UNIGALUNIGAL

PROSSIDING GALUH MATHEMATICS NATIONAL CONFERENCEPROSSIDING GALUH MATHEMATICS NATIONAL CONFERENCE

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran media GeoGebra dengan mengintegrasikan konteks kearifan lokal dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi fungsi linear. Rendahnya kemampuan siswa dalam mengaplikasikan konsep matematika yang abstrak ke dalam situasi nyata menjadi latar belakang utama dilakukannya kajian ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah, artikel, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Data penelitian diperoleh melalui Google Scholar dan ResearchGate dengan rentang publikasi tahun 2016–2025. Pada tahap awal, peneliti mengumpulkan 25 artikel, kemudian dilakukan proses seleksi sehingga diperoleh 10 artikel yang sesuai dengan fokus penelitian. Artikel yang dieliminasi merupakan artikel yang hanya membahas penggunaan GeoGebra secara umum tanpa mengintegrasikan konteks kearifan lokal. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan GeoGebra sebagai media visualisasi dinamis yang dipadukan dengan kearifan lokal dapat meningkatkan minat, hasil belajar, serta pemahaman konsep matematis siswa. Integrasi ini membantu siswa memahami materi fungsi linear secara lebih bermakna dan kontekstual karena dikaitkan dengan pengalaman nyata di lingkungan sekitar mereka. Dengan demikian, penggunaan GeoGebra berbasis kearifan lokal merupakan strategi pembelajaran yang potensial dan inovatif untuk diterapkan di berbagai jenjang pendidikan. Kajian ini merekomendasikan agar pendidik lebih kreatif dalam mengintegrasikan teknologi dan budaya lokal guna menciptakan proses pembelajaran yang efektif dan menyenangkan.

Berdasarkan hasil studi literatur yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan media GeoGebra dengan integrasi konteks kearifan lokal memiliki efektivitas yang tinggi dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi fungsi linear.Visualisasi dinamis yang ditawarkan GeoGebra membantu siswa memahami konsep fungsi linear yang abstrak menjadi lebih konkret.Selain itu, penggunaan kearifan lokal sebagai konteks pembelajaran terbukti mampu meningkatkan minat, hasil belajar, dan pemahaman konsep siswa karena materi menjadi lebih relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka secara keseluruhan, integrasi teknologi interaktif dan pendekatan kontekstual berbasis budaya merupakan solusi inovatif untuk mengatasi tantangan rendahnya kemampuan siswa dalam mengaplikasikan konsep matematika pada situasi nyata.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penerapan media GeoGebra yang dipadukan dengan konteks kearifan lokal memengaruhi pembelajaran matematika pada topik selain fungsi linear, misalnya pada materi geometri atau statistik, sehingga dapat diuji apakah peningkatan minat dan pemahaman siswa bersifat umum. Selanjutnya, diperlukan studi kuantitatif yang menilai peran kompetensi TPACK guru dalam mengintegrasikan GeoGebra dengan kearifan lokal, dengan membandingkan hasil belajar siswa antara guru yang memiliki tingkat TPACK tinggi dan rendah. Selain itu, penting untuk melakukan penelitian longitudinal yang melacak dampak jangka panjang penggunaan GeoGebra berbasis kearifan lokal terhadap kemampuan berpikir kritis dan penerapan konsep matematika dalam situasi kehidupan nyata siswa, guna mengetahui keberlanjutan manfaat pedagogisnya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang efektivitas strategi pembelajaran inovatif yang menggabungkan teknologi interaktif dan budaya lokal.

  1. Optimalisasi GeoGebra Berdiferensiasi dalam Problem Based Learning untuk Pembelajaran Grafik Fungsi Kuadrat... Doi.Org/10.26811/Didaktika.V9i1.1723Optimalisasi GeoGebra Berdiferensiasi dalam Problem Based Learning untuk Pembelajaran Grafik Fungsi Kuadrat Doi Org 10 26811 Didaktika V9i1 1723
Read online
File size313 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test