EDUJAVAREEDUJAVARE
EDUJAVARE: International Journal of Educational ResearchEDUJAVARE: International Journal of Educational ResearchPenelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak berusia 5-6 tahun di Kelompok B TK ABA Rahmaniah Banjarbaru melalui serangkaian aktivitas kerajinan tangan yang terstruktur. Penelitian ini didorong oleh observasi bahwa sebagian besar anak memiliki keterampilan motorik halus yang belum berkembang dengan baik, yang merupakan hal penting untuk fungsi sehari-hari dan kesiapan sekolah. Intervensi terdiri dari dua siklus, masing-masing dengan tiga sesi, di mana anak-anak membuat tempat pensil dari botol plastik daur ulang, serta terlibat dalam kegiatan memotong, menempel, mewarnai, dan menghias. Data dikumpulkan melalui daftar cek observasi, dokumentasi, dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan: anak-anak dalam kategori Sangat Baik meningkat dari 0% pada awal penelitian menjadi 85,7% setelah siklus kedua. Temuan ini mengonfirmasi bahwa aktivitas kerajinan tangan yang kreatif memberikan pendekatan yang efektif, menyenangkan, dan berkelanjutan untuk mengembangkan keterampilan motorik halus pada masa kanak-kanak awal. Rekomendasi ditawarkan untuk guru, sekolah, orang tua, dan peneliti masa depan.
Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa aktivitas kerajinan tangan yang terstruktur dapat meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak-anak di Kelompok B TK ABA Rahmaniah Banjarbaru.Persentase anak-anak yang berada dalam kategori Sangat Baik meningkat dari 0% menjadi 85,7%, sementara anak-anak dalam kategori terendah menghilang.Aktivitas kreatif seperti membuat tempat pensil dari bahan daur ulang terbukti efektif, menarik, dan berkelanjutan dalam mengembangkan keterampilan motorik halus pada anak-anak usia dini.Selain itu, observasi kualitatif mengungkapkan perubahan positif dalam keterlibatan siswa, dinamika kelas, dan praktik guru selama siklus penelitian.Anak-anak menjadi lebih fokus, antusias, dan gigih dalam menyelesaikan proyek kerajinan tangan mereka.Guru juga mencatat peningkatan kepuasan dan kreativitas dalam perencanaan pelajaran.Penggunaan bahan daur ulang juga membantu meningkatkan kesadaran lingkungan dan keterampilan memanfaatkan sumber daya.Namun, beberapa anak menunjukkan kemajuan lebih cepat daripada yang lain, yang menunjukkan kebutuhan akan pembelajaran diferensial dan dukungan berkelanjutan.Secara keseluruhan, penelitian ini menekankan pentingnya aktivitas kerajinan tangan dalam mengembangkan keterampilan motorik halus, serta manfaatnya dalam meningkatkan keterlibatan siswa, kreativitas, dan kesadaran lingkungan.
Saran penelitian lanjutan dapat mencakup: 1. Menganalisis dampak jangka panjang dari aktivitas kerajinan tangan terhadap keterampilan motorik halus anak-anak, termasuk dampak pada kemampuan akademik dan kemandirian mereka di masa depan. 2. Mengeksplorasi cara-cara untuk mengintegrasikan aktivitas kerajinan tangan dengan kurikulum pendidikan anak usia dini secara lebih luas, sehingga dapat meningkatkan berbagai keterampilan lintas bidang, seperti literasi, numerasi, dan kreativitas. 3. Meneliti efektivitas pendekatan kerajinan tangan yang berbeda, seperti menggunakan bahan-bahan alami atau teknologi, untuk mengembangkan keterampilan motorik halus dan keterampilan lainnya pada anak-anak.
