RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM

International Journal of Ethno-Sciences and Education ResearchInternational Journal of Ethno-Sciences and Education Research

Penelitian ini mengeksplorasi integrasi etnomatematika dan pendidikan terbarukan di desa Pandeglan, Tanjung Jaya, Banten, Indonesia. Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini meneliti bagaimana praktik matematika induk dapat diintegrasikan ke dalam pendidikan formal bersama dengan teknologi modern. Temuan menunjukkan bahwa etnomatematika tertanam kuat dalam kehidupan sehari-hari desa, terutama dalam pertanian dan kerajinan tradisional. Praktik lokal menunjukkan bahwa konsep geometri dan pengukuran diterapkan secara intuitif. Di sekolah, guru mulai mengintegrasikan unsur-unsur budaya ini ke dalam pelajaran matematika, meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa. Beberapa sekolah menunjukkan komitmen terhadap pendidikan terbarukan dengan mengadopsi teknologi komputer dan materi ajar berbasis internet. Namun, terdapat tantangan besar dalam penerapannya, seperti keterbatasan infrastruktur dan pelatihan guru yang belum memadai dalam teknologi pendidikan. Integrasi etnomatematika dan pendidikan terbarukan menunjukkan potensi dalam mengembangkan pemahaman matematika dan budaya siswa. Pendekatan ini menghubungkan konsep abstrak dengan konteks yang akrab sekaligus memperkenalkan alat pembelajaran modern. Tantangan yang dihadapi meliputi akses teknologi yang tidak memadai, koneksi internet yang tidak stabil, serta kemampuan guru yang rendah dalam menggunakan perangkat digital. Penelitian merekomendasikan peningkatan infrastruktur teknologi, pelatihan guru secara berkala, pengembangan praktik pendidikan yang sesuai dengan budaya lokal, serta penguatan kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan perguruan tinggi. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi etnomatematika dan pendidikan terbarukan memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah pedesaan. Pendekatan ini menekankan pentingnya kontekstualisasi pembelajaran dalam budaya lokal sambil memanfaatkan teknologi pendidikan modern. Dengan dukungan dan implementasi yang tepat, pendekatan terpadu ini dapat menjadi model dalam memperkuat pendidikan di konteks pedesaan lain yang serupa.

Penelitian ini menunjukkan bahwa etnomatematika memainkan peran penting dalam kehidupan masyarakat Desa Tanjungjaya, terutama dalam aktivitas pertanian dan kerajinan tradisional, namun sering diabaikan dalam pendidikan formal.Integrasi etnomatematika dan pendidikan terbarukan terbukti meningkatkan pemahaman matematika, motivasi belajar siswa, serta identitas budaya, meskipun terkendala oleh infrastruktur teknologi yang terbatas dan kurangnya pelatihan guru.Diperlukan pendekatan kolaboratif antara pemerintah, sektor swasta, dan perguruan tinggi untuk meningkatkan infrastruktur, pelatihan guru, dan pengembangan aplikasi pembelajaran berbasis budaya lokal agar pendekatan ini dapat menjadi model pendidikan kontekstual di daerah pedesaan.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pengembangan aplikasi pembelajaran interaktif berbasis etnomatematika lokal dapat dirancang secara partisipatif bersama guru, masyarakat adat, dan ahli teknologi pendidikan untuk memastikan keakuratan budaya dan efektivitas pedagogis di kelas pedesaan. Kedua, perlu dikaji secara mendalam mengenai model pelatihan berkelanjutan bagi guru yang menggabungkan penguasaan teknologi digital dengan pendekatan etnomatematika, termasuk bagaimana pelatihan tersebut dapat dipertahankan meskipun dengan keterbatasan akses internet dan perangkat. Ketiga, penting untuk meneliti adaptasi kurikulum nasional yang fleksibel agar dapat mengakomodasi konten lokal berbasis etnomatematika tanpa mengorbankan standar kompetensi nasional, serta bagaimana kolaborasi antara sekolah, tokoh adat, dan perguruan tinggi dapat memastikan keberlanjutan integrasi ini dalam jangka panjang. Penelitian-penelitian tersebut akan melengkapi saran dalam artikel dengan mengusulkan inovasi konkret yang menjawab tantangan implementasi, memperkuat kemandirian guru, dan menjamin keberlangsungan pendekatan pendidikan yang menghargai budaya lokal sekaligus mempersiapkan siswa untuk dunia digital.

Read online
File size193.04 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test