PKKBPKKB

Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang KesehatanGenitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih banyak terjadi pada remaja putri dan perempuan usia produktif. Kondisi ini dapat menyebabkan mudah lelah, pusing, penurunan konsentrasi, menurunnya daya tahan tubuh, serta berdampak pada produktivitas akademik dan aktivitas harian mahasiswi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini anemia pada mahasiswi melalui Gerakan Skrining Anemia pada Mahasiswa (GESIMA) sebagai upaya meningkatkan kesehatan dan produktivitas mahasiswa. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 16 April 2026 di Universitas Malahayati dengan sasaran sebanyak 125 mahasiswi. Metode kegiatan meliputi persiapan, pendataan dan registrasi peserta, pemeriksaan kadar hemoglobin, pencatatan hasil, edukasi kesehatan, serta evaluasi kegiatan. Kriteria anemia yang digunakan adalah kadar hemoglobin <12 g/dL pada perempuan. Hasil skrining menunjukkan bahwa 25 mahasiswi (20%) mengalami anemia, sedangkan 100 mahasiswi (80%) tidak mengalami anemia. Kegiatan GESIMA memberikan manfaat dalam meningkatkan kesadaran mahasiswi mengenai pentingnya pemeriksaan hemoglobin secara berkala, pengenalan tanda dan gejala anemia, serta pencegahan anemia melalui pemenuhan gizi seimbang dan perilaku hidup sehat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi program berkelanjutan dalam mendukung kesehatan reproduksi dan produktivitas mahasiswa.

Kegiatan Gerakan Skrining Anemia pada Mahasiswa (GESIMA) telah dilaksanakan pada 16 April 2026 di Universitas Malahayati dengan jumlah peserta sebanyak 125 mahasiswi.Hasil skrining menunjukkan bahwa 25 mahasiswi (20%) mengalami anemia dan 100 mahasiswi (80%) tidak mengalami anemia.Kegiatan ini bermanfaat sebagai upaya deteksi dini anemia dan kesadaran mahasiswi mengenai pentingnya menjaga kesehatan, status gizi, dan produktivitas belajar.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas program skrining anemia periodik yang dipadukan dengan edukasi kesehatan digital dalam menurunkan prevalensi anemia serta meningkatkan pengetahuan mahasiswi selama satu tahun akademik; selanjutnya, studi eksperimental dapat mengevaluasi dampak intervensi makanan fortifikasi besi terhadap peningkatan kadar hemoglobin dan prestasi akademik pada mahasiswi dengan anemia ringan; terakhir, penelitian observasional dapat menyelidiki hubungan antara praktik manajemen kebersihan menstruasi, asupan zat besi melalui pola makan, dan status anemia di kalangan mahasiswi untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan gizi kampus yang lebih tepat sasaran.

  1. Iron deficiency and cognitive functions | NDT. iron deficiency cognitive functions ndt doi.org/10.2147/ndt.s72491Iron deficiency and cognitive functions NDT iron deficiency cognitive functions ndt doi 10 2147 ndt s72491
  2. Anemia among Adolescent Girls in West Java, Indonesia: Related Factors and Consequences on the Quality... mdpi.com/2072-6643/14/18/3777Anemia among Adolescent Girls in West Java Indonesia Related Factors and Consequences on the Quality mdpi 2072 6643 14 18 3777
  3. Iron Status, Anemia, and Iron Interventions and Their Associations with Cognitive and Academic Performance... mdpi.com/2072-6643/14/1/224Iron Status Anemia and Iron Interventions and Their Associations with Cognitive and Academic Performance mdpi 2072 6643 14 1 224
Read online
File size648.63 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test