TEKNOKRATTEKNOKRAT
Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS)Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS)Kecerdasan buatan (AI) telah muncul sebagai salah satu inovasi teknologi yang paling transformatif dan berpengaruh. AI memiliki dampak signifikan pada berbagai sektor seperti kesehatan, keuangan, dan pendidikan di era digital yang berkembang dengan cepat. Namun, siswa sekolah menengah kejuruan sering memiliki pengetahuan terbatas tentang AI, terutama karena cakupan AI yang dangkal dalam kurikulum mereka dan kurangnya sumber daya serta pendidik yang terlatih. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas intervensi yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman AI di antara siswa sekolah menengah kejuruan. Program komprehensif diterapkan, yang melibatkan penilaian awal, sesi pelatihan tatap muka interaktif, dan diskusi kelompok yang difasilitasi. Analisis deskriptif menggunakan metode statistik digunakan untuk membandingkan data pra-tes dan pascates, mengungkapkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan sikap siswa terhadap AI. Misalnya, skor rata-rata untuk pertanyaan Saya tahu apa itu Kecerdasan Buatan meningkat dari 1,77 menjadi 2,93, sementara Saya dapat menyebutkan contoh aplikasi Kecerdasan Buatan naik dari 1,76 menjadi 2,85. Selain itu, siswa menunjukkan kesadaran yang meningkat tentang dampak AI pada karier masa depan dan minat yang lebih besar dalam mempelajari lebih banyak tentang AI, dengan skor meningkat dari 2,20 menjadi 2,85 dan 2,48 menjadi 2,96, masing-masing. Intervensi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan sikap siswa terhadap AI secara signifikan, yang menunjukkan nilai program pendidikan yang ditargetkan. Dengan mengatasi kesenjangan dalam pendidikan AI dan menciptakan lingkungan belajar proaktif, pendekatan ini mempersiapkan siswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk sukses di pasar kerja yang didorong oleh AI. Strategi komprehensif ini tidak hanya mempersiapkan siswa untuk tantangan karier masa depan, tetapi juga memberdayakan mereka untuk memanfaatkan teknologi AI untuk kemajuan karier.
Intervensi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan sikap siswa terhadap Kecerdasan Buatan (AI).Terjadi peningkatan signifikan dalam pengetahuan dasar AI, kesadaran akan aplikasi AI, dan pengakuan akan dampak AI pada karier masa depan.Siswa juga menunjukkan minat yang lebih besar dalam mempelajari AI, merasa lebih terinformasi oleh sekolah mereka, dan memiliki rencana pasca-lulus yang lebih jelas.Hasil ini menekankan nilai intervensi pendidikan yang ditargetkan dalam meningkatkan literasi AI di antara siswa.Penelitian ini menyoroti pentingnya program pendidikan yang komprehensif dan berkelanjutan untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan dan peluang di era AI.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara berbagai sekolah menengah kejuruan untuk mengeksplorasi perbedaan dalam kesadaran dan pemahaman AI di antara siswa. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas metode pembelajaran yang berbeda dalam meningkatkan pemahaman AI, seperti penggunaan demonstrasi praktis dan hands-on workshop. Akhirnya, studi longitudinal dapat dilakukan untuk melacak perkembangan pengetahuan dan sikap siswa terhadap AI selama beberapa tahun, memberikan wawasan yang lebih dalam tentang dampak jangka panjang dari intervensi pendidikan AI.
| File size | 631.67 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN Faktor pendukung meliputi tersedianya sarana prasarana dan sumber daya manusia yang berkualitas, sementara faktor penghambatnya adalah kurangnya semangatFaktor pendukung meliputi tersedianya sarana prasarana dan sumber daya manusia yang berkualitas, sementara faktor penghambatnya adalah kurangnya semangat
UM SURABAYAUM SURABAYA Metode yang digunakan berupa survei kondisi eksisting bangunan, penyusunan dan pemasangan peta jalur evakuasi, pemasangan rambu dan poster himbauan, sosialisasiMetode yang digunakan berupa survei kondisi eksisting bangunan, penyusunan dan pemasangan peta jalur evakuasi, pemasangan rambu dan poster himbauan, sosialisasi
UNESAUNESA Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, penelitian ini secara empiris membuktikan bahwa penerapan gaya hidup zero waste melalui model pembelajaranBerdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, penelitian ini secara empiris membuktikan bahwa penerapan gaya hidup zero waste melalui model pembelajaran
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Triangulasi teknik dilakukan untuk menguji keabsahan data.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Triangulasi teknik dilakukan untuk menguji keabsahan data.
ALFARABIALFARABI Pengembangan kurikulum memerlukan landasan filosofis, sosial, psikologis, teoritik, dan sosiologis agar sesuai harapan. Prinsip pengembangan kurikulumPengembangan kurikulum memerlukan landasan filosofis, sosial, psikologis, teoritik, dan sosiologis agar sesuai harapan. Prinsip pengembangan kurikulum
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Program ini berfokus pada pengembangan keterampilan desain grafis siswa berkebutuhan khusus agar lebih mandiri dan siap menghadapi tantangan di masa depan.Program ini berfokus pada pengembangan keterampilan desain grafis siswa berkebutuhan khusus agar lebih mandiri dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL Ini mencakup tidak hanya memahami dan mengembangkan pengetahuan, tetapi juga menerapkannya secara praktis dalam kehidupan sehari-hari mengikuti prinsip-prinsipIni mencakup tidak hanya memahami dan mengembangkan pengetahuan, tetapi juga menerapkannya secara praktis dalam kehidupan sehari-hari mengikuti prinsip-prinsip
UYPUYP SMK Anwarul Maliki Sukorejo merupakan lembaga pendidikan kejuruan yang berbasis pada pondok pesantren Anwarul Maliki Sukorejo. Penulis melaksanakan pengabdianSMK Anwarul Maliki Sukorejo merupakan lembaga pendidikan kejuruan yang berbasis pada pondok pesantren Anwarul Maliki Sukorejo. Penulis melaksanakan pengabdian
Useful /
JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN Pembelajaran bahasa Inggris yang menggunakan Google Classroom (asinkron) lebih efektif dibandingkan dengan Zoom (sinkron) karena tidak menimbulkan gangguanPembelajaran bahasa Inggris yang menggunakan Google Classroom (asinkron) lebih efektif dibandingkan dengan Zoom (sinkron) karena tidak menimbulkan gangguan
UM MetroUM Metro Guru bimbingan dan konseling (BK) memiliki peran penting sebagai garis depan penyampaian layanan konseling di sekolah. Oleh karena itu, kesejahteraan psikologisGuru bimbingan dan konseling (BK) memiliki peran penting sebagai garis depan penyampaian layanan konseling di sekolah. Oleh karena itu, kesejahteraan psikologis
ALFARABIALFARABI Subjek penelitian dipilih dengan pertimbangan bahwa TK Kuncup Kartika adalah lembaga pendidikan yang paling awal menerapkan kebijakan Pembelajaran TatapSubjek penelitian dipilih dengan pertimbangan bahwa TK Kuncup Kartika adalah lembaga pendidikan yang paling awal menerapkan kebijakan Pembelajaran Tatap
UMLUML Tidak ditemukan efek moderasi kontrol diri dalam hubungan antara keterampilan sosial dan penggunaan internet bermasalah (Z = 1. 79, p = 0. 074). MeskipunTidak ditemukan efek moderasi kontrol diri dalam hubungan antara keterampilan sosial dan penggunaan internet bermasalah (Z = 1. 79, p = 0. 074). Meskipun