MAYADANIMAYADANI

Masyarakat Berdaya dan InovasiMasyarakat Berdaya dan Inovasi

STBM memiliki 5 pilar, dimana pilar keduanya adalah Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Metode kegiatan yang digunakan adalah penyuluhan dengan pemaparan materi dan penayangan video terkait langkah-langkah cuci tangan yang baik dan benar. Video yang dipilih adalah video berisi langkah-langkah cuci tangan sambil diiringi lagu, sehingga diharapkan anak-anak akan mudah dalam mengingat langkah-langkah yang benar dalam melakukan CTPS. Sasaran dari kegiatan penyuluhan ini adalah siswa kelas 1-3 SD Negeri Soronalan 1. Kurangnya pemahaman anak-anak terkait dengan pentingnya CTPS menjadi landasan dilakukannya kegiatan ini. Kegiatan ini diawali dengan pemaparan materi, penayangan video, kemudian dilanjutkan dengan praktek cuci tangan bersama-sama. Kegiatan penyuluhan CTPS ini menunjukkan hasil yang baik, anak-anak memberikan respon yang positif terhadap kegiatan ini. Respon positif ini ditunjukkan dengan peran aktif anak-anak dalam mengikuti kegiatan penyuluhan. Selain itu, anak-anak juga telah mampu dalam mempraktekkan langkah-langkah CTPS dengan baik dan benar.

Kegiatan penyuluhan CTPS dilakukan terhadap siswa kelas 1, 2, dan 3 di SD N 1 Soronalan dengan menggunakan media video dan praktik langsung.Kegiatan ini meliputi pre-test, penyampaian materi, dan praktik mencuci tangan untuk memastikan pemahaman siswa.Hasilnya menunjukkan respons positif dan kemampuan anak dalam mempraktikkan langkah-langkah CTPS secara benar.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas lagu sebagai alat edukasi dalam membentuk kebiasaan cuci tangan pakai sabun pada anak usia dini dibanding metode tanpa musik, untuk melihat apakah unsur musik benar-benar meningkatkan retensi dan keterlibatan. Kedua, penting untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari kegiatan penyuluhan ini terhadap frekuensi kejadian diare di lingkungan sekolah dan rumah siswa, sehingga dapat diketahui apakah perubahan perilaku ini berkontribusi pada penurunan penyakit berbasis lingkungan. Ketiga, perlu dikaji apakah ketersediaan fasilitas cuci tangan di rumah dan sekolah mendukung penerapan CTPS secara konsisten, serta bagaimana model intervensi berbasis komunitas dapat dikembangkan untuk memastikan akses dan pemanfaatan fasilitas tersebut secara berkelanjutan, terutama di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur.

  1. Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat. pemicuan stbm pilar ctps masyarakat... doi.org/10.12928/jp.v4i2.1965Jurnal Pemberdayaan Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat pemicuan stbm pilar ctps masyarakat doi 10 12928 jp v4i2 1965
Read online
File size206.76 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test