UBHARAJAYAUBHARAJAYA
Jurnal Kajian IlmiahJurnal Kajian IlmiahPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pelatihan keterampilan tata boga bagi warga belajar nonformal di Lembaga Kursus dan Pelatihan Nazefa. Model pelatihan dianalisis pada tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi langsung. Pada tahap perencanaan, lembaga bekerja sama dengan kelurahan untuk mendata peserta dari kelompok ibu rumah tangga melalui Program Probebaya Pemerintah Kota Samarinda; pada tahap pelaksanaan, pelatihan menekankan praktik langsung dan peserta diperbolehkan membawa pulang hasil masakan untuk menjaga semangat belajar; pada tahap evaluasi, penilaian tidak hanya dilakukan saat kursus selesai tetapi dilanjutkan dengan pendampingan usaha agar lulusan siap menghadapi kendala di lapangan. Temuan menunjukkan bahwa keberhasilan pelatihan tidak hanya bergantung pada transfer keterampilan teknis, tetapi juga pada kesesuaian kurikulum dengan kebutuhan ekonomi di lapangan, sehingga model ini memperkaya literatur pendidikan nonformal dengan menegaskan pentingnya rancangan program yang sistematis agar lulusan memiliki kompetensi siap pakai.
Model pelatihan tata boga di LKP Nazefa terdiri dari tiga tahapan utama.perencanaan yang menyesuaikan kebutuhan masyarakat melalui kolaborasi dengan program pemerintah, pelaksanaan yang mengadopsi praktik langsung berbasis andragogi serta kurikulum SKKNI, dan evaluasi yang menilai karya peserta serta memantau kemandirian pasca‑pelatihan.Temuan menunjukkan bahwa keberhasilan pelatihan tidak hanya tergantung pada materi teknis, tetapi juga pada penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan nyata di lapangan.Secara teoritis, model ini memperkaya literatur pendidikan nonformal dengan menekankan pentingnya program yang berkelanjutan untuk mempersiapkan lulusan menghadapi tantangan ekonomi.
Satu arah penelitian lanjutan yang dapat diambil adalah mengkaji dampak jangka panjang pelatihan tata boga terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan ekonomi alumni LKP Nazefa, dengan menggunakan desain survei longitudinal serta analisis statistik pendapatan sebelum dan sesudah pelatihan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi pada perubahan ekonomi. Penelitian kedua dapat membandingkan efektivitas model pelatihan yang diterapkan di LKP Nazefa dengan model pelatihan serupa di lembaga lain melalui studi kasus komparatif, sehingga dapat menyoroti elemen-elemen kunci yang mempengaruhi keberhasilan transfer keterampilan dan adaptasi kurikulum. Penelitian ketiga dapat mengeksplorasi integrasi teknologi digital, seperti platform pembelajaran daring dan aplikasi manajemen usaha, ke dalam kurikulum tata boga untuk meningkatkan aksesibilitas, motivasi peserta, dan kualitas hasil usaha, serta menilai sejauh mana teknologi tersebut dapat memperpanjang dampak pembelajaran setelah program selesai. Ketiga ide penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang keberlanjutan program pendidikan nonformal, memperbaiki desain kurikulum, dan menyediakan bukti empiris yang dapat dijadikan panduan bagi penyelenggara pelatihan serupa di masa depan.
| File size | 281.28 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UnwahasUnwahas Metodologi yang digunakan adalah survei deskriptif dengan sampel utama 660 individu, terdiri dari 60 tenaga medis dan 600 pemain. Analisis statistik menunjukkanMetodologi yang digunakan adalah survei deskriptif dengan sampel utama 660 individu, terdiri dari 60 tenaga medis dan 600 pemain. Analisis statistik menunjukkan
UNIGALUNIGAL Penggunaan simulasi interaktif membantu siswa memahami konsep matematika melalui representasi visual, simbolik, dan verbal sehingga pembelajaran menjadiPenggunaan simulasi interaktif membantu siswa memahami konsep matematika melalui representasi visual, simbolik, dan verbal sehingga pembelajaran menjadi
UNIGALUNIGAL Disisi lain, efektivitas penggunaannya tetap bergantung pada kesiapan perangkat dan internet serta kesiapan guru dalam memberikan umpan balik intervensiDisisi lain, efektivitas penggunaannya tetap bergantung pada kesiapan perangkat dan internet serta kesiapan guru dalam memberikan umpan balik intervensi
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Pada siklus I rata-rata hasil belajar siswa yakni 64 dengan ketuntasan belajar 27%. Setelah menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada siklusPada siklus I rata-rata hasil belajar siswa yakni 64 dengan ketuntasan belajar 27%. Setelah menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada siklus
OJSOJS Dua kelompok terlibat dalam penelitian: kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Make A Match yang dibantu dengan media visualDua kelompok terlibat dalam penelitian: kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Make A Match yang dibantu dengan media visual
STTMWCSTTMWC Rumusan masalah yang diangkat adalah bagaimanakah. Kajian ini menggunakan pendekatan dasar yang bersifat kualitatif dengan melihat berbagai fenomena danRumusan masalah yang diangkat adalah bagaimanakah. Kajian ini menggunakan pendekatan dasar yang bersifat kualitatif dengan melihat berbagai fenomena dan
PRINPRIN Penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri berbantuan aplikasi Kahoot. berhasil meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMAPenelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri berbantuan aplikasi Kahoot. berhasil meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMA
UNIMUNIM Dari model tersebut dihasilkan solusi nilai iterasi dengan menggunakan Metode Runge-Kutta orde ke-5 pada waktu 𝑡 = 1 sampai 𝑡 = 3 dan ukuran langkahDari model tersebut dihasilkan solusi nilai iterasi dengan menggunakan Metode Runge-Kutta orde ke-5 pada waktu 𝑡 = 1 sampai 𝑡 = 3 dan ukuran langkah
Useful /
UNIGALUNIGAL Peningkatan paling konsisten terjadi pada kefasihan, sementara kebaruan membutuhkan intervensi jangka panjang. Case method bekerja melalui lima mekanismePeningkatan paling konsisten terjadi pada kefasihan, sementara kebaruan membutuhkan intervensi jangka panjang. Case method bekerja melalui lima mekanisme
UNIGALUNIGAL Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep-konsep matematika yang terdapat dalam kerajinan anyaman bambu dan memetakan konsepOleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep-konsep matematika yang terdapat dalam kerajinan anyaman bambu dan memetakan konsep
UNIGALUNIGAL Pada materi Aritmetika Sosial dan Perbandingan (SMP), kendala bersumber dari literasi model matematika dan diselesaikan dengan tahapan Polya. Pada materiPada materi Aritmetika Sosial dan Perbandingan (SMP), kendala bersumber dari literasi model matematika dan diselesaikan dengan tahapan Polya. Pada materi
OJSOJS Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya dukungan administrasi dari pihak sekolah. Keterbatasan ini mempengaruhi ketersediaan sumber dayaNamun, tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya dukungan administrasi dari pihak sekolah. Keterbatasan ini mempengaruhi ketersediaan sumber daya