JQWHJQWH
Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's HealthKemajuan teknologi menyebabkan perubahan di semua sektor termasuk dalam pelayanan kebidanan. Bidan sebagai ujung tombak dalam pemberian pelayanan pada perempuan, bayi, balita dan orang tua serta perannya dalam pemberdayaan masyarakat harus memiliki inovasi layanan baru pada praktik mandiri yang diselenggarakannya untuk meningkatkan kualitas pelayanan prima, sehingga perlu meningkatkan kemampuan berwirausaha atau enterpreneur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan inovasi enterpreneur dalam pelayanan praktik mandiri bidan dan mengetahui faktor dominan. Metode yang digunakan adalah survei analitik dengan desain cross sectional. Data dianalisis secara analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi-Square χ2 dan analisis regresi logistik ganda. Untuk mengetahui keeratan hubungan digunakan Contingency Coefficient. Populasi penelitian adalah seluruh bidan yang menyelenggarakan praktik mandiri bidan di Kota Bengkulu. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 152 Praktik Mandiri Bidan. Hasil penelitian didapatkan uji Pearson Chi-Square diperoleh nilai χ2 = 12.382 dengan ρ value = 0,002 < α (0,05) pada variabel pengetahuan, uji Pearson Chi-Square diperoleh nilai χ2 = 9.220 dengan ρ value = 0,002 < α (0,05) pada variabel sikap, uji Pearson Chi-Square diperoleh nilai χ2 = 4.493 dengan ρ value = 0,034 < α (0,05) pada variabel motivasi, uji Pearson Chi-Square diperoleh nilai χ2 = 11.558 dengan ρ value = 0,001 < α (0,05) pada variabel pelatihan, uji Pearson Chi-Square diperoleh nilai χ2 = 34.138 dengan ρ value = 0,000 < α (0,05) pada variabel passion, uji Pearson Chi-Square diperoleh nilai χ2 = 4.413 dengan ρ value = 0,036 < α (0,05) pada variabel masa kerja, uji Pearson Chi-Square diperoleh nilai χ2 = 1.195 dengan ρ value = 0,754 > α (0,05) pada variabel kebijakan umur, uji Pearson Chi-Square diperoleh nilai χ2 = 4.050 dengan ρ value = 0,132 > α (0,05) pada variabel pendidikan. Ada hubungan yang sigtifikan antara pengetahuan, sikap, motivasi, passion, masa kerja, pelatihan, dengan inovasi enterpreneur dalam pelayanan praktik mandiri bidan. Tidak ada hubungan antara umur dan pendidikan dengan inovasi enterpreneur dalam pelayanan praktik mandiri bidan. Variabel yang paling dominan adalah passion, karena memiliki nilai koefisien regresi (β) yang paling besar yaitu 26.156 dan nilai Sig 0,000.
Ada hubungan antara pengetahuan, sikap, pelatihan, dan motivasi dengan inovasi enterpreneur dalam pelayanan praktik mandiri bidan.Tidak ada hubungan antara pendidikan dan umur dengan inovasi enterpreneur dalam pelayanan praktik mandiri bidan.Variabel yang memiliki hubungan paling besar dengan inovasi enterpreneur dalam pelayanan praktik mandiri bidan yaitu passion, karena memiliki nilai koefisien regresi (β) yang paling besar yaitu 26.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti lebih dalam mengenai bagaimana meningkatkan passion pada bidan praktik mandiri, misalnya melalui program mentoring atau pelatihan kepemimpinan. Kedua, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk memahami secara mendalam bagaimana pengetahuan dan sikap bidan memengaruhi inovasi yang mereka lakukan, serta hambatan-hambatan yang mungkin dihadapi. Ketiga, penelitian dapat mengkaji pengaruh dukungan sosial dari keluarga dan komunitas terhadap kemampuan bidan dalam berinovasi dan mengembangkan praktik mandirinya. Dengan menggabungkan hasil penelitian ini, diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi inovasi enterpreneur pada bidan praktik mandiri, sehingga dapat menjadi dasar bagi pengembangan program-program yang efektif untuk meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan di masyarakat.
