UWHSUWHS
Jurnal Fisioterapi dan RehabilitasiJurnal Fisioterapi dan RehabilitasiSaat memasuki masa remaja, remaja putri sangat mengedepankan bentuk tubuh. Hal tersebut berkaitan dengan berat badan dan lingkar perut. Peningkatan lingkar perut disebabkan oleh kurangnya aktivitas fisik dan meningkatnya konsumsi makanan. Guna mengidentifikasi beda pengaruh abdominal exercise dan swiss ball exercise terhadap penurunan lingkar perut penderita obesitas sentral pada mahasiswi kebidanan, dilakukan penelitian quasi‑experimental pre‑and‑post test two‑group design dengan 26 sampel yang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok I menerima perlakuan abdominal exercise, sedangkan kelompok II menerima perlakuan swiss ball exercise. Penelitian dijalankan selama 4 minggu dengan tiga kali latihan per minggu. Uji hipotesis I dan II dengan Paired Sample t‑test menghasilkan nilai p=0,000 (p<0,05) yang menunjukkan kedua perlakuan berpengaruh signifikan terhadap penurunan lingkar perut. Pada hipotesis III, Independent Sample t‑test menunjukkan nilai p=0,271 (p>0,05), menandakan tidak ada perbedaan signifikan antara abdominal exercise dan swiss ball exercise dalam menurunkan lingkar perut penderita obesitas sentral pada mahasiswi kebidanan.
Merujuk pada temuan penelitian yang sudah dijabarkan, maka kesimpulan yang didapat adalah terdapat dampak pemberian abdominal exercise terhadap penurunan lingkar perut penderita obesitas sentral pada mahasiswi kebidanan.Terdapat pula dampak pemberian swiss ball exercise terhadap penurunan lingkar perut pada kelompok yang sama.Tidak ada perbedaan pengaruh antara abdominal exercise dan swiss ball exercise terhadap penurunan lingkar perut penderita obesitas sentral pada mahasiswi kebidanan.
Penelitian lanjutan dapat menguji efek jangka panjang (misalnya selama 12 minggu) dari abdominal exercise dan swiss ball exercise terhadap lingkar perut serta parameter metabolik pada populasi mahasiswa yang lebih besar dan melibatkan kedua jenis kelamin, untuk menilai keberlanjutan hasil dan perbedaan gender. Selanjutnya, penelitian dapat meneliti kombinasi intervensi latihan (baik abdominal maupun swiss ball) dengan konseling gizi atau program diet terstruktur, guna mengevaluasi apakah pendekatan gabungan menghasilkan penurunan obesitas sentral yang lebih signifikan dibandingkan latihan saja. Selain itu, studi dapat menyelidiki variasi intensitas latihan swiss ball exercise, misalnya membandingkan program intensitas rendah, sedang, dan tinggi, serta menggunakan teknik pencitraan seperti ultrasonografi untuk mengukur perubahan lemak visceral secara lebih akurat, sehingga dapat menentukan tingkat intensitas optimal untuk mengurangi lemak perut pada remaja putri dengan obesitas sentral.
- Risk Factors of Obesity among Adolescents in Senior High School | Faletehan Health Journal. risk factors... journal.lppm-stikesfa.ac.id/index.php/FHJ/article/view/160Risk Factors of Obesity among Adolescents in Senior High School Faletehan Health Journal risk factors journal lppm stikesfa ac index php FHJ article view 160
- Perbedaan Pengaruh Abdominal Exercise Dan Swiss Ball Exercise Terhadap Penurunan Lingkar Perut Penderita... jurnal-d3fis.uwhs.ac.id/index.php/akfis/article/view/446Perbedaan Pengaruh Abdominal Exercise Dan Swiss Ball Exercise Terhadap Penurunan Lingkar Perut Penderita jurnal d3fis uwhs ac index php akfis article view 446
- PENGARUH OBESITAS SENTRAL TERHADAP STATUS KESEHATAN KARYAWAN | Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada.... doi.org/10.33475/jikmh.v8i1.184PENGARUH OBESITAS SENTRAL TERHADAP STATUS KESEHATAN KARYAWAN Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada doi 10 33475 jikmh v8i1 184
| File size | 1.14 MB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
ALMAATAALMAATA Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 26,2% penduduk Indonesia berusia 18-59 tahun memiliki kadar HDL ≤40 mg/dl. Setelah dianalisis melaluiHasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 26,2% penduduk Indonesia berusia 18-59 tahun memiliki kadar HDL ≤40 mg/dl. Setelah dianalisis melalui
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara IMT dan lingkar perut dengan kadar glukosa darah puasa pada wanita usia produktif di Desa Idamgamlamo.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara IMT dan lingkar perut dengan kadar glukosa darah puasa pada wanita usia produktif di Desa Idamgamlamo.
