BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL

J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatJ-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

Kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan program pengabdian kepada masyarakat yang fokus pada edukasi stunting dan gizi seimbang serta pemberian makanan tambahan bagi anak balita melalui metode dari rumah ke rumah (door-to-door). Metode pelaksanaan melibatkan kegiatan edukasi leaflet, pemberian makanan tambahan menggunakan media langsung kepada balita, serta evaluasi pengetahuan dan sikap para orang tua balita melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan (dari 6,7 menjadi 9,3) dan sikap (dari 7,2 menjadi 9,2) orang tua balita setelah mengikuti program. Program ini juga memberikan contoh konkret dalam pemberian makanan tambahan. Rekomendasi yang diambil adalah kelanjutan program serupa dalam skala lebih luas dengan dukungan pemerintah, lembaga kesehatan, dan kolaborasi ahli gizi.

Program pengabdian masyarakat telah melaksanakan edukasi yang berfokus pada stunting dan pola gizi yang sesuai untuk anak balita melalui media leaflet, yang terbukti efektif sebagai langkah awal pencegahan stunting.Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan orang tua balita, dari rata-rata 6,7 menjadi 9,3, serta peningkatan sikap positif terhadap gizi, dari 7,2 menjadi 9,2.Metode door-to-door terbukti efektif dalam menyampaikan edukasi dan informasi secara langsung kepada masyarakat, sehingga kelanjutan program serupa dalam skala lebih luas dengan dukungan pemerintah, lembaga kesehatan, dan ahli gizi sangat direkomendasikan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa ide penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai efektivitas berbagai jenis makanan tambahan lokal dalam meningkatkan status gizi balita di wilayah dengan sumber daya terbatas. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan evaluasi model intervensi gizi yang melibatkan partisipasi aktif komunitas, seperti pelatihan kader posyandu untuk memberikan konseling gizi yang lebih personal dan berkelanjutan. Ketiga, penting untuk menginvestigasi faktor-faktor sosial-ekonomi dan budaya yang memengaruhi praktik pemberian makan pada balita, serta merancang strategi intervensi yang sesuai dengan konteks lokal untuk memastikan keberhasilan program pencegahan stunting dalam jangka panjang. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan anak-anak Indonesia.

  1. Edukasi gizi pada ibu oleh kader terlatih meningkatkan asupan energi dan protein pada balita | Abdillah... doi.org/10.30867/action.v5i2.313Edukasi gizi pada ibu oleh kader terlatih meningkatkan asupan energi dan protein pada balita Abdillah doi 10 30867 action v5i2 313
  2. Tingkat pengetahuan dan sikap ibu terkait makanan tambahan dengan status gizi balita di Kecamatan Woyla... ejournal.poltekkesaceh.ac.id/index.php/an/article/view/78Tingkat pengetahuan dan sikap ibu terkait makanan tambahan dengan status gizi balita di Kecamatan Woyla ejournal poltekkesaceh ac index php an article view 78
  3. UPAYA PEMERINTAH DAERAH DALAM PENANGGULANGAN STUNTING DI PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG | JDP (JURNAL... jurnal.univrab.ac.id/index.php/jdp/article/view/947UPAYA PEMERINTAH DAERAH DALAM PENANGGULANGAN STUNTING DI PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG JDP JURNAL jurnal univrab ac index php jdp article view 947
  4. Pengaruh Edukasi Gizi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu dalam Pemenuhan Nutrisi Balita Stunting | Jurnal... doi.org/10.33221/jikm.v10i02.903Pengaruh Edukasi Gizi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu dalam Pemenuhan Nutrisi Balita Stunting Jurnal doi 10 33221 jikm v10i02 903
Read online
File size286.08 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test