IBIKIBIK

Jurnal Ilmiah Manajemen KesatuanJurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan

Kepulauan Spermonde, sebuah kawasan pesisir kaya biodiversitas, menghadapi tekanan ekologis dan sosioekonomi yang semakin meningkat, seperti overfishing, polusi, pemutihan terumbu karang, dan perubahan pola ikan, yang meningkatkan kerentanan ekonomi rumah tangga nelayan yang kekurangan mata pencaharian alternatif dan ketahanan terhadap guncangan iklim dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap jalur keputusan masyarakat yang membentuk ketahanan ekonomi lokal di daerah pasca-krisis dengan memeriksa proses, pola, dan faktor yang mempengaruhi keputusan kolektif masyarakat dalam menanggapi tekanan ekologis dan perubahan struktural. Menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif berdasarkan studi kasus di Kepulauan Spermonde, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam. Hasil menunjukkan bahwa ketahanan ekonomi lokal dibentuk oleh tiga jalur keputusan utama, yaitu diversifikasi mata pencaharian untuk mengurangi kerentanan, penguatan jaringan sosial dan institusi lokal sebagai mekanisme kolektif untuk menghadapi ketidakpastian, dan penyesuaian strategi pemanfaatan sumber daya pesisir terhadap perubahan ekologis. Studi ini menekankan bahwa kemampuan masyarakat untuk membuat keputusan adaptif adalah penentu penting dalam mempertahankan keberlanjutan ekonomi wilayah pasca-krisis dan berkontribusi pada pengembangan teori ketahanan ekonomi berbasis masyarakat serta formulasi kebijakan pengembangan pesisir yang responsif terhadap perubahan iklim.

Penelitian ini mengonfirmasi bahwa ketahanan ekonomi lokal di daerah pesisir pasca-krisis, seperti yang terlihat dalam komunitas nelayan di Kepulauan Spermonde, ditentukan oleh kemampuan masyarakat untuk membangun jalur keputusan adaptif, terstruktur, dan berbasis kolektif.Tiga jalur kunci yang diidentifikasi, yaitu diversifikasi mata pencaharian, penguatan jaringan sosial dan institusi lokal, serta penyesuaian strategi pemanfaatan sumber daya pesisir, menunjukkan bahwa ketahanan ekonomi tidak tergantung sepenuhnya pada respons individu, tetapi pada kapasitas masyarakat untuk mengerahkan sumber daya sosioekologis secara terintegrasi.Hasil ini menegaskan bahwa adaptasi yang sukses di daerah pesisir membutuhkan kombinasi kreativitas ekonomi masyarakat, kohesi sosial yang kuat, dan pemahaman ekologis yang didasarkan pada pengalaman lokal untuk menavigasi ketidakpastian jangka panjang.

Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengkaji lebih lanjut peran dan dinamika institusi lokal dalam membangun ketahanan ekonomi masyarakat pesisir. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana institusi lokal, seperti kelompok nelayan, institusi adat, dan koperasi, berfungsi sebagai mekanisme koordinasi dan pengambilan keputusan kolektif yang mempengaruhi adaptasi masyarakat terhadap tekanan ekologis dan ekonomi. Dengan memahami peran institusi lokal, kebijakan dan intervensi dapat dirancang untuk memperkuat kapasitas adaptasi masyarakat.. . 2. Meneliti dampak dan keberlanjutan strategi diversifikasi mata pencaharian di Kepulauan Spermonde. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana diversifikasi mata pencaharian, yang merupakan jalur keputusan utama dalam penelitian ini, mempengaruhi ketahanan ekonomi rumah tangga nelayan dalam jangka panjang. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi tantangan dan peluang yang dihadapi masyarakat dalam mengakses modal, keterampilan, dan pasar yang diperlukan untuk diversifikasi mata pencaharian.. . 3. Menganalisis hubungan antara adaptasi strategi pemanfaatan sumber daya pesisir dengan perubahan ekologis. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana komunitas nelayan di Kepulauan Spermonde menyesuaikan strategi pemanfaatan sumber daya pesisir mereka, seperti pemilihan lokasi penangkapan ikan yang baru, penggunaan peralatan penangkapan yang lebih ramah lingkungan, dan perubahan waktu operasi, untuk menanggapi degradasi ekologis dan perubahan iklim yang mempengaruhi musim penangkapan ikan. Dengan memahami proses adaptasi ini, kebijakan dan praktik pengelolaan sumber daya pesisir yang berkelanjutan dapat dikembangkan untuk mendukung ketahanan ekonomi masyarakat.

Read online
File size213.39 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test