EDUJAVAREEDUJAVARE

EDUJAVARE: International Journal of Educational ResearchEDUJAVARE: International Journal of Educational Research

Kurangnya antusiasme dan motivasi belajar, disertai dengan kesulitan dalam memahami materi kursus, tetap menjadi tantangan signifikan dalam proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi, kelebihan, dan kekurangan pembelajaran berbasis proyek (PBL) dalam kursus Fiqh Ibadah di Departemen Pendidikan Islam, Fakultas Pendidikan dan Pengajaran, Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanudin Banten. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah mahasiswa dan dosen. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Metode analisis data mencakup reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL melalui Dauroh Janaiz memberikan pemahaman yang komprehensif kepada mahasiswa Pendidikan Islam. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga dapat menerapkannya secara kontekstual, meningkatkan motivasi belajar, kemampuan pemecahan masalah, kemampuan kolaborasi, dan keterampilan pengolahan sumber. Namun, terdapat keterbatasan, seperti kesulitan dalam memilih proyek yang tepat, tantangan dalam menemukan sumber referensi yang sesuai, dan kendala praktis dalam implementasi proyek. Faktor penghambat termasuk kurangnya perhatian dari dosen dalam mempersiapkan peralatan, kesulitan dalam penjadwalan implementasi yang tidak tepat, keterlambatan mahasiswa, dan kurangnya tanggung jawab dari beberapa mahasiswa. Rekomendasi penelitian termasuk meningkatkan bimbingan dan dukungan dari dosen, keterlibatan yang lebih intensif dari fakultas, peningkatan sumber daya keuangan, serta strategi kesadaran dan partisipasi mahasiswa untuk mengatasi hambatan yang muncul. Penelitian ini berkontribusi secara teoritis dan praktis terhadap pembelajaran Fiqh Ibadah dalam konteks yang diteliti.

Penelitian ini menganalisis implementasi, kelebihan, dan kekurangan pembelajaran berbasis proyek (PBL) dalam kursus Fiqh Ibadah di Departemen Pendidikan Islam, Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanudin Banten.Hasil menunjukkan bahwa PBL melalui Dauroh Janaiz memberikan pemahaman yang komprehensif kepada mahasiswa, meningkatkan motivasi belajar, kemampuan pemecahan masalah, kolaborasi, dan keterampilan pengolahan sumber.Namun, terdapat tantangan dalam pemilihan proyek yang tepat, akses referensi, dan bimbingan dosen.Faktor pendukung termasuk pengalaman praktis mahasiswa dari pesantren dan motivasi tinggi.Penelitian ini memberikan wawasan tentang pengembangan metode instruksional dalam pendidikan Islam, dengan mempertimbangkan kekuatan, keterbatasan, faktor pendukung, dan penghambat dalam implementasi PBL di pendidikan tinggi.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi pemilihan proyek yang tepat, meningkatkan akses terhadap sumber referensi yang relevan, dan meningkatkan keterlibatan dosen dalam memberikan bimbingan selama tahap persiapan proyek. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi cara-cara meningkatkan motivasi dan partisipasi mahasiswa dalam proses pembelajaran berbasis proyek, serta mengidentifikasi strategi untuk mengatasi hambatan yang muncul selama implementasi proyek. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Fiqh Ibadah melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek.

Read online
File size427.68 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test