UWHSUWHS

Jurnal Fisioterapi dan RehabilitasiJurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi

Robekan posterior cruciate ligament (PCL) adalah cedera serius berenergi tinggi yang dapat menyebabkan konsekuensi jangka pendek dan jangka panjang yang serius. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran manajemen fisioterapi pada kasus post operasi rekonstruksi PCL. Metode penelitian adalah laporan kasus, dengan data primer diperoleh melalui autoanamnesis, alloanamnesis, dan pemeriksaan fisik. Alat pemeriksaan yang digunakan adalah goniometer untuk mengevaluasi lingkup gerak sendi, pitting edema rating scale untuk evaluasi edema, dan Visual Analogue Scale (VAS) untuk mengevaluasi nyeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah 5 kali pertemuan fisioterapi, diberikan electrotherapy berupa electrical muscle stimulant dan beberapa latihan seperti quad sets, isometric exercise, PROMEX (Passive Range of Motion Exercise), dan latihan berjalan dengan weight bearing as tolerated dapat mengurangi edema, nyeri, menjaga kualitas otot, dan meningkatkan lingkup gerak sendi pada pasien yang telah menjalani operasi rekonstruksi PCL.

Rehabilitasi post PCL-R merupakan bagian penting dalam penatalaksanaan PCL bagi pasien untuk dapat kembali beraktivitas seperti sebelumnya.Berdasarkan hasil penelitian, 5 kali sesi fisioterapi dan pemberian electrotherapy berupa electrical muscle stimulant serta beberapa exercise seperti strengthening exercise, PROMEX, dan latihan berjalan dengan weight bearing as tolerated dapat menurunkan edema, nyeri, menjaga kualitas otot, dan meningkatkan ROM pasien pasca operasi rekonstruksi PCL.Saran untuk penelitian selanjutnya adalah melanjutkan penelitian ini untuk menemukan intervensi yang dapat diaplikasikan dalam pembelajaran dan modifikasi intervensi, serta membantu dalam pemulihan pasca rekonstruksi PCL agar pasien dapat kembali beraktivitas sehari-hari hingga return to sport.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang membandingkan efektivitas berbagai metode fisioterapi pada kasus post rekonstruksi PCL. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan protokol fisioterapi yang lebih spesifik dan terukur untuk kasus-kasus tertentu, seperti atlet sepak bola. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam fisioterapi, seperti penggunaan alat bantu latihan atau aplikasi mobile untuk memantau dan meningkatkan efektivitas latihan.

  1. Manajemen Fisioterapi pada Post Rekonstruksi Ligamen Posterior Cruciatum pada Atlet Sepak Bola | Jurnal... doi.org/10.33660/jfrwhs.v9i2.416Manajemen Fisioterapi pada Post Rekonstruksi Ligamen Posterior Cruciatum pada Atlet Sepak Bola Jurnal doi 10 33660 jfrwhs v9i2 416
  2. DOI Name 10.1186 Values. name values index type timestamp data serv crossref email admin cnri reston... doi.org/10.1186DOI Name 10 1186 Values name values index type timestamp data serv crossref email admin cnri reston doi 10 1186
Read online
File size1.16 MB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test