANNUQAYAH LUBANGSA DALAM PENGELOLAAN SAMPAH | Investama :... doi.org/10.56997/investama.v11i02.2152EKONOMI SIRKULAR DI PESANTREN INOVASI PP ANNUQAYAH LUBANGSA DALAM PENGELOLAAN SAMPAH Investama doi 10 56997 investama v11i02 2152
- Ecotheology and Analysis of Christian Education in Overcoming Ecological Problems | International Journal... ijsoc.goacademica.com/index.php/ijsoc/article/view/621Ecotheology and Analysis of Christian Education in Overcoming Ecological Problems International Journal ijsoc goacademica index php ijsoc article view 621
- Analisis Penerapan Ekonomi Sirkular dan Inovasi Hijau UMKM: Studi Kasus Kabupaten Pesawaran | MDP Student... jurnal.mdp.ac.id/index.php/msc/article/view/11219Analisis Penerapan Ekonomi Sirkular dan Inovasi Hijau UMKM Studi Kasus Kabupaten Pesawaran MDP Student jurnal mdp ac index php msc article view 11219
| File size | 375.3 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UMBUMB Peningkatan hasil belajar ini ditunjukan dari peningkatan hasil belajar pada pra siklus, siklus I dan siklus II dengan jumlah siswa kelas VII semesterPeningkatan hasil belajar ini ditunjukan dari peningkatan hasil belajar pada pra siklus, siklus I dan siklus II dengan jumlah siswa kelas VII semester
EDUJAVAREEDUJAVARE Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kerangka kerja holistik untuk pendidikan Islam multikultural di perguruan tinggi, dengan menghubungkan dimensiPenelitian ini berkontribusi pada pengembangan kerangka kerja holistik untuk pendidikan Islam multikultural di perguruan tinggi, dengan menghubungkan dimensi
IAIN PALOPOIAIN PALOPO Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian kualitatif ialah proses sistematis gunaPengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian kualitatif ialah proses sistematis guna
IAIN PALOPOIAIN PALOPO Penemuan ini menekankan pentingnya penerimaan diri dan kemampuan mengatasi stigma sosial bagi penyandang disabilitas, yang merupakan kunci dalam mencapaiPenemuan ini menekankan pentingnya penerimaan diri dan kemampuan mengatasi stigma sosial bagi penyandang disabilitas, yang merupakan kunci dalam mencapai
IAIN PALOPOIAIN PALOPO Sehingga penyandang disabilitas fisik menunjukkan tekad yang kuat untuk mandiri dan berpartisipasi aktif dalam masyarakat meskipun menghadapi berbagaiSehingga penyandang disabilitas fisik menunjukkan tekad yang kuat untuk mandiri dan berpartisipasi aktif dalam masyarakat meskipun menghadapi berbagai
NUPROBOLINGGONUPROBOLINGGO Pendidikan karakter yang kuat dalam keluarga, didukung oleh nilai-nilai agama dan lingkungan sosial, menjadi fondasi utama bagi pembentukan moral dan kepribadianPendidikan karakter yang kuat dalam keluarga, didukung oleh nilai-nilai agama dan lingkungan sosial, menjadi fondasi utama bagi pembentukan moral dan kepribadian
UNPARUNPAR Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII. 8 IPS 1 SMAN 3 Kota Bekasi sebanyak 34 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi soalSubjek penelitian ini adalah siswa kelas XII. 8 IPS 1 SMAN 3 Kota Bekasi sebanyak 34 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi soal
STAI TBHSTAI TBH Penelitian ini bertujuan mengetahui metode fin creative learning yang diterapkan pada jenjang kelas 4 Sekolah Dasar Islam antara SDIT Al-Hidayah BogorPenelitian ini bertujuan mengetahui metode fin creative learning yang diterapkan pada jenjang kelas 4 Sekolah Dasar Islam antara SDIT Al-Hidayah Bogor
Useful /
UNIPMAUNIPMA Berdasarkan analisis kesalahan yang dibuat, dari enam mahasiswa, hanya satu yang menjawab dengan benar. Kesalahan mahasiswa disebabkan oleh penggunaanBerdasarkan analisis kesalahan yang dibuat, dari enam mahasiswa, hanya satu yang menjawab dengan benar. Kesalahan mahasiswa disebabkan oleh penggunaan
IAIN PALOPOIAIN PALOPO Oleh karena itu, telah berhasil dirancang dan dikembangkan bahan ajar BTQ berbasis tingkat kemampuan siswa melalui tahapan analisis, desain, pengembangan,Oleh karena itu, telah berhasil dirancang dan dikembangkan bahan ajar BTQ berbasis tingkat kemampuan siswa melalui tahapan analisis, desain, pengembangan,
ACEHPROVACEHPROV Hasil penelitian didapatkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian IADP adalah usia (p=0,018), penyakit yang mendasari (p=0,017), perawatanHasil penelitian didapatkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian IADP adalah usia (p=0,018), penyakit yang mendasari (p=0,017), perawatan
UNIPMAUNIPMA Konsentrasi inokulum dan lama inkubasi mempengaruhi kadar glukosa enzim selulase. Konsentrasi inokulum 20% cukup optimum untuk menghasilkan enzim selulaseKonsentrasi inokulum dan lama inkubasi mempengaruhi kadar glukosa enzim selulase. Konsentrasi inokulum 20% cukup optimum untuk menghasilkan enzim selulase