| File size | 475.22 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPWRUMPWR Subjek penelitian terdiri atas 16 mahasiswa PGSD FKIP UNPAS dan guru SDN 058 Babakan Ciparay Kota Bandung pada materi luas lingkaran. Hasil penelitianSubjek penelitian terdiri atas 16 mahasiswa PGSD FKIP UNPAS dan guru SDN 058 Babakan Ciparay Kota Bandung pada materi luas lingkaran. Hasil penelitian
UNJUNJ Dukungan kebijakan, perencanaan kurikulum, dan penyuluhan orang tua dianggap penting untuk implementasi berkelanjutan. PjBL secara signifikan meningkatkanDukungan kebijakan, perencanaan kurikulum, dan penyuluhan orang tua dianggap penting untuk implementasi berkelanjutan. PjBL secara signifikan meningkatkan
UKSWUKSW Pada Siklus II anak yang belum mampu menyimak dan berbicara dengan baik 4 anak (20%), anak mampu menyimak dan berbicara dengan baik 16 anak (80%). PeningkatanPada Siklus II anak yang belum mampu menyimak dan berbicara dengan baik 4 anak (20%), anak mampu menyimak dan berbicara dengan baik 16 anak (80%). Peningkatan
UNIVEDUNIVED Dari hasil penelitian juga disimpulkan bahwa terdapat tiga faktor yang mempengaruhi anak belum memiliki perilaku cinta lingkungan sekolah di TK PKK AdijayaDari hasil penelitian juga disimpulkan bahwa terdapat tiga faktor yang mempengaruhi anak belum memiliki perilaku cinta lingkungan sekolah di TK PKK Adijaya
UNIVEDUNIVED Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanaman moral agama anak usia dini dalam mencintai dan menyayangi ciptaan Allah dan mengetahui faktorPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanaman moral agama anak usia dini dalam mencintai dan menyayangi ciptaan Allah dan mengetahui faktor
UNIVEDUNIVED Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan motorik halus anak pada siklus I sebesar 44,23% dan 55,77% pada pertemuan I dan II. Pada siklus II,Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan motorik halus anak pada siklus I sebesar 44,23% dan 55,77% pada pertemuan I dan II. Pada siklus II,
UNIVEDUNIVED Pelaksanaan tindakan pada siklus II menunjukkan peningkatan dengan persentase hasil pencapaian pada pertemuan II sebesar 92% dalam kriteria BerkembangPelaksanaan tindakan pada siklus II menunjukkan peningkatan dengan persentase hasil pencapaian pada pertemuan II sebesar 92% dalam kriteria Berkembang
STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG Penyuluhan kesehatan terbukti bermanfaat meningkatkan pengetahuan ibu, yang dapat menjadi dasar bagi pemberian asupan gizi tepat pada balita. PeningkatanPenyuluhan kesehatan terbukti bermanfaat meningkatkan pengetahuan ibu, yang dapat menjadi dasar bagi pemberian asupan gizi tepat pada balita. Peningkatan
Useful /
UNPRIUNPRI Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan, dengan analisis teks untuk mengeksaminasi Matsuri sebagai teks verbal dan visual. Data dikumpulkan dari sumberPendekatan kualitatif deskriptif digunakan, dengan analisis teks untuk mengeksaminasi Matsuri sebagai teks verbal dan visual. Data dikumpulkan dari sumber
UNPRIUNPRI Penelitian ini dilakukan langsung pada hari Selasa, 21 Mei di kelas XI SMK PANGERAN ANTASARI. Peneliti mengevaluasi kekurangan dalam penulisan teks deskripsiPenelitian ini dilakukan langsung pada hari Selasa, 21 Mei di kelas XI SMK PANGERAN ANTASARI. Peneliti mengevaluasi kekurangan dalam penulisan teks deskripsi
UNIVEDUNIVED Hasil penelitian menunjukkan peningkatan perkembangan bahasa reseptif pada anak melalui kegiatan bermain peran, dari 72% pada siklus I menjadi 89% padaHasil penelitian menunjukkan peningkatan perkembangan bahasa reseptif pada anak melalui kegiatan bermain peran, dari 72% pada siklus I menjadi 89% pada
UNIVEDUNIVED Metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan siklus John Elliot digunakan, meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkanMetode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan siklus John Elliot digunakan, meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan