PKKBPKKB

Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang KesehatanGenitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang mendapat perhatian serius di Indonesia karena berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia di masa mendatang. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis yang terjadi dalam waktu lama, terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kondisi ini tidak hanya menyebabkan gangguan pertumbuhan fisik, tetapi juga berdampak pada perkembangan kognitif, penurunan daya tahan tubuh, serta menurunkan produktivitas anak di masa depan. Tujuan dari pengabdian masyarakat yang dilakukan tim di Desa Bukit Peninjauan I yaitu memberikan edukasi nutrisi balita untuk meningkatkan peran ibu dalam pemenuhan gizi anak. Peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 20 orang ibu yang memiliki balita. Hasil yang didapatkan yaitu pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan dan sikap ibu. Kegiatan ini berjalan dengan baik sesuai dengan rancangan yang telah di susun. Selama kegiatan pengabdian masyarakat ini berlangsung peserta sangat antusias dan peserta mengaku pengabdian masyarakat yang mengangkat tema yang berkaitan dengan kesehatan balita karena dari kegiatan inilah mereka dapat menambah pengetahuan dan wawasan terkait kesehatan anak yang sangat penting untuk orang tua ketahui.

Edukasi nutrisi balita terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu dalam pemenuhan gizi anak.Peningkatan pengetahuan dan sikap tersebut berpotensi memicu perubahan perilaku ibu sehingga praktik pemberian makan balita menjadi lebih baik.Oleh karena itu, edukasi nutrisi balita dapat dijadikan strategi utama dalam upaya pencegahan stunting berbasis keluarga.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas penggunaan media digital interaktif (misalnya aplikasi seluler) dalam menyampaikan edukasi nutrisi kepada ibu-ibu di daerah pedesaan, sehingga dapat mengukur peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku secara berkelanjutan. Selain itu, diperlukan studi longitudinal untuk mengevaluasi dampak jangka panjang edukasi nutrisi terhadap status gizi balita selama periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan, dengan membandingkan kelompok intervensi dan kontrol. Terakhir, penelitian kualitatif dapat menggali faktor-faktor sosial‑ekonomi dan budaya yang mempengaruhi penerimaan dan pelaksanaan edukasi nutrisi oleh ibu, guna mengidentifikasi hambatan dan strategi penyesuaian program yang lebih relevan dengan konteks lokal.

  1. Effect of Maternal Nutrition Education on Knowledge, Attitude, and Practice Related to Infant and Toddler... doi.org/10.21580/ns.2021.5.2.5245Effect of Maternal Nutrition Education on Knowledge Attitude and Practice Related to Infant and Toddler doi 10 21580 ns 2021 5 2 5245
  2. Edukasi Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan Dalam Upaya Meningkatkan Status Gizi Anak Untuk Pencegahan... doi.org/10.25008/altifani.v1i4.188Edukasi Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan Dalam Upaya Meningkatkan Status Gizi Anak Untuk Pencegahan doi 10 25008 altifani v1i4 188
Read online
File size851.88 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test