UMSUMS
Forum GeografiForum GeografiBesar kecilnya debit sungai sangat tergantung pada hujan dan kondisi awal dari debit itu sendiri, sehingga terdapat hubungan auto-correlation. Sementara itu, proses pengalihragaman dari hujan menjadi debit aliran pada sungai membutuhkan waktu (lag) antara terjadinya hujan dan kenaikan debit sungai. Penelitian ini menggunakan model Vector Auto Regression (VAR) untuk menganalisis hubungan antara curah hujan dan debit. Model VAR dipilih dengan mempertimbangkan bentuk hubungan antara kedua variabel dan tipe data hujan maupun debit yang keduanya merupakan data deret waktu (time series). Data curah hujan dan data debit harian diperoleh dari tiga bendung yaitu Bendung Sojomerto, Bendung Juwero di Kabupaten Kendal dan Bendung Glapan di Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah. Hasil uji kausalitas menunjukkan hubungan yang signifikan baik antara pengaruh variabel curah hujan terhadap debit maupun pengaruh debit terhadap curah hujan. Hubungan kausalitas yang signifikan antara debit terhadap curah hujan mengindikasikan bahwa karakteristik hujan di wilayah ini bergeser dari hulu ke hilir. Model VAR yang terbentuk dapat menjelaskan keragaman hubungan antara kedua variabel antara 6,4% – 70,1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model statistik berpeluang digunakan dalam peramalan hubungan hujan dan debit sungai. Analisis ini dapat dipertajam dengan menggunakan data deret waktu pada interval waktu yang lebih rapat dan periode yang lebih panjang.
VAR analysis result could determine the causality relationship between rainfall and river discharge variables.Statistically, these relationships are shown by their causality functions.The significant causality relationships between the river discharge and the rainfall variables indicated that the characteristics of the rainfall in this study area was that the rainfall occurrence moved from upstream to downstream.However, there is limitation in this study, which could affect to the result of prediction, mainly to the prediction on the peak of the river discharge reflected by the time lag.This occurred due to the data used were daily data.By using them, the rainfall is presumed to occur throughout the day, while in fact the rain could have only occurred in a few hours in each day.Similarly, the river discharge data may not be constant throughout the day.Accuracy of the prediction could increase by using data measured in shorter time interval.for example an hourly data but that collected in longer period.
Berdasarkan hasil penelitian, model statistik seperti Vector Auto Regression (VAR) dapat digunakan untuk menganalisis hubungan antara curah hujan dan debit sungai. Untuk meningkatkan akurasi prediksi, disarankan menggunakan data deret waktu dengan interval waktu yang lebih singkat dan periode yang lebih panjang. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat mengembangkan model yang mempertimbangkan jarak antara stasiun pengukuran hujan dan debit sungai, serta karakteristik fisik dan hidrologi DAS (Daerah Aliran Sungai). Dengan demikian, model yang lebih akurat dapat dikembangkan untuk memprediksi hubungan antara hujan dan debit sungai, serta karakteristik hujan di suatu wilayah.
| File size | 246.64 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
POLBENGPOLBENG Kontribusi ilmiah penelitian ini terletak pada evaluasi komprehensif slag baja lokal Indonesia sebagai agregat kasar beton berbasis eco-living, denganKontribusi ilmiah penelitian ini terletak pada evaluasi komprehensif slag baja lokal Indonesia sebagai agregat kasar beton berbasis eco-living, dengan
UM MetroUM Metro Fermentasi air lindi dengan Pseudomonas fluorescens terbukti efektif dalam menurunkan kandungan bahan organik serta memperbaiki karakteristik fisik airFermentasi air lindi dengan Pseudomonas fluorescens terbukti efektif dalam menurunkan kandungan bahan organik serta memperbaiki karakteristik fisik air
UMSIDAUMSIDA Tepung ampas tahu adalah hasil olahan produk yang berasal dari ampas tahu yang masih basah dan diolah dengan cara dikeringkan menggunakan sinar matahariTepung ampas tahu adalah hasil olahan produk yang berasal dari ampas tahu yang masih basah dan diolah dengan cara dikeringkan menggunakan sinar matahari
UNPAMUNPAM Hal ini menunjukkan keberhasilan pembentukan komposit silika–selulosa dengan interaksi kimia yang baik. Selanjutnya, hasil uji Brunauer-Emmett-TellerHal ini menunjukkan keberhasilan pembentukan komposit silika–selulosa dengan interaksi kimia yang baik. Selanjutnya, hasil uji Brunauer-Emmett-Teller
UM SURABAYAUM SURABAYA Perubahan Plasticity Index (PI) dan California Bearing Ratio (CBR) sebelum dan sesudah penambahan bahan biochar adalah sebagai berikut. Nilai PI pada tanahPerubahan Plasticity Index (PI) dan California Bearing Ratio (CBR) sebelum dan sesudah penambahan bahan biochar adalah sebagai berikut. Nilai PI pada tanah
STIKES ISFISTIKES ISFI Hasil penelitian menunjukkan bahwa 38% memiliki kualitas hidup baik dan 62% memiliki kualitas hidup buruk, dengan rata-rata skor indeks utility 0,5175.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 38% memiliki kualitas hidup baik dan 62% memiliki kualitas hidup buruk, dengan rata-rata skor indeks utility 0,5175.
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Formula F3 (karbomer) menunjukkan karakteristik menengah dalam semua parameter. Seluruh formula tidak menyebabkan iritasi, menunjukkan keamanan yang baik.Formula F3 (karbomer) menunjukkan karakteristik menengah dalam semua parameter. Seluruh formula tidak menyebabkan iritasi, menunjukkan keamanan yang baik.
UPBUPB Sesquipedalis) di pasar tradisional rakyat Ngabang menunjukkan respon yang sangat positif. Responden memberikan skor tertinggi untuk semua indikator, yaituSesquipedalis) di pasar tradisional rakyat Ngabang menunjukkan respon yang sangat positif. Responden memberikan skor tertinggi untuk semua indikator, yaitu
Useful /
UMBJMUMBJM Menggabungkan fingerprint kimia dengan pemodelan multivariat memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang komposisi dan membantu proses standarisasiMenggabungkan fingerprint kimia dengan pemodelan multivariat memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang komposisi dan membantu proses standarisasi
UMSIDAUMSIDA Operating at 5 km/h offered the best balance between productivity and energy efficiency. The optimal configuration of a 10–15° slope at 5 km/h can significantlyOperating at 5 km/h offered the best balance between productivity and energy efficiency. The optimal configuration of a 10–15° slope at 5 km/h can significantly
IPINTERNASIONALIPINTERNASIONAL Melalui kegiatan ini, tim pengabdian memberikan pelatihan dan bimbingan dalam teknik pengolahan pakan seperti fermentasi, silase, dan produksi pakan lengkapMelalui kegiatan ini, tim pengabdian memberikan pelatihan dan bimbingan dalam teknik pengolahan pakan seperti fermentasi, silase, dan produksi pakan lengkap
UMBJMUMBJM Ibu merupakan pengasuh utama bayi, sehingga pengetahuan dan teknik mencuci tangan yang tepat dapat mengurangi risiko infeksi, terutama pada bayi denganIbu merupakan pengasuh utama bayi, sehingga pengetahuan dan teknik mencuci tangan yang tepat dapat mengurangi risiko infeksi, terutama pada bayi dengan