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Terjadi peningkatan yang signifikan pada bulan pertama dan tetap stabil pada bulan ke-2 dan ke-3. Ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik dalam program efektifTerjadi peningkatan yang signifikan pada bulan pertama dan tetap stabil pada bulan ke-2 dan ke-3. Ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik dalam program efektif
UWHSUWHS Aktivitas olahraga sering menyebabkan cedera pada ACL. Hal ini dapat disebabkan oleh adanya gerakan rotasi pada lutut yang biasanya dapat menyebabkan cederaAktivitas olahraga sering menyebabkan cedera pada ACL. Hal ini dapat disebabkan oleh adanya gerakan rotasi pada lutut yang biasanya dapat menyebabkan cedera
UWHSUWHS Laporan kasus ini bertujuan untuk membahas tentang manajemen fisioterapi dalam menangani gangguan gerak dan fungsi gerak pada kasus post-op ACLR. PenatalaksanaanLaporan kasus ini bertujuan untuk membahas tentang manajemen fisioterapi dalam menangani gangguan gerak dan fungsi gerak pada kasus post-op ACLR. Penatalaksanaan
UWHSUWHS Nasalis dari 0 menjadi 5, (7) M. Depresor labii inferior dari 3 menjadi 5. Serta peningkatan skor Skala Ugo Fisch dari 33 (derajat IV: kelumpuhan sedangNasalis dari 0 menjadi 5, (7) M. Depresor labii inferior dari 3 menjadi 5. Serta peningkatan skor Skala Ugo Fisch dari 33 (derajat IV: kelumpuhan sedang
UWHSUWHS 067. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara waktu paparan lauar smartphone dengan Forward Head Posture pada siswa(i) SMA Negeri067. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara waktu paparan lauar smartphone dengan Forward Head Posture pada siswa(i) SMA Negeri
UWHSUWHS Fisiologis pernafasan yang optimal mendukung kemampuan fisik atlet. Deep Breathing Exercise adalah teknik bernapas dalam dan perlahan yang bertujuan untukFisiologis pernafasan yang optimal mendukung kemampuan fisik atlet. Deep Breathing Exercise adalah teknik bernapas dalam dan perlahan yang bertujuan untuk
Useful /
UWHSUWHS Hasil evaluasi 3 kali fisioterapi terjadi perubahan pada aspek nyeri, peningkatan kekuatan otot pada tungkai. Setelah 3 kali pertemuan dan diberikan TENS,Hasil evaluasi 3 kali fisioterapi terjadi perubahan pada aspek nyeri, peningkatan kekuatan otot pada tungkai. Setelah 3 kali pertemuan dan diberikan TENS,
UWHSUWHS Robekan posterior cruciate ligament (PCL) adalah cedera serius berenergi tinggi yang dapat menyebabkan konsekuensi jangka pendek dan jangka panjang yangRobekan posterior cruciate ligament (PCL) adalah cedera serius berenergi tinggi yang dapat menyebabkan konsekuensi jangka pendek dan jangka panjang yang
UWHSUWHS Teknik pengambilan sampelnya adalah purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi, eksklusi, dan drop out yang telah ditetapkan. Pengukuran ketebalanTeknik pengambilan sampelnya adalah purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi, eksklusi, dan drop out yang telah ditetapkan. Pengukuran ketebalan
POLITANI KOEPOLITANI KOE terhadap Derivat Purin, VFA dan Protein Mikroba pada domba ekor tipis jantan lepas sapih. Penggunaan tepung rumput laut Sargassum sp. pengeringan matahariterhadap Derivat Purin, VFA dan Protein Mikroba pada domba ekor tipis jantan lepas sapih. Penggunaan tepung rumput laut Sargassum sp. pengeringan matahari