IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO

Excelencia: Journal of Islamic Education & ManagementExcelencia: Journal of Islamic Education & Management

Pengembangan profesi berkelanjutan merupakan upaya guru untuk meningkatkan karier dan profesinya yang dilakukan secara sistematik dan berkelanjutan dengan menggunakan berbagai cara dan wahana, misalnya diskusi antar teman sejawat, KKG/MGMP dan sejenisnya, belajar daring, mengikuti diklat/seminar, publikasi ilmiah, dan karya inovatif. Guru profesional dapat menggerakkan dinamika kemajuan pendidikan nasional. Sehingga diperlukan suatu proses pembinaan berkesinambungan, tepat sasaran dan efektif. Proses dalam menghasilkan guru profesional perlu dukungan semua unsur yang terkait dengan guru. Unsur‑unsur tersebut dapat dipadukan untuk menghasilkan suatu sistem yang dapat bekerja menuju pembentukan guru‑guru yang profesional dalam kualitas maupun kuantitas yang mencukupi. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan dan menganalisis bentuk‑bentuk program implementasi PKB guru dalam meningkatkan kompetensi profesional di SMK PEMKAB. 2) Memaparkan dan menganalisis implementasi program PKB dalam meningkatkan kompetensi profesional guru di SMK PEMKAB Ponorogo. 3) Menjelaskan dan menganalisis implikasi program PKB dalam meningkatkan kompetensi profesional guru di SMK PEMKAB Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta analisis data model interaktif Matthew dan A. Michael Huberman.

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) di SMK PEMKAB Ponorogo meliputi tiga bentuk utama.pengembangan diri melalui MGMP, seminar, dan pelatihan.Implementasinya mencakup perencanaan tahunan, pelaksanaan PTK, dan evaluasi melalui laporan kepada kepala sekolah.Program PKB memberikan dampak positif bagi guru, meningkatkan kompetensi profesional serta kemampuan mengajar sesuai standar kompetensi.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana implementasi PKB di SMK PEMKAB Ponorogo berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa, dengan menggunakan desain penelitian kuantitatif‑kualitatif untuk mengukur perubahan nilai akademik serta persepsi siswa. Selain itu, studi perbandingan dapat dilakukan untuk mengevaluasi variasi pelaksanaan PKB antara SMK di daerah lain dengan mempertimbangkan faktor‑faktor institusional, sumber daya, dan dukungan kebijakan, sehingga dapat mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat direplikasi. Penelitian juga dapat mengeksplorasi potensi penggunaan platform pembelajaran daring sebagai media utama dalam program PKB, menguji efektivitasnya dalam meningkatkan kompetensi guru serta mengurangi beban waktu yang dihadapi guru. Metode yang dapat dipertimbangkan meliputi survei, wawancara mendalam, serta analisis dokumen, dengan melibatkan guru, kepala sekolah, dan dinas pendidikan sebagai responden utama. Hasil penelitian diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang berbasis bukti untuk memperkuat mekanisme perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi PKB di tingkat sekolah maupun daerah.

  1. Implementasi Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran... doi.org/10.37411/pedagogika.v10i2.60Implementasi Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran doi 10 37411 pedagogika v10i2 60
  2. Evaluasi dampak pendidikan dan pelatihan pengembangan keprofesian berkelanjutan guru Matematika di PPPPTK... doi.org/10.21831/pep.v21i2.10113Evaluasi dampak pendidikan dan pelatihan pengembangan keprofesian berkelanjutan guru Matematika di PPPPTK doi 10 21831 pep v21i2 10113
  3. Vol. 11 No. 01 (2024): JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) | JKKP (Jurnal Kesejahteraan... doi.org/10.21009/JKKPVol 11 No 01 2024 JKKP Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan JKKP Jurnal Kesejahteraan doi 10 21009 JKKP
Read online
File size210.78 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test