EDUJAVAREEDUJAVARE

Assoeltan: Indonesian Journal of Community Research and EngagementAssoeltan: Indonesian Journal of Community Research and Engagement

Pengelolaan sampah merupakan tantangan besar di berbagai daerah, termasuk di Dusun Krajan B, Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong. Program sosialisasi pengelolaan sampah bertujuan untuk mengurangi jumlah sampah dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA), dengan sasaran utama masyarakat Dusun Krajan B. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang pemilahan sampah dan pengelolaan limbah yang benar. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah melalui bank sampah, dengan fokus pada pemilahan sampah dan potensi ekonomi dari sampah yang diolah dengan baik.

Program sosialisasi pengelolaan sampah melalui bank sampah di Dusun Krajan B berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang efisien, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomis.Program ini berhasil mengubah persepsi masyarakat terhadap sampah, dari sesuatu yang dianggap masalah menjadi sumber daya yang bernilai ekonomi.Namun, implementasi langsung di lapangan masih menghadapi tantangan, yaitu kesulitan masyarakat dalam mempraktikkan pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga tanpa sosialisasi lebih lanjut.Keberhasilan program ini sangat bergantung pada tindak lanjut dan dukungan yang lebih intensif agar masyarakat dapat mengelola sampah secara mandiri dan memperoleh manfaat ekonomi.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada strategi implementasi dan penguatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah. Pertama, perlu dilakukan sosialisasi berkelanjutan di tingkat rumah tangga untuk membantu masyarakat mengintegrasikan kebiasaan memilah sampah ke dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, penting untuk menyediakan fasilitas pendukung seperti tempat pemilahan sampah yang memadai dan alat pemilah sampah. Ketiga, pelatihan tambahan dapat diberikan untuk meningkatkan kepercayaan diri warga dalam menjalankan program pengelolaan sampah. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih mudah mengadopsi kebiasaan baru yang ramah lingkungan dan memperoleh manfaat ekonomi dari pengelolaan sampah.

  1. Pemanfaatan Sampah Organik Sebagai Pupuk Kompos Ramah Lingkungan Di Kelurahan Bhaktijaya Depok | Jurnal... doi.org/10.37859/jpumri.v4i2.2155Pemanfaatan Sampah Organik Sebagai Pupuk Kompos Ramah Lingkungan Di Kelurahan Bhaktijaya Depok Jurnal doi 10 37859 jpumri v4i2 2155
Read online
File size567.52 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test