ITPLNITPLN
TERANGTERANGIlmu pengetahuan di bidang teknologi dan informasi terus berkembang pesat. Salah satunya adalah di bidang robotic system. Di Indonesia sendiri, khususnya pondok pesantren, sangat sedikit memasukkan mata pelajaran atau kegiatan ekstrakulikuler tentang robotik ini baik di tingkat SMA maupun SMK. Hal ini bisa dikarenakan belum diarahkan dan diberi kebijakan dari kementrian Pendidikan untuk diberikan pelajaran robotik dasar. Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 2 Batuceper Tangerang merupakan salah satu pesantren yang selama ini konsisten memberikan Pendidikan dan melalui pengabdian masyarakat ini para santri diharapkan mendapatkan pelatihan dan pengalaman guna menunjang ilmu yang baru di bidang teknologi salah satunya adalah pelatihan robot dasar. Dimana jenis robot yang akan kita gunakan adalah robot line follower. Luaran yang diharapkan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pemahaman tentang robotic system dan lomba robot line follower sebagai tolok ukur hasil pelatihan untuk santri SMA Manbaul ulum Asshiddiqiyah 2.
Adapun kesimpulan yang dapat diambil dari kegiatan ini adalah.Kegiatan PKM atau program kemitraan masyarakat tentang pelatihan robot line follower mendapatkan respon yang sangat baik dari pihak sekolah.Kegiatan ini memberikan suatu hubungan langsung yang saling menguntungkan antara pihak kampus dan pondok pesantren.Program PKM yang dilakukan selain membentuk hubungan langsung antara kampus dan masyarakat juga sebagai sumbangsih pada sekolah setempat guna meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini tentang robot sederhana.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran yang dapat diberikan adalah: 1. Melanjutkan pelatihan dengan fokus pada pengembangan aplikasi Arduino yang lebih kompleks, tidak hanya terbatas pada robot line follower. 2. Mengembangkan modul pelatihan yang lebih komprehensif dan terstruktur, sehingga dapat digunakan sebagai panduan bagi pesantren lainnya yang ingin memperkenalkan teknologi robotik kepada santri. 3. Melakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari pelatihan ini terhadap pemahaman dan keterampilan santri dalam bidang teknologi dan robotik.
| File size | 610.79 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNMERPASUNMERPAS Pelatihan mencakup penggunaan tools seperti ChatGPT, Canva AI, Diffit, dan MagicSchool. Hasil menunjukkan tingkat kepuasan peserta sebesar 86% serta peningkatanPelatihan mencakup penggunaan tools seperti ChatGPT, Canva AI, Diffit, dan MagicSchool. Hasil menunjukkan tingkat kepuasan peserta sebesar 86% serta peningkatan
ITPLNITPLN Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap teknik hidroponik yang mudah dan murah, serta mempercantik lingkungan. Implementasi kegiatanUpaya ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap teknik hidroponik yang mudah dan murah, serta mempercantik lingkungan. Implementasi kegiatan
STIKESCOLUMBIASIAMDNSTIKESCOLUMBIASIAMDN Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada skor pengetahuan peserta dari rata-rata 52,4 menjadi 76,2 setelah pelatihan. Sebanyak 48 pesertaHasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada skor pengetahuan peserta dari rata-rata 52,4 menjadi 76,2 setelah pelatihan. Sebanyak 48 peserta
JURNALEMPATHYJURNALEMPATHY Hasil: Jumlah partisipan 18 anak menunjukkan peningkatan skor pengetahuan dari rata‑rata 66,11 (SD 4,26) sebelum intervensi menjadi 74,44 (SD 4,99)Hasil: Jumlah partisipan 18 anak menunjukkan peningkatan skor pengetahuan dari rata‑rata 66,11 (SD 4,26) sebelum intervensi menjadi 74,44 (SD 4,99)
UNPARUNPAR Kriteria eklusi berupa memiliki riwayat penyakit kardiovaskular dan riwayat hipertensi. Sebanyak 30 orang responden yang dikumpulkan pada suatu waktu untukKriteria eklusi berupa memiliki riwayat penyakit kardiovaskular dan riwayat hipertensi. Sebanyak 30 orang responden yang dikumpulkan pada suatu waktu untuk
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Kegiatan ini berlangsung selama 1 hari dengan mengundang penulis sebagai pemberi materi. Penulis memberikan penjelasan kepada para peserta dengan menggunakanKegiatan ini berlangsung selama 1 hari dengan mengundang penulis sebagai pemberi materi. Penulis memberikan penjelasan kepada para peserta dengan menggunakan
MAYADANIMAYADANI STBM memiliki 5 pilar, dimana pilar keduanya adalah Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Metode kegiatan yang digunakan adalah penyuluhan dengan pemaparan materiSTBM memiliki 5 pilar, dimana pilar keduanya adalah Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Metode kegiatan yang digunakan adalah penyuluhan dengan pemaparan materi
PKN STANPKN STAN Hasil peningkatan nilai tambah yang signifikan tersebut diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat suku Samin, untuk mengembangkan keripik singkong sebagaiHasil peningkatan nilai tambah yang signifikan tersebut diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat suku Samin, untuk mengembangkan keripik singkong sebagai
Useful /
UNMERPASUNMERPAS Hasilnya berbicara nyata, Uji laboratorium membuktikan probiotik yang dihasilkan mengandung Saccharomyces cerevisiae sebanyak 4,9 × 10⁶ CFU/mL, LactobacillusHasilnya berbicara nyata, Uji laboratorium membuktikan probiotik yang dihasilkan mengandung Saccharomyces cerevisiae sebanyak 4,9 × 10⁶ CFU/mL, Lactobacillus
STAINUPASTAINUPA Kepemimpinan menjadi salah satu faktor kunci kesuksesan lembaga pendidikan islam untuk mencapai mutu yang dicita-citakan. Salah satu model kepemimpinanKepemimpinan menjadi salah satu faktor kunci kesuksesan lembaga pendidikan islam untuk mencapai mutu yang dicita-citakan. Salah satu model kepemimpinan
STAINUPASTAINUPA Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan secara menyeluruh, penerapan Total Quality Management (TQM) telah terbukti efektif. TQM, yang awalnyaDalam upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan secara menyeluruh, penerapan Total Quality Management (TQM) telah terbukti efektif. TQM, yang awalnya
PANDAWANPANDAWAN Komunikasi dimanfaatkan oleh manusia dalam memenuhi kebutuhannya dikarenakan peranannya sebagai ilmu, seni, dan lapangan kerja. Menyampaikan sebuah informasiKomunikasi dimanfaatkan oleh manusia dalam memenuhi kebutuhannya dikarenakan peranannya sebagai ilmu, seni, dan lapangan kerja. Menyampaikan sebuah informasi