PKKBPKKB

Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang KesehatanGenitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan

Praktik Keperawatan Mandiri Ns. I Nyoman Dharma Wisnawa, S.Kep., M.Kes secara rutin melaksanakan pencatatan data kesehatan dan pelayanan keperawatan yang disertai dengan kegiatan edukasi kesehatan kepada pasien. Namun, pelaksanaan edukasi kesehatan selama ini masih dilakukan secara lisan tanpa dukungan media berbasis teknologi, sehingga informasi yang disampaikan cenderung mudah dilupakan oleh pasien. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan akses pasien terhadap materi edukasi kesehatan melalui pemanfaatan teknologi digital berupa QR code. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pendampingan dan pelatihan teknis bagi tenaga kesehatan dan staf dalam pembuatan konten edukasi menggunakan aplikasi Canva, serta pembuatan dan pencetakan QR code yang terhubung dengan materi edukasi kesehatan. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan pasien dalam mengakses media edukasi melalui QR code. Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar pasien belum memahami cara penggunaan QR code sebagai media edukasi kesehatan. Setelah dilakukan pendampingan dan edukasi mengenai penggunaan QR code, hasil post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan. Nilai rata-rata (mean) pre-test sebesar 8,56 meningkat menjadi 34,72 pada post- test. Hasil uji statistik menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (< 0,05), yang menandakan adanya perbedaan yang bermakna antara tingkat pengetahuan pasien sebelum dan sesudah pendampingan. Dengan demikian, pemanfaatan QR code sebagai media edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan akses pasien terhadap informasi kesehatan secara berkelanjutan.

Penggunaan barcode secara signifikan meningkatkan pengetahuan pasien dalam mengakses edukasi kesehatan, terbukti dari perbedaan signifikan pre‑test vs post‑test (p < 0,001).Hasil ini konsisten dengan literatur yang menunjukkan bahwa media edukasi digital berbasis barcode meningkatkan efektivitas penyuluhan dan mendukung self‑management.Namun penelitian terbatas pada sampel kecil dan jangka pendek.diperlukan studi dengan sampel lebih besar serta evaluasi jangka panjang untuk menilai keberlanjutan penggunaan barcode dalam layanan kesehatan.

Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas penggunaan QR code sebagai media edukasi pada populasi pasien yang lebih luas dan beragam, termasuk di beberapa klinik primer di wilayah geografis yang berbeda, untuk mengetahui apakah peningkatan pengetahuan yang terdeteksi pada studi ini dapat direplikasi secara umum dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasi. Selain itu, studi longitudinal dengan durasi minimal satu tahun diperlukan guna menilai keberlanjutan penggunaan QR code, termasuk retensi pengetahuan pasien, perubahan perilaku self‑management, serta dampaknya terhadap hasil kesehatan klinis seperti kontrol gula darah atau tekanan darah. Selanjutnya, perbandingan antara QR code dengan media digital lain seperti aplikasi mobile, video edukasi, atau platform web dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi penyuluhan yang paling efektif, efisien, dan disukai oleh pasien, serta menilai biaya manfaatnya. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan bukti yang lebih kuat bagi implementasi teknologi digital dalam praktik keperawatan mandiri dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

  1. Use of QR Codes to Provide Patient Education During the Coronavirus Disease 19 Pandemic - Lisa Cook,... journals.sagepub.com/doi/10.1177/19322968211030572Use of QR Codes to Provide Patient Education During the Coronavirus Disease 19 Pandemic Lisa Cook journals sagepub doi 10 1177 19322968211030572
Read online
File size508.13 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test