UMNUMN
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORAJURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORAArtikel ini mengkaji tradisi Sebaran Apem Keong Mas di Desa Pengging, kecamatan Banyudono, kabupaten Boyolali dari prespektif etno linguistik. Tradisi, yang secara rutin diadakan setiap tahun pada bulan Sapar, merupakan bentuk budaya lokal yang telah terjaga di tengah gelombang modernisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi dan dokumentasi mendalam. Analisis data menggunakan metode informal dengan penekanan pada nama, makna, dan istilah dalam tradisi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Sebaran Apem Keong Mas terdiri dari empat proses utama: tirakatan, larungan, arak-arakan, dan sebaran apem. Setiap proses memiliki makna budaya yang mendalam terkait dengan rasa syukur, pemersatu masyarakat, kesuburan, dan harmonii dengan alam. Studi ini menunjukkan bahwa struktur bahasa dan penamaan dalam tradisi Sebaran Apem Keong Mas mencerminkan cara masyarakat Pengging memahami dan berinteraksi dengan dunia mereka, sesuai dengan hipotesis Sapir-Whorf.
Tradisi Sebaran Apem Keong Mas di Desa Pengging merupakan warisan budaya yang masih dipertahankan dan mencerminkan perilaku masyarakat dalam aspek spiritual dan keagamaan.Penelitian mengidentifikasi urutan prosesi tirakatan, larungan, arak‑arakan, dan sebaran apem serta makna simbolik dari elemen‑elemen seperti apem keong mas, kebo bule, ingkung, dan lain‑lain.Hasil wawancara diharapkan menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya dan memperkaya kajian etnolinguistik tentang hubungan bahasa dan budaya.
Penelitian lanjutan dapat membandingkan tradisi Sebaran Apem Keong Mas di Pengging dengan ritual serupa di daerah Jawa lain untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam struktur bahasa serta makna simbolik, sehingga memperluas pemahaman etnolinguistik lintas wilayah; selanjutnya, studi dapat meneliti pengaruh media digital dan media sosial terhadap transmisi istilah-istilah tradisional dan perubahan penggunaan bahasa dalam ritual, guna mengevaluasi bagaimana modernisasi memengaruhi pelestarian bahasa budaya; terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran generasi muda dalam partisipasi dan pelestarian simbol-simbol tradisi, dengan fokus pada motivasi, persepsi identitas budaya, dan strategi pembelajaran yang dapat memperkuat kesinambungan warisan budaya di tengah dinamika sosial kontemporer.
| File size | 348.06 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
ABDIMASABDIMAS Dukungan dari kebijakan pemerintah yang proaktif, infrastruktur yang memadai, dan akses ke pembiayaan hijau sangat kritis untuk keberhasilan transisi ini.Dukungan dari kebijakan pemerintah yang proaktif, infrastruktur yang memadai, dan akses ke pembiayaan hijau sangat kritis untuk keberhasilan transisi ini.
THAMRINTHAMRIN Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDIT EL-Hurriyah ini telah menerapkan model pembelajaran inovatif berbasis student-centered learning dengan memanfaatkanHasil penelitian menunjukkan bahwa SDIT EL-Hurriyah ini telah menerapkan model pembelajaran inovatif berbasis student-centered learning dengan memanfaatkan
EDUJAVAREEDUJAVARE Impuls produktif antara idealisme warisan klasik al-Ghazali dan pragmatisme kurikulum modern yang muncul dalam studi ini berhasil mengungkapkan esensiImpuls produktif antara idealisme warisan klasik al-Ghazali dan pragmatisme kurikulum modern yang muncul dalam studi ini berhasil mengungkapkan esensi
EDUJAVAREEDUJAVARE Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian anak usia dini melalui penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) di Kelompok A di RaudhatulPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian anak usia dini melalui penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) di Kelompok A di Raudhatul
EDUJAVAREEDUJAVARE Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan prinsip segmentasi dan kontiguitas secara signifikan mengurangi beban kognitif siswa dalam pembelajaran sains.Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan prinsip segmentasi dan kontiguitas secara signifikan mengurangi beban kognitif siswa dalam pembelajaran sains.
UINMADURAUINMADURA Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain exploratory sequential, yang melibatkan analisis kualitatif untuk merancang model danPenelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain exploratory sequential, yang melibatkan analisis kualitatif untuk merancang model dan
TSBTSB Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dengan mengumpulkan data melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Partisipan penelitian meliputiPendekatan deskriptif kualitatif digunakan dengan mengumpulkan data melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Partisipan penelitian meliputi
STAISDHARMASTAISDHARMA Temuan ini juga sejalan dengan hasil meta-analisis yang menegaskan bahwa game-based learning memberikan pengaruh positif yang kuat terhadap kemampuan berpikirTemuan ini juga sejalan dengan hasil meta-analisis yang menegaskan bahwa game-based learning memberikan pengaruh positif yang kuat terhadap kemampuan berpikir
Useful /
UMNUMN Hal tersebut, dapat juga dipengaruhi oleh hubungan kelekatan yang dirasakan oleh penggemar terhadap idola. Fenomena perilaku ini juga ditemukan pada penggemarHal tersebut, dapat juga dipengaruhi oleh hubungan kelekatan yang dirasakan oleh penggemar terhadap idola. Fenomena perilaku ini juga ditemukan pada penggemar
TSBTSB Penelitian ini menyimpulkan bahwa dosen di Bima, Nusa Tenggara Barat, telah menginternalisasi nilai-nilai kepemimpinan Nggusu Waru pada tingkat yang SangatPenelitian ini menyimpulkan bahwa dosen di Bima, Nusa Tenggara Barat, telah menginternalisasi nilai-nilai kepemimpinan Nggusu Waru pada tingkat yang Sangat
IJBE RESEARCHIJBE RESEARCH Therefore, prioritizing the development of digital skills and fostering a culture of digital innovation within SMEs is essential for sustained growth andTherefore, prioritizing the development of digital skills and fostering a culture of digital innovation within SMEs is essential for sustained growth and
MEJAILMIAHMEJAILMIAH Sinergi antara jaksa dan hakim dalam proses peradilan pidana sangat penting untuk menciptakan sistem hukum yang efektif dan adil. Jaksa bertugas memastikanSinergi antara jaksa dan hakim dalam proses peradilan pidana sangat penting untuk menciptakan sistem hukum yang efektif dan adil. Jaksa bertugas memastikan