UNMUNM

Jurnal Psikologi Pendidikan dan KonselingJurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling

Perkembangan artificial intelligence (AI) menimbulkan peluang sekaligus kekhawatiran bagi mahasiswa, terutama terkait perubahan dunia kerja dan tuntutan kompetensi baru. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara fear of AI dan psychological well‑being mahasiswa melalui career anxiety. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan penelitian adalah 428 mahasiswa yang diperoleh setelah proses data cleaning dari 446 respons awal. Instrumen penelitian meliputi skala fear of AI, career anxiety, dan psychological well‑being. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, korelasi Pearson, regresi, dan analisis mediasi dengan prosedur bootstrap 5.000 resampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fear of AI berhubungan positif dengan career anxiety (r = 0,386; p < 0,001), sedangkan career anxiety berhubungan negatif dengan psychological well‑being (r = -0,352; p < 0,001). Hasil mediasi menunjukkan bahwa career anxiety berperan sebagai mediator dalam hubungan antara fear of AI dan psychological well‑being mahasiswa, dengan efek tidak langsung sebesar -0,175 dan 95% CI [-0,259; -0,101]. Temuan ini menegaskan pentingnya memahami ketakutan terhadap AI dalam konteks perkembangan karier mahasiswa.

Penelitian ini menemukan bahwa fear of AI berhubungan positif dan signifikan dengan career anxiety mahasiswa, sementara career anxiety berhubungan negatif dengan psychological well‑being.Analisis mediasi menunjukkan bahwa career anxiety berperan sebagai mediator utama antara fear of AI dan psychological well‑being, sehingga efek langsung fear of AI tidak signifikan.Temuan ini menegaskan pentingnya memahami ketakutan terhadap AI dalam konteks pengembangan karier mahasiswa untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis.

Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi longitudinal untuk mengevaluasi bagaimana peningkatan literasi AI memengaruhi tingkat career anxiety pada mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu selama periode waktu tertentu. Selain itu, pendekatan metode campuran dapat digunakan untuk mengeksplorasi peran dukungan sosial serta strategi coping dalam meredam fear of AI dan dampaknya terhadap psychological well‑being, memberikan gambaran kualitatif yang lebih mendalam tentang mekanisme psikologis yang terlibat. Selanjutnya, intervensi eksperimental yang mengintegrasikan pelatihan literasi AI dan pengembangan kemampuan adaptasi karier dapat diuji untuk menentukan efektivitasnya dalam mengurangi career anxiety dan meningkatkan kesejahteraan psikologis mahasiswa, dengan mengukur perubahan sebelum dan sesudah program serta membandingkannya dengan kelompok kontrol.

Read online
File size503.82 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test