| File size | 371.72 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
STIBAIEC JAKARTASTIBAIEC JAKARTA Analisis data menunjukkan bahwa (1) kemahiran peserta belajar dalam menulis untuk tujuan akademik merupakan keharusan untuk meningkatkan prestasi akademikAnalisis data menunjukkan bahwa (1) kemahiran peserta belajar dalam menulis untuk tujuan akademik merupakan keharusan untuk meningkatkan prestasi akademik
PORTALPUBLIKASIPORTALPUBLIKASI 987) dan didukung dengan nilai ρ value < Sig. 0,05 atau (0,001< 0,05) artinya bahwa Lingkungan kerja (X2) secara parsial berpengaruh dan signifikan terhadap987) dan didukung dengan nilai ρ value < Sig. 0,05 atau (0,001< 0,05) artinya bahwa Lingkungan kerja (X2) secara parsial berpengaruh dan signifikan terhadap
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Kinerja karyawan merupakan elemen kunci dalam mencapai tujuan organisasi, terutama dalam industri perhotelan yang sangat bergantung pada pelayanan pelangganKinerja karyawan merupakan elemen kunci dalam mencapai tujuan organisasi, terutama dalam industri perhotelan yang sangat bergantung pada pelayanan pelanggan
STIEGICISTIEGICI Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis Pengaruh Lingkungan Kerja, Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja KaryawanTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis Pengaruh Lingkungan Kerja, Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan
UMSBUMSB Kanker ini disebabkan oleh infeksi Human Papilloma Virus (HPV). Sekitar 490.000 wanita di seluruh dunia didiagnosis menderita kanker servik dan 240.000Kanker ini disebabkan oleh infeksi Human Papilloma Virus (HPV). Sekitar 490.000 wanita di seluruh dunia didiagnosis menderita kanker servik dan 240.000
UMSBUMSB pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar lengkap semakin baik. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, budaya, motivasi, dan dukungan keluargapengetahuan ibu tentang imunisasi dasar lengkap semakin baik. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, budaya, motivasi, dan dukungan keluarga
STIETRIBHAKTISTIETRIBHAKTI Metode penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan incidental sampling sebanyak 77 responden yang merupakan pelanggan PT IndahMetode penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan incidental sampling sebanyak 77 responden yang merupakan pelanggan PT Indah
UnnasUnnas Pemilihan lokasi pabrik oleh investor didasarkan pada pertimbangan bahwa lokasi tersebut harus dapat mendukung usahanya. Investor menginginkan adanya kemudahanPemilihan lokasi pabrik oleh investor didasarkan pada pertimbangan bahwa lokasi tersebut harus dapat mendukung usahanya. Investor menginginkan adanya kemudahan
Useful /
UPERTISUPERTIS Penelitian dilakukan pada Januari–Juli 2024 dengan desain case control, menggunakan teknik purposive sampling. Sampel terdiri dari 102 responden, yaituPenelitian dilakukan pada Januari–Juli 2024 dengan desain case control, menggunakan teknik purposive sampling. Sampel terdiri dari 102 responden, yaitu
STIEGICISTIEGICI Hasil uji regresi menunjukkan bahwa 71,40% faktor-faktor kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh kompensasi, motivasi dan disiplin kerja sedangkan sisanyaHasil uji regresi menunjukkan bahwa 71,40% faktor-faktor kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh kompensasi, motivasi dan disiplin kerja sedangkan sisanya
STIEGICISTIEGICI Hasil uji t menunjukkan bahwa variabel kepribadian dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan variabel disiplin tidak berpengaruh positifHasil uji t menunjukkan bahwa variabel kepribadian dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan variabel disiplin tidak berpengaruh positif
JQWHJQWH Hasil penelitian didapat bahwa sebagian besar (63. 3%) factor pengetahuan, seluruhnya (100%) factor pengalaman, sebagian besar (90%) faktor social budaya,Hasil penelitian didapat bahwa sebagian besar (63. 3%) factor pengetahuan, seluruhnya (100%) factor pengalaman, sebagian besar (90%) faktor social budaya,