PPLPPL

Abdi Wisata: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatAbdi Wisata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Kegiatan pengabdian masyarakat berupa aksi bersih wisata di Desa Wisata Bonjeruk dilaksanakan sebagai respon terhadap meningkatnya tantangan dalam pengelolaan kebersihan dan keberlanjutan lingkungan di destinasi wisata berbasis desa. Urgensi kegiatan ini muncul dari kebutuhan mendesak untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dan pelaku pariwisata lokal terhadap pentingnya menjaga kualitas lingkungan sebagai aset utama dalam pengembangan desa wisata. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta masyarakat setempat, termasuk POKDARWIS dan Karang Taruna, dalam suatu kolaborasi yang bertujuan tidak hanya untuk membersihkan lingkungan fisik, tetapi juga memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya prinsip‑prinsip pariwisata berkelanjutan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa mayoritas peserta menilai kegiatan ini sangat penting dan bermanfaat, meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan serta pemahaman terhadap konsep keberlanjutan dalam konteks pariwisata. Sebagian besar peserta juga merasa termotivasi untuk berpartisipasi dalam kegiatan serupa di masa mendatang, namun penerapan pariwisata berkelanjutan di Desa Wisata Bonjeruk masih menghadapi tantangan seperti kurangnya kesadaran masyarakat dan minimnya fasilitas pendukung. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan wisata, penguatan program edukasi lingkungan, serta institusionalisasi kegiatan bersih wisata sebagai agenda rutin, dengan sinergi antara akademisi, pemerintah desa, dan komunitas lokal untuk menjadikan Desa Wisata Bonjeruk destinasi yang menarik, berwawasan lingkungan, dan berkelanjutan.

Kegiatan pengabdian masyarakat berupa bersih wisata di Desa Wisata Bonjeruk memberikan dampak positif dengan meningkatkan kesadaran lingkungan dan mendukung pariwisata berkelanjutan, serta dinilai sangat penting dan bermanfaat oleh mayoritas peserta.Kolaborasi lintas sektor antara mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan masyarakat setempat menjadi kunci keberhasilan, meskipun tantangan seperti kurangnya kesadaran dan fasilitas penunjang tetap ada.Oleh karena itu, diperlukan upaya sistematis berupa peningkatan keterlibatan, edukasi lingkungan berkelanjutan, dan penguatan fasilitas serta rutinisasi program untuk memastikan keberlanjutan dan manfaat jangka panjang bagi desa.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang dari program bersih wisata terhadap tingkat kebersihan dan keberlanjutan lingkungan di Desa Wisata Bonjeruk, misalnya dengan mengukur perubahan kualitas lingkungan dan persepsi masyarakat selama beberapa tahun setelah intervensi. Selain itu, studi dapat mengkaji efektivitas metode edukasi lingkungan yang diterapkan dalam program, seperti perbandingan antara pendekatan partisipatif langsung dengan penggunaan media digital, untuk menentukan strategi pembelajaran yang paling mampu meningkatkan kesadaran dan perilaku ramah lingkungan di kalangan mahasiswa dan warga. Selanjutnya, penelitian dapat meneliti model kolaborasi pentahelix yang melibatkan institusi pendidikan, pemerintah desa, komunitas lokal, sektor swasta, dan organisasi non‑pemerintah, guna mengidentifikasi faktor‑faktor kunci yang memperkuat keberlanjutan program serta mengatasi kendala fasilitas penunjang, sehingga dapat direplikasi pada desa wisata lainnya. Dengan pendekatan penelitian yang komprehensif dan berbasis data, hasilnya diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis dan kebijakan bagi pengembangan pariwisata berkelanjutan yang lebih efektif. Selain itu, penting untuk meneliti peran pemberdayaan sosial masyarakat dalam meningkatkan partisipasi jangka panjang, misalnya dengan mengidentifikasi motivasi dan hambatan yang dihadapi oleh anggota POKDARWIS serta Karang Taruna dalam melaksanakan kegiatan kebersihan secara berkelanjutan.

  1. Development of Biaung Village Tourism Based on Green Tourism | Jurnal Ilmiah Hospitality Management.... doi.org/10.22334/jihm.v14i2.278Development of Biaung Village Tourism Based on Green Tourism Jurnal Ilmiah Hospitality Management doi 10 22334 jihm v14i2 278
Read online
File size1.01 MB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test