INSANPRIMAMUINSANPRIMAMU

Misbahul Ulum (Jurnal Institusi)Misbahul Ulum (Jurnal Institusi)

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan sebagai salah satu indikator mutu lembaga pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Meskipun MTs Miftahul Huda memiliki ketersediaan fasilitas dasar yang cukup, namun pengelolaannya masih menghadapi beberapa kendala struktural dan operasional dalam menunjang mutu pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan mutu pembelajaran di MTs Miftahul Huda. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif pasif, wawancara mendalam kepada informan kunci (Kepala Madrasah, Kepala Tata Usaha, dan Guru Mata Pelajaran), serta studi dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang diuji keabsahannya melalui triangulasi data.

Implementasi manajemen sarana dan prasarana di MTs Miftahul Huda Desa Karang Endah telah berjalan secara sistematis meskipun berada dalam keterbatasan fasilitas dan anggaran pedesaan.Perencanaan dilakukan secara partisipatif dengan mekanisme bottom‑up, pengadaan melalui diversifikasi anggaran (BOS, Infak Jumat, dan dukungan yayasan), serta pemanfaatan fasilitas yang mengandalkan resiliensi pedagogis, seperti modifikasi latihan olahraga dan pemanfaatan masjid sebagai laboratorium keagamaan kontekstual.Pemeliharaan aset bersandar pada pendekatan kuratif‑responsif harian berbasis gotong‑royong, sementara faktor pendukung utama meliputi pengawasan kepala madrasah, sinergi dewan guru, dan fungsi masjid, dan faktor penghambat meliputi keterbatasan dana internal, krisis ruang penyimpanan, kurangnya literatur cetak, serta kendala mobilisasi siswa.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penerapan sistem manajemen aset digital memengaruhi efisiensi pemeliharaan sarana pendidikan di madrasah pedesaan, dengan menguji perbandingan antara sistem manual dan digital dalam hal waktu respons dan biaya. Selanjutnya, studi dapat meneliti dampak model penggalangan dana berbasis komunitas, seperti kolaborasi alumni dan stakeholder lokal, terhadap keberlanjutan peningkatan fasilitas dan infrastruktur sekolah, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memotivasi partisipasi masyarakat. Terakhir, penelitian dapat membandingkan efektivitas pembelajaran kontekstual yang memanfaatkan masjid sebagai laboratorium keagamaan dengan metode pembelajaran konvensional, dengan mengukur pencapaian kompetensi siswa pada mata pelajaran agama dan keterlibatan aktif dalam proses belajar.

Read online
File size418.52 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test