EDUJAVAREEDUJAVARE

EDUJAVARE: International Journal of Educational ResearchEDUJAVARE: International Journal of Educational Research

Pendidikan anak usia dini diakui secara global sebagai periode paling kritis untuk mengoptimalkan perkembangan anak secara holistik, termasuk aspek kognitif, sosial-emosional, bahasa, dan moral. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis implementasi pendidikan inklusif di TK Aisyiyah Ranting V Martapura, dengan fokus pada perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus (CWD). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari empat tahap, yaitu reduksi data, pengkodean data, tampilan data, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa perencanaan pendidikan inklusif telah dilakukan selama dua tahun terakhir, tetapi masih terbatas pada aspek administratif dan kurang didukung oleh Individualized Education Plans (IEPs). Pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan kolaboratif dan individual, tetapi terbatasnya fasilitas dan sumber daya manusia menjadi tantangan signifikan. Evaluasi dilakukan secara informal melalui observasi guru dan komunikasi dengan orang tua, tanpa menggunakan instrumen formal yang standar. Analisis menunjukkan bahwa keberhasilan pendidikan inklusif sangat dipengaruhi oleh komitmen guru, fleksibilitas dalam pendekatan mengajar, dan keterlibatan orang tua. Namun, untuk menjaga keberlanjutan program, diperlukan dukungan kebijakan yang lebih kuat, pelatihan khusus, dan kolaborasi dengan ahli eksternal.

Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi pendidikan inklusif di TK Aisyiyah Ranting V Martapura sedang berlangsung tetapi masih dalam tahap pengembangan.Dalam perencanaan, sekolah telah memulai identifikasi kebutuhan, modifikasi kurikulum, dan pelatihan guru dengan masukan dari berbagai pihak.Namun, perencanaan belum sepenuhnya sistematis karena kurangnya dokumentasi formal seperti Individualized Education Programs dan keterbatasan sumber daya yang tersedia.Dalam pelaksanaan, pendidikan inklusif dilakukan dengan mengintegrasikan anak-anak dengan kebutuhan khusus ke dalam kelas reguler.Guru secara fleksibel menyesuaikan metode instruksional dan memprioritaskan pendekatan individual, empati, dan interaksi sosial.Namun, implementasi efektif terhambat oleh kurangnya guru pendamping dan absennya program belajar individual yang terstruktur.Dalam evaluasi, penilaian dilakukan secara informal melalui observasi dan komunikasi dengan orang tua, dengan fokus utama pada perkembangan perilaku, komunikasi, dan partisipasi.Namun, absennya alat penilaian sistematis dan berkelanjutan menghambat kemampuan untuk melacak dan mendukung kemajuan individu secara akurat.Secara keseluruhan, implementasi pendidikan inklusif di TK Aisyiyah Ranting V Martapura didukung oleh komitmen sekolah, keterlibatan aktif guru, dan partisipasi orang tua.Namun, masih diperlukan penguatan lebih lanjut dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi untuk memastikan bahwa pendidikan inklusif dilakukan secara lebih efektif, sistematis, dan profesional.

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan inklusif di TK Aisyiyah Ranting V Martapura, disarankan untuk mengembangkan kebijakan internal yang sistematis, menggunakan Individualized Education Plans (IEPs) secara teratur, dan terus-menerus mengembangkan kompetensi guru melalui pelatihan inklusif. Selain itu, investasi dalam fasilitas pendukung dan memperkuat kolaborasi dengan profesional seperti psikolog dan terapis juga sangat penting. Langkah-langkah ini akan memastikan keberlanjutan dan kualitas pendidikan inklusif, tidak hanya di TK Aisyiyah Ranting V Martapura tetapi juga sebagai model bagi institusi pendidikan anak usia dini lainnya. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi evaluasi yang sistematis dan berkelanjutan untuk melacak kemajuan individu secara akurat, serta mengeksplorasi peran guru pendamping dalam mendukung pembelajaran anak-anak dengan kebutuhan khusus.

  1. Meta Tags — Preview, Edit and Generate. dilema guru paud inklusi kompleksitas abk tantangan keniscayaan... ejournal.iainmadura.ac.id/index.php/kiddo/article/view/6603Meta Tags Ai Preview Edit and Generate dilema guru paud inklusi kompleksitas abk tantangan keniscayaan ejournal iainmadura ac index php kiddo article view 6603
  2. Stigma Disabilitas di Mata Orang Tua Anak Difabel di Yogyakarta | INKLUSI. stigma disabilitas mata tua... ejournal.uin-suka.ac.id/pusat/inklusi/article/view/2456Stigma Disabilitas di Mata Orang Tua Anak Difabel di Yogyakarta INKLUSI stigma disabilitas mata tua ejournal uin suka ac pusat inklusi article view 2456
Read online
File size443.78 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test