THAMRINTHAMRIN
Jurnal Riset Ilmu KesehatanJurnal Riset Ilmu KesehatanWorld Health Organization (WHO) melaporkan lebih dari 1,71 miliar orang di dunia mengalami masalah muskuloskeletal yang berdampak pada produktivitas dan kualitas hidup, dengan 619 juta kasus nyeri punggung bawah pada tahun 2020 yang diprediksi meningkat menjadi 843 juta pada 2050. Pekerja kuli panggul merupakan salah satu kelompok pekerja sektor informal yang rentan mengalami keluhan muskuloskeletal akibat aktivitas manual handling berulang dengan beban berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara masa kerja, postur kerja, repetisi, durasi kerja, dan beban kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja kuli panggul di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 56 responden yang dipilih dengan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan Nordic Body Map (NBM) untuk mengidentifikasi keluhan muskuloskeletal dan Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk menilai risiko postur kerja. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden mengalami keluhan muskuloskeletal kategori sedang (66,1%). Terdapat hubungan signifikan antara masa kerja (p=0,010), postur kerja (p=0.002), dan beban kerja (p=0,043) dengan keluhan muskuloskeletal. Sementara itu, umur, repetisi, dan durasi kerja tidak berhubungan dengan keluhan muskuloskeletal. Kesimpulannya, keluhan muskuloskeletal dipengaruhi oleh masa kerja, postur kerja, dan beban kerja. Upaya pencegahan perlu difokuskan pada pengendalian postur kerja, pembatasan beban angkat, serta pemeriksaan kesehatan berkala bagi pekerja dengan masa kerja panjang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pekerja kuli panggul di Pasar Induk Kramat Jati mengalami keluhan muskuloskeletal kategori sedang, dengan keluhan tertinggi pada bagian pinggang, punggung, bahu, dan tungkai bawah.Analisis bivariat membuktikan adanya hubungan signifikan antara masa kerja, postur kerja, dan beban kerja dengan keluhan muskuloskeletal.Sementara itu, variabel umur, repetisi angkat, dan durasi kerja tidak menunjukkan hubungan yang bermakna.
Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman tentang hubungan kausal antara faktor-faktor risiko seperti masa kerja, postur kerja, dan beban kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada kuli panggul. Mengingat penelitian ini bersifat potong lintang, studi kohort prospektif dapat dilakukan untuk mengamati perkembangan keluhan muskuloskeletal seiring waktu pada kelompok pekerja yang berbeda, sehingga dapat mengidentifikasi secara lebih akurat faktor-faktor pemicu jangka panjang. Selain itu, penting untuk mengembangkan dan menguji coba efektivitas program intervensi ergonomi yang spesifik, seperti pelatihan teknik mengangkat beban yang benar yang melibatkan simulasi dan umpan balik langsung, atau penerapan alat bantu angkut yang dimodifikasi sesuai kebutuhan unik kuli panggul, bukan hanya sekadar menyarankan penggunaannya. Evaluasi dampak intervensi ini terhadap penurunan angka keluhan dan peningkatan produktivitas akan memberikan bukti konkret untuk kebijakan pencegahan. Penelitian juga bisa diperluas dengan mengkaji faktor-faktor lain yang belum tersentuh, misalnya pengaruh kondisi nutrisi dan durasi istirahat yang berkualitas, atau dukungan sosial dari komunitas dan pengelola pasar. Dengan demikian, kita dapat memperoleh gambaran yang lebih holistik mengenai faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kesehatan muskuloskeletal para pekerja ini, dan merancang solusi yang lebih komprehensif dan berkelanjutan di masa depan.
- Faktor Risiko Gejala Muskuloskeletal Disorder (MSDs) pada Pekerja Buruh Pasar | Jurnal Ilmiah Kesehatan.... doi.org/10.37012/jik.v13i1.516Faktor Risiko Gejala Muskuloskeletal Disorder MSDs pada Pekerja Buruh Pasar Jurnal Ilmiah Kesehatan doi 10 37012 jik v13i1 516
- ANALISIS KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA KARYAWAN PT. CONTROL SYSTEM ARENA PARA NUSA |... doi.org/10.37012/jik.v11i1.71ANALISIS KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS MSDs PADA KARYAWAN PT CONTROL SYSTEM ARENA PARA NUSA doi 10 37012 jik v11i1 71
- MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA PEKERJA KULI PANGGUL DI PASAR PANDAN SARI KOTA BALIKPAPAN | IDENTIFIKASI.... doi.org/10.36277/identifikasi.v8i2.244MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA PEKERJA KULI PANGGUL DI PASAR PANDAN SARI KOTA BALIKPAPAN IDENTIFIKASI doi 10 36277 identifikasi v8i2 244
| File size | 370.27 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Data diperoleh dari rekam medis dan kuesioner, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil: Mayoritas pasienData diperoleh dari rekam medis dan kuesioner, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil: Mayoritas pasien
AKPERGAPU JAMBIAKPERGAPU JAMBI Hasil penelitian menunjukkan hampir setengah responden (42,3 %) melakukan aktivitas fisik rendah, dan mayoritas kasus CVA merupakan infark (73,1 %).Hasil penelitian menunjukkan hampir setengah responden (42,3 %) melakukan aktivitas fisik rendah, dan mayoritas kasus CVA merupakan infark (73,1 %).
ACEHPROVACEHPROV Kurangnya kesadaran tentang gejala awal serangan jantung membuat penanganan menjadi tidak maksimal atau lebih dari 20 menit yang dapat menyebabkan miokardiumKurangnya kesadaran tentang gejala awal serangan jantung membuat penanganan menjadi tidak maksimal atau lebih dari 20 menit yang dapat menyebabkan miokardium
ADMIADMI Prevalensi penderita TB paru tahun 2017-2020 berdasarkan hasil pemeriksaan BTA sputum yang tertinggi adalah hasil scanty (1,5%), berdasarkan pemeriksaanPrevalensi penderita TB paru tahun 2017-2020 berdasarkan hasil pemeriksaan BTA sputum yang tertinggi adalah hasil scanty (1,5%), berdasarkan pemeriksaan
AKPERRSPADJAKARTAAKPERRSPADJAKARTA Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode Service Learning terhadap pengetahuan dan sikap kesiapsiagaan pra‑bencana padaTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode Service Learning terhadap pengetahuan dan sikap kesiapsiagaan pra‑bencana pada
KERTACENDEKIAKERTACENDEKIA Salah satu media yang dapat digunakan dalam penyediaan pendidikan kesehatan tentang penanganan stroke pra-rumah sakit adalah media audiovisual. Ada efekSalah satu media yang dapat digunakan dalam penyediaan pendidikan kesehatan tentang penanganan stroke pra-rumah sakit adalah media audiovisual. Ada efek
AKPERRSPADJAKARTAAKPERRSPADJAKARTA UPF dikaitkan dengan peningkatan BMI, peningkatan lingkar pinggang, kekurangan nutrisi, dan pola makan adiktif. Status sosial ekonomi, lingkungan pendidikan,UPF dikaitkan dengan peningkatan BMI, peningkatan lingkar pinggang, kekurangan nutrisi, dan pola makan adiktif. Status sosial ekonomi, lingkungan pendidikan,
AKPERRSPADJAKARTAAKPERRSPADJAKARTA Metode yang digunakan adalah survei analitis dengan desain potong lintang, melibatkan seluruh 30 ibu nifas yang berkunjung ke klinik tersebut sebagai sampelMetode yang digunakan adalah survei analitis dengan desain potong lintang, melibatkan seluruh 30 ibu nifas yang berkunjung ke klinik tersebut sebagai sampel
Useful /
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan pada 97 pasien JKN yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkanMetode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan pada 97 pasien JKN yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan
UIMAUIMA Kegiatan ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan desain one group pre-test and post-test design terhadap 20 orang peserta lansia. Hasil yangKegiatan ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan desain one group pre-test and post-test design terhadap 20 orang peserta lansia. Hasil yang
AKPERRSPADJAKARTAAKPERRSPADJAKARTA Model EWS yang dikembangkan menunjukkan diskriminasi yang sangat baik (AUROC 0. 86) dan kalibrasi yang memuaskan (p=0. 521 pada uji Hosmer‑Lemeshow).Model EWS yang dikembangkan menunjukkan diskriminasi yang sangat baik (AUROC 0. 86) dan kalibrasi yang memuaskan (p=0. 521 pada uji Hosmer‑Lemeshow).
AMNUS BJMAMNUS BJM Dengan evaluasi tersebut, karyawan termotivasi untuk berusaha maksimal dan manajemen dapat menentukan kebijakan dan promosi. Penilaian tidak bersifat hukumanDengan evaluasi tersebut, karyawan termotivasi untuk berusaha maksimal dan manajemen dapat menentukan kebijakan dan promosi. Penilaian tidak bersifat hukuman