PAYUNGIPAYUNGI

International Journal of Community Engagement PayungiInternational Journal of Community Engagement Payungi

Penelitian ini mengeksplorasi pelaksanaan kebijakan kepala sekolah dan peran guru dalam meningkatkan kesadaran lingkungan siswa melalui program KURASAKI (Gerakan Jumat Bersih) di SDN Cibadak 05, Kabupaten Tangerang. Dengan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan strategis dalam memulai kebijakan, membentuk tim pelaksana, dan mengawasi pelaksanaan program. Sementara itu, guru berfungsi sebagai fasilitator dan teladan, secara aktif membimbing siswa dalam membentuk perilaku bertanggung jawab terhadap lingkungan melalui rutinitas harian dan keterlibatan praktis. Penelitian mengidentifikasi tantangan utama, yaitu rendahnya kesadaran siswa dan infrastruktur pengelolaan sampah yang tidak memadai. Sebagai respons, sekolah meningkatkan upaya sosialisasi dan memperbaiki fasilitas pendukung. Program KURASAKI terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan siswa serta berkontribusi signifikan terhadap terciptanya lingkungan sekolah yang lebih bersih dan sehat. Akibatnya, siswa menunjukkan pemahaman yang lebih mendalam tentang kepedulian lingkungan dan dapat menerapkan kebiasaan KURASAKI secara lebih konsisten dan efektif. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pendidikan lingkungan dengan memperlihatkan model berbasis sekolah yang mengintegrasikan kebijakan kepemimpinan dan keterlibatan guru untuk menanamkan kebiasaan berkelanjutan pada siswa, serta memberikan wawasan berharga bagi sekolah lain yang ingin mengimplementasikan program serupa, menekankan pentingnya kolaborasi, rutinitas terstruktur, dan dukungan berkelanjutan untuk menghasilkan perubahan perilaku yang tahan lama di kalangan pembelajar.

Program Kurasaki berhasil membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan, berkat peran aktif kepala sekolah dalam merumuskan kebijakan serta tim pelaksana, dan peran guru yang terus membimbing dan menjadi contoh.Meskipun pada awal pelaksanaan terdapat hambatan seperti rendahnya kesadaran siswa dan fasilitas terbatas, sekolah mengatasinya dengan menyediakan fasilitas pendukung dan meningkatkan kegiatan sosialisasi.Kerjasama semua elemen sekolah, termasuk orang tua, memperkuat efektivitas program sehingga diharapkan siswa tumbuh menjadi individu yang lebih bertanggung jawab dalam melestarikan alam di masa depan.

Penelitian lanjutan dapat menyelidiki (1) dampak jangka panjang program Kurasaki terhadap perilaku dan sikap lingkungan siswa setelah mereka menyelesaikan pendidikan dasar, dengan menggunakan desain studi longitudinal yang melacak perubahan kebiasaan, pengetahuan, dan nilai-nilai lingkungan selama lima hingga sepuluh tahun serta mengaitkannya dengan faktor-faktor demografis; (2) peran serta partisipasi orang tua dalam memperkuat kebiasaan Kurasaki di lingkungan rumah, melalui studi perbandingan antara sekolah yang melibatkan orang tua secara intensif melalui workshop, komunikasi rutin, dan kegiatan bersama dengan sekolah yang tidak melakukan intervensi serupa, serta mengidentifikasi faktor pendukung, hambatan, dan strategi komunikasi yang paling efektif; serta (3) adaptasi model kebijakan kepala sekolah dan keterlibatan guru dalam konteks sekolah menengah pertama, untuk menilai apakah penerapan program Kurasaki yang dimodifikasi dapat meningkatkan kesadaran lingkungan, mengurangi volume sampah, dan mempengaruhi budaya sekolah secara signifikan, dengan menggunakan pendekatan campuran yang menggabungkan survei kuantitatif, observasi kelas, dan wawancara mendalam. Penelitian‑penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai keberlanjutan, faktor sosial, dan skalabilitas program Kurasaki, serta menghasilkan rekomendasi praktis untuk implementasi kebijakan lingkungan di berbagai tingkat pendidikan.

  1. Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Siswa Sekolah Dasar | Nurhidayah | The Indonesian... jurnal.unmuhjember.ac.id/index.php/TIJHS/article/view/4864Pengetahuan Sikap dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Siswa Sekolah Dasar Nurhidayah The Indonesian jurnal unmuhjember ac index php TIJHS article view 4864
  2. KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBANGUN SEKOLAH BERKUALITAS DI SEKOLAH DASAR | Minsih | Profesi Pendidikan... doi.org/10.23917/ppd.v1i1.8467KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBANGUN SEKOLAH BERKUALITAS DI SEKOLAH DASAR Minsih Profesi Pendidikan doi 10 23917 ppd v1i1 8467
  3. Pelaksanaan Program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Sekolah Luar Biasa | Abidah | Jurnal ORTOPEDAGOGIA.... journal2.um.ac.id/index.php/jo/article/view/3996Pelaksanaan Program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat PHBS di Sekolah Luar Biasa Abidah Jurnal ORTOPEDAGOGIA journal2 um ac index php jo article view 3996
Read online
File size368.31